Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!

Avatar photo

Kamis, 23 April 2026 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki didampingi Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, dan Dandim 0510/Tigaraksa saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki didampingi Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, dan Dandim 0510/Tigaraksa saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi.

Kabupaten Tangerang, Metrosiar – Polda Banten bersama Polresta Tangerang melaksanakan kegiatan ground breaking pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Pagedangan, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Selasa (21/04).

Kegiatan ini dihadiri Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Kajari Kabupaten Tangerang Wahyudi Eko Husodo, Camat Pasar Kemis H. Nurhanudin serta pejabat utama Polda Banten.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki bersama Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Kajari Kabupaten Tangerang Wahyudi Eko Husodo, Dandim 0510/Tigaraksa, Camat Pasar Kemis H. Nurhanudin, serta pejabat utama Polda Banten saat foto bersama pada kegiatan ground breaking Jembatan Merah Putih Presisi di Pasar Kemis.

Dalam sambutannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan konektivitas dan kenyamanan masyarakat, khususnya bagi warga sekitar dan para pelajar yang setiap hari melintasi wilayah tersebut.

“Pembangunan jembatan ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas dan kenyamanan masyarakat, khususnya bagi warga sekitar dan para pelajar yang setiap hari melintasi wilayah tersebut,” jelas Irjen Pol Hengki.

Baca juga:  Malam Keempat Ramadhan, Masjid Widad Cisoka Kedatangan Syaikh Palestina: Tangis dan Takbir Menggema

Ia menambahkan, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ditargetkan rampung dalam waktu sekitar 1,5 hingga 2 bulan ke depan agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Pembangunan jembatan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar 1,5 hingga 2 bulan ke depan, sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” lanjut Kapolda Banten.

Menurutnya, pembangunan ini merupakan tindak lanjut dari program pemerintah yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, sekaligus sejalan dengan arahan Kapolri kepada seluruh jajaran untuk menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Hal ini juga sejalan dengan arahan Kapolri kepada seluruh jajaran, termasuk Polda Banten, untuk melaksanakan kegiatan yang memberikan dampak langsung dan mendasar bagi masyarakat,” katanya.

Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan bersama AKP Humaedi, dan Camat Pasar Kemis H. Nurhanudin saat menghadiri kegiatan ground breaking Jembatan Merah Putih Presisi di Kabupaten Tangerang.

Selain itu, Kapolda Banten juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai yang memiliki banyak manfaat bagi kehidupan sehari-hari.

Baca juga:  Misa Paskah Dijaga Ketat, Polisi dan Gegana Siaga Penuh di Pasar Kemis

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya dan tidak membuang sampah ke sungai, karena sungai memiliki banyak manfaat bagi kehidupan sehari-hari,” ajaknya.

Di akhir kegiatan, Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan layanan call center 110 untuk melaporkan kejadian darurat atau kondisi mendesak lainnya.

“Masyarakat cukup menghubungi 110 lalu tekan 0 untuk berbicara dengan operator, dan petugas Polri terdekat akan segera menindaklanjuti. Layanan ini juga dapat digunakan untuk bantuan darurat, seperti mengantar warga yang akan melahirkan ke fasilitas kesehatan. Layanan 110 ini gratis, tidak dipungut biaya, dan tidak mengurangi pulsa maupun kuota,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Kunjung Dibongkar, Bangli di Kutabaru Terancam Ditertibkan Paksa
Abu Vulkanik Ganggu Jalan, Koramil 11 Pasar Kemis Turunkan Water Tank
Penggiat Lingkungan Tangsel Soroti Sampah: “Masalah Sampah Bukan Soal Anggaran!”
Tambang Magelang Disorot, Agus Flores: Tanpa RKAB Jangan Beroperasi
GMI Gebrak Banten, Kepengurusan Pemuda Resmi Terbentuk
Sempadan Sungai Diawasi, Lurah Kutabumi Tegaskan Penertiban
Ada yang Teriak, Ada yang Ketawa! Keseruan Anak TK Saat Edukasi Damkar
Heboh! Pagi Hari di Makkah Berasa di Bogor, Jemaah Diingatkan Selalu Bawa Kartu Nusuk
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:19 WIB

Tak Kunjung Dibongkar, Bangli di Kutabaru Terancam Ditertibkan Paksa

Selasa, 8 September 2026 - 06:49 WIB

Abu Vulkanik Ganggu Jalan, Koramil 11 Pasar Kemis Turunkan Water Tank

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Penggiat Lingkungan Tangsel Soroti Sampah: “Masalah Sampah Bukan Soal Anggaran!”

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:41 WIB

Tambang Magelang Disorot, Agus Flores: Tanpa RKAB Jangan Beroperasi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:05 WIB

GMI Gebrak Banten, Kepengurusan Pemuda Resmi Terbentuk

Berita Terbaru

Keuangan & Perpajakan

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:01 WIB

Rapat tindak lanjut penataan lahan fasos dan fasum di wilayah RW 03 dan 04 Kelurahan Kutabaru, dihadiri unsur pemerintah, TNI-Polri, serta perwakilan warga.

Tata Kelola & Konservasi

Tak Kunjung Dibongkar, Bangli di Kutabaru Terancam Ditertibkan Paksa

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:19 WIB

Personel penyidik (kiri) bersama dua orang lainnya (tengah dan kanan) melakukan pemeriksaan terhadap barang temuan berupa jeriken dalam rangka proses penyelidikan.

Peristiwa & Bencana

Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:11 WIB