Pj Sekda Ngada Tekankan Pentingnya Pengelolaan Wilayah Secara Menyeluruh dan Terintegrasi

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Sekda Ngada, Yohanes Capistrano

Penjabat Sekda Ngada, Yohanes Capistrano "Joni" Watu Ngebu (kedua dari kiri). (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Bajawa.Metrosiar- Penjabat Sekda Ngada, Yohanes Capistrano Watu Ngebu tekankan pentingnya pengelolaan wilayah secara menyeluruh dan terintegrasi.

Hal ini disampaikan pria yang akrab disapa Joni Watu ini ketika membuka kegiatan sosialisasi kerangka kerja pengelolaan ekosistem terpadu untuk landscape-seascape Flores di Bajawa, Senin (09/2/26).

Joni Watu menjelaskan, sosialisasi ini merupakan bagian penting dari upaya membangun pemahaman bersama, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta menyelaraskan kebijakan dan praktik pengelolaan sumber daya alam secara terpadu di wilayah Flores.

Wilayah Flores kata Joni Watu, merupakan satu kesatuan ekosistem yang memiliki keterkaitan erat antara kawasan daratan, pesisir, dan laut.

Kondisi bentang alam dan bentang laut tersebut lanjut dia memberikan manfaat besar bagi kehidupan masyarakat, mulai dari sektor pertanian, kehutanan, perikanan, pariwisata hingga ketahanan pangan dan ekonomi lokal.

Namun pada saat yang sama, wilayah ini juga menghadapi berbagai tantangan nyata, antara lain tekanan terhadap sumber daya alam, degradasi lingkungan, perubahan iklim, serta meningkatnya kebutuhan pembangunan, tandasnya.

Dalam konteks tersebut tukas Joni Watu, pendekatan pengelolaan landsacape-seascape menjadi sangat relevan dan strategis.

Baca juga:  Suasana Hangat dan Penuh Semangat Warnai Apel dan Halal Bihalal Perdana Usai Libur Lebaran Di Kecamatan Kemiri

Menurut dia, pendekatan ini menekankan pentingnya pengelolaan wilayah secara menyeluruh dan terintegrasi, dengan memperhatikan hubungan antara ekosistem darat dan laut, serta keterkaitan antara aspek lingkungan, sosial, budaya, dan ekonomi.

Dengan pendekatan ini, pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga pada keberlanjutan dan keadilan antar generasi.

Komitmen dan Dukungan Pemda Ngada

Mantan Kadis DPMD Ngada ini mengungkapkan, Kabupaten Ngada sebagai bagian dari Pulau Flores memiliki komitmen untuk mendukung upaya pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Peserta Sosialisasi Kerangka Kerja Pengelolaan Ekosistem Terpadu Untuk Landscape-Seascape Flores di Bajawa. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Nilai-nilai kearifan lokal, peran masyarakat adat, serta praktik pengelolaan tradisional yang selama ini berkembang sebut Joni Watu, merupakan modal sosial yang sangat penting dan perlu terus diperkuat serta diintegrasikan dalam kerangka kebijakan dan program pembangunan.

Dia berharap, melalui kegiatan sosialisasi tersebut, seluruh pemangku kepentingan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kerangka pengelolaan landscape-seascape Flores, termasuk tujuan, prinsip, serta arah implementasinya.

Lebih dari itu tutur Joni Watu, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang dialog yang konstruktif untuk menyampaikan pandangan, pengalaman, dan masukan dari berbagai pihak, sehingga kerangka yang disusun benar-benar kontekstual dan dapat diimplementasikan secara efektif di tingkat daerah.

Baca juga:  Larangan Kendaraan Dinas untuk Mudik, KPK Minta Pengawasan Ditingkatkan

“Pemerintah Kabupaten Ngada memandang perlu bahwa keberhasilan landscape-seascape tidak dapat dicapai oleh salah satu pihak saja,” ketus dia.

Joni Watu mengatakan, diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, serta para mitra pembangunan.

“Oleh karena itu kami menyambut baik inisiatif-inisiatif kolaboratif yang mendorong sinergi lintas wilayah dan lintas sektor demi kepentingan bersama,” pungkasnya.

Tidak Berhenti Pada Tataran Konsep dan Dokumen

Lebih lanjut Joni Watu meminta agar hasil dari kegiatan sosialisasi itu, tidak berhenti pada tataran konsep dan dokumen, tetapi dapat ditindaklanjuti dalam bentuk rencana aksi, penguatan kapasitas, serta integrasi ke dalam perencanaan pembangunan daerah, sesuai dengan kewenangan dan karakteristik masing-masing wilayah.

“Semoga kegiatan ini mengahasilkan kesepahaman dan komitmen bersama, serta memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Flores, khususnya Kabupaten Ngada,” tutup Joni Watu.*

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah
Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan
40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!
Meter Air Buram dan Rusak Kini Bisa Diganti Gratis, Ini Caranya
Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”
Mengupas Rahasia Hidup Tenang, Komunitas RUBIK Hadirkan Kajian Bersama Ust Kiswoko Al Ghifari S.Pd
Joni Watu menjelaskan, sosialisasi ini merupakan bagian penting dari upaya membangun pemahaman bersama, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta menyelaraskan kebijakan dan praktik pengelolaan sumber daya alam secara terpadu di wilayah Flores. Wilayah Flores kata Joni Watu, merupakan satu kesatuan ekosistem yang memiliki keterkaitan erat antara kawasan daratan, pesisir, dan laut.

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 23:26 WIB

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah

Jumat, 24 April 2026 - 06:05 WIB

Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan

Jumat, 24 April 2026 - 00:45 WIB

40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Kamis, 23 April 2026 - 22:44 WIB

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 April 2026 - 22:01 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!

Berita Terbaru

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada Yohanes Ghae (tengah) didampingi jajaran perangkat daerah saat memberikan keterangan usai apel gabungan terkait penertiban aset dan kepatuhan pajak kendaraan dinas di halaman Kantor Bupati Ngada.

Nusantara

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 Apr 2026 - 22:44 WIB