Bahasa Indonesia Dan Bahasa Portugis Masuk Dalam 10 Besar Bahasa Yang Paling Banyak Digunakan Di Dunia.

Avatar photo

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 02:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metrosiar – Bahasa Indonesia masuk dalam 10 bahasa yang paling banyak digunakan di dunia versi Ethnologue, sebuah pusat penelitian kecerdasan bahasa di Amerika Serikat. Ethnologue melakukan penelitian untuk menentukan bahasa-bahasa yang paling banyak digunakan di dunia pada 2025.

Peringkat bahasa terpopuler tersebut mencakup total penutur suatu bahasa sebagai bahasa pertama dan sebagai bahasa kedua (second-language) di seluruh dunia. Dikutip dari laman resminya, ada lebih dari 88 persen orang menggunakan salah satu bahasa dalam penelitian ini sebagai bahasa ibu, dan ratusan juta lainnya menggunakannya sebagai bahasa kedua.

Lantas, mana saja bahasa yang paling banyak digunakan di dunia pada tahun 2025? Baca juga: Berikut adalah daftar 10 bahasa yang paling banyak digunakan di dunia pada tahun 2025 menurut Ethnologue: Bahasa Inggris: 1,5 miliar penutur Bahasa China Mandarin: 1,1 miliar penutur Bahasa Hindi: 609,1 juta penutur Bahasa Spanyol: 558,5 juta penutur Bahasa Arab standar: 334,8 juta penutur Bahasa Perancis: 311,9 juta penutur Bahasa Bengali: 284,3 juta penutur Bahasa Portugis: 266,6 juta penutur Bahasa Rusia: 253,4 juta penutur Bahasa Indonesia: 252,4 juta penutur.

Baca juga:  Viral: Sikap Arogansi Dedi Mulyadi Terhadap Wartawan, Disemprot JWI Tangerang

Bahasa Inggris menempati peringkat pertama sebagai bahasa yang paling banyak digunakan di dunia pada tahun 2025. Dilansir dari laman Visual Capitalist, hanya satu dari empat penutur bahasa Inggris yang mempelajarinya sebagai bahasa pertama. Sisanya, sekitar 75 persen mempelajarinya sebagai bahasa kedua untuk keperluan bisnis, pendidikan, atau hiburan.  Sementara itu, Bahasa Indonesia berada di posisi kesepuluh dengan jumlah penutur sekitar 252,4 juta orang.

Baca juga:  Polresta Tangerang Ungkap Kasus Peredaran Obat Keras di Pasar Kemis

Bahasa Portugis—yang belakangan ini ramai dibicarakan karena diusulkan Presiden Prabowo untuk dipelajari di sekolah—menempati posisi kedelapan dengan 266,6 juta penutur. Sebagai catatan, data yang disampaikan Ethnologue di atas mencantumkan bahasa dan dialek secara terpisah, dan tidak mengelompokkannya ke dalam “bahasa makro”. Jadi, bahasa diperingkatkan berdasarkan bahasa-bahasa individual, bukan bahasa makro (pengelompokan ragam bahasa yang terkait tetapi berbeda).

 

 

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Andra Soni Dukung DOB Cilangkahan: Siap Mekar, Infrastruktur Dikebut
Kuliner Tepi Sungai Paling Dicari di Anggeraja, Rasanya Bikin Susah Move On
Bupati Tangerang Meresmikan Selesainya Pemugaran Dan Penataan Kawasan Makam Keramat Ki Mauk di Kecamatan Mauk
Bukan Sekadar Juara! Wabup Ngada Berni Dhey Kobarkan Semangat Petarung di Penutupan Bowali Cup I, PSN Diminta Harumkan Nama Daerah
Bupati Tangerang Tutup Permanen 5 Tempat Hiburan Malam Ilegal Yang Langgar Aturan Perda
Rajeg Jadi Sorotan! SPPG Baru Resmi Dibuka, Ribuan Warga Siap Rasakan Manfaatnya
3 Pilar Turun Tangan, Warga Cilegon Diajak Jaga Kamtibmas
Heboh! Pagi Hari di Makkah Berasa di Bogor, Jamaah Diingatkan Selalu Bawa Kartu Nusuk
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:56 WIB

Gubernur Andra Soni Dukung DOB Cilangkahan: Siap Mekar, Infrastruktur Dikebut

Senin, 18 Mei 2026 - 20:42 WIB

Kuliner Tepi Sungai Paling Dicari di Anggeraja, Rasanya Bikin Susah Move On

Senin, 18 Mei 2026 - 14:29 WIB

Bupati Tangerang Meresmikan Selesainya Pemugaran Dan Penataan Kawasan Makam Keramat Ki Mauk di Kecamatan Mauk

Senin, 18 Mei 2026 - 13:59 WIB

Bupati Tangerang Tutup Permanen 5 Tempat Hiburan Malam Ilegal Yang Langgar Aturan Perda

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:57 WIB

Rajeg Jadi Sorotan! SPPG Baru Resmi Dibuka, Ribuan Warga Siap Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru