Aksi Cepat Tanggap, PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Bersama BPBD dan Pemkab Tangerang Evakuasi Warga Terdampak Banjir

Avatar photo

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT PLN Indonesia Power bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang dan BPBD mengevakuasi Warga yang terdampak banjir(dok.istimewa)

PT PLN Indonesia Power bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang dan BPBD mengevakuasi Warga yang terdampak banjir(dok.istimewa)

Tangerang, Metrosiar – PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar menyatakan komitmennya dalam aksi cepat tanggap penanganan bencana banjir yang melanda wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang. Bencana yang dipicu oleh banjir rob (pasang air laut) dan curah hujan tinggi telah menyebabkan sejumlah permukiman terendam, merendam area pemukiman warga sampai ketinggian air 30–140 cm dan berdampak luas terhadap ratusan hingga ribuan keluarga,Kosambi 13 Januari 2026.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menunjukkan bahwa banjir telah terdampak kepada sekitar 1.014 keluarga di enam kecamatan, termasuk titik-titik terdampak di Kecamatan Kosambi. Sementara itu, data lain juga menyebutkan puluhan hingga ratusan keluarga di wilayah pesisir Dadap – Kosambi terdampak banjir rob yang kerap terjadi dan menjadi tantangan berulang bagi warga pesisir.

Banjir telah mengganggu aktivitas sehari-hari warga, termasuk akses jalan, tempat tinggal, serta layanan publik. Banyak keluarga terdampak harus menghadapi genangan air di rumah mereka, sementara aktivitas pendidikan dan ekonomi warga ikut terhambat.

Baca juga:  Peringati Hari Santri Nasional 2025, Kecamatan Kemiri Gelar Istigosah Penuh Kekhidmatan

Sebagai bagian dari respon tanggap darurat, PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar bersama dengan Bupati Tangerang dan tim BPBD Kabupaten Tangerang terjun langsung mengevakuasi dan memberikan bantuan kepada korban terdampak. Tim Tanggap darurat UBP Lontar hadir dengan membawa peralatan tanggap darurat berupa: mobil damkar, life vest, tali resque, donat pelampung, dayung dan kebutuhan sembako yang akan digunakan untuk membantu korban terdampak.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara langsung meninjau lokasi terdampak dan menyatakan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan bantuan dan penanganan darurat sampai fasilitas dan kebutuhan warga terpenuhi. Maesyal menjelaskan bahwa untuk penanganan jangka pendek, Pemerintah Kabupaten Tangerang menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat agar mereka tidak kesulitan mendapatkannya. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menurunkan tim dari Dinas Kesehatan beserta tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga terdampak banjir.

Baca juga:  Polres Jakbar Amankan Sopir Nakal Penggelap 15 Ton Beras Premium, AKP Dimitri Mahendra sebut Pelaku Diamankan di Balaraja

“PLN Indonesia Power UBP Lontar hadir bersama masyarakat Kabupaten Tangerang. Dalam situasi seperti ini, kolaborasi lintas sektor sangat penting. Kami terus berkoordinasi dengan BPBD, pemerintah kabupaten, serta relawan untuk memastikan setiap warga mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,” ungkap Achmad Oki Herdiansyah, Tim Leader K3 UBP Lontar.

Selanjutnya, perusahaan akan terus memonitor perkembangan situasi bersama stakeholder terkait untuk memastikan penanganan dampak pascabanjir berjalan efektif dan tepat sasaran.

 

Narahubung:

Farid Setiawan

Assistant Manager Umum

PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar

farid.setiawan@plnindonesiapower.co.id

+62 812-9550-4326

 

Sekilas Tentang PLN Indonesia Power

PT PLN Indonesia Power adalah Generation Company terbesar se-Asia Tenggara Sub Holding BUMN kelistrikan yaitu PT PLN (Persero). PLN Indonesia Power selalu berkomitmen untuk menjadi perusahaan energi yang berbasis teknologi, inovasi, dan berorientasi pada masa depan menuju The NEW PLN 4.0 UNLEASHING ENERGY and BEYOND.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
Ratna Jumila A.Md.Keb., Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau bagi Kesehatan
PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka
Hadirnya Prof Hermanu Jadi Kekuatan Baru STIPER FB, Siap Cetak SDM Pertanian Unggul dan Entrepreneur
Мостбет зеркало рабочее сегодня: особенности и обновления платформы
Recenze online kasina Betor: Bezpečné zahraniční kasino pro české hráče
The Most Popular Table Games at Casinozer
Berita ini 25 kali dibaca
PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar menyatakan komitmennya dalam aksi cepat tanggap penanganan bencana banjir yang melanda wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang. Bencana yang dipicu oleh banjir rob (pasang air laut) dan curah hujan tinggi telah menyebabkan sejumlah permukiman terendam, merendam area pemukiman warga sampai ketinggian air 30–140 cm dan berdampak luas terhadap ratusan hingga ribuan keluarga,Kosambi 13 Januari 2026.

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 23:50 WIB

Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada

Minggu, 6 September 2026 - 15:21 WIB

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Minggu, 6 September 2026 - 11:42 WIB

Ratna Jumila A.Md.Keb., Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau bagi Kesehatan

Minggu, 6 September 2026 - 09:57 WIB

PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka

Minggu, 6 September 2026 - 09:15 WIB

Hadirnya Prof Hermanu Jadi Kekuatan Baru STIPER FB, Siap Cetak SDM Pertanian Unggul dan Entrepreneur

Berita Terbaru

Kesehatan

Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada

Minggu, 6 Sep 2026 - 23:50 WIB

Mahfuz Sidik, Sekretaris Jenderal Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, memaparkan analisis mengenai skenario persaingan geopolitik Amerika Serikat dan Tiongkok.

Internasional

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:21 WIB