Viral: Sikap Arogansi Dedi Mulyadi Terhadap Wartawan, Disemprot JWI Tangerang

Avatar photo

Selasa, 11 Maret 2025 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dedi Mulyadi menanyakan tujuan kedatangan seorang wartawan di kantor desa tersebut. (Dok. Istimewa)

Dedi Mulyadi menanyakan tujuan kedatangan seorang wartawan di kantor desa tersebut. (Dok. Istimewa)

 

Metrosiar – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mulai menarik perhatian publik setelah sebuah video yang diunggah di akun Snack Video viral.

Dalam video tersebut, Dedi Mulyadi terlihat menertawakan profesi wartawan yang sedang melakukan tugas jurnalistik di sebuah kantor desa yang sedang ia sambangi.

Dalam video yang beredar, Dedi Mulyadi menanyakan tujuan kedatangan seorang wartawan di kantor desa tersebut.

Wartawan tersebut menjawab bahwa kedatangannya untuk bersilaturahmi dan biasa menghabiskan waktu dengan berbincang atau ngopi bareng bersama kepala desa dan staf desa.

Namun, respons Dedi Mulyadi justru membuat suasana menjadi canggung. Dengan nada tertawa, Dedi mengkalkulasi biaya yang dikeluarkan oleh desa hanya untuk satu wartawan, yang menurutnya dapat mencapai Rp 50.000 per orang per hari.

Jika terdapat 10 wartawan, maka total pengeluaran dapat mencapai Rp 500.000 per hari, atau sekitar Rp 15.000.000 dalam satu bulan.

Baca juga:  Sejumlah Alat Berat Terpantau Melanjutkan Pembongkaran Hibisc Puncak Bogor

Pernyataan Dedi Mulyadi ini dinilai oleh banyak pihak sebagai sikap yang kasar dan merendahkan profesi wartawan yang selama ini berperan penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, serta berjasa besar bagi bangsa dan negara.

Kritikan datang dari berbagai kalangan, termasuk dari kalangan jurnalis sendiri.

Ahmad Mujib, Ketua DPD Jajaran Wartawan Indonesia (IWI) Kabupaten Tangerang, menyayangkan sikap arogansi yang ditunjukkan oleh Dedi Mulyadi.

Menurutnya, pernyataan tersebut tidak hanya menghina individu yang dimaksud dalam video, tetapi juga seluruh profesi jurnalis di Indonesia.

“Saya kurang tahu apakah beliau khilaf atau memang seperti itu, namun narasi yang ada dalam video tersebut jelas adalah penghinaan, bukan hanya kepada wartawan yang dihina, tetapi terhadap kami semua yang berprofesi di dunia jurnalistik,” ujar Ahmad Mujib.

Dedi Mulyadi, yang juga dikenal sebagai seorang aktivis dan politikus, yang dilantik sebagai Gubernur Jawa Barat untuk periode 2025-2030.

Baca juga:  Kenapa Korupsi Terus Terulang? Fahri Hamzah Sebut Publik Terjebak ‘Gambar Kecil’

Sebelumnya, ia menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) daerah pemilihan Jawa Barat VII dan menjadi bagian dari Komisi VI dari 2019 hingga 2023.

“Beliau harus mempertanggungjawabkan perbuatannya terhadap awak media secara keseluruhan,”kata Mujib.

“Perlu diingat bahwa Pemerintahan Indonesia sebenarnya tidak membutuhkan pejabat yang bersikap arogansi terhadap masyarakat, alih-alih terhadap profesi wartawan,” terang Mujib.

Menanggapi kejadian ini, banyak pihak berharap agar pihak terkait dapat memberikan klarifikasi terkait pernyataan tersebut.

“Sebagai pejabat publik, Dedi Mulyadi diharapkan dapat menjaga sikap dan perilakunya dalam berinteraksi dengan profesi apa pun, terutama dengan wartawan yang berperan penting dalam mengawal informasi yang beredar di masyarakat dan jelas bermanfaat sebagai jendela bangsa bahkan jendela dunia,” pungkasnya.(*)

Sumber Berita: Media Siber

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

170 Paket Sembako Dibagikan, Aksi Sosial Polda Banten di Karian Curi Perhatian
Ribuan Tenaga Bersatu di Jalur Ekstrem, Ini Pesan Kapolda Banten!
Jembatan Vital di Ciomas Disulap, Aksi Ditsamapta Polda Banten Jadi Sorotan
Jalan Lebar Preman Menuju Kekuasaan
Terungkap! Dua Pelaku Penganiayaan Anggota Brimob Kembali Dibekuk Polda Banten
Aksi Ditsamapta Polda Banten di Jembatan Merah Putih Tuai Apresiasi Warga
Kapolda Banten: Nilai Pancasila Harus Dibuktikan dengan Tindakan Nyata
Kapolresta Serang Kota Ingatkan Anggota: Jangan Lupakan Nilai Pancasila
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 22:12 WIB

170 Paket Sembako Dibagikan, Aksi Sosial Polda Banten di Karian Curi Perhatian

Senin, 8 Juni 2026 - 21:04 WIB

Ribuan Tenaga Bersatu di Jalur Ekstrem, Ini Pesan Kapolda Banten!

Senin, 8 Juni 2026 - 20:32 WIB

Jembatan Vital di Ciomas Disulap, Aksi Ditsamapta Polda Banten Jadi Sorotan

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:16 WIB

Jalan Lebar Preman Menuju Kekuasaan

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:27 WIB

Terungkap! Dua Pelaku Penganiayaan Anggota Brimob Kembali Dibekuk Polda Banten

Berita Terbaru

Foto : Karikatur Preman

Politik & Pemerintahan

Jalan Lebar Preman Menuju Kekuasaan

Jumat, 5 Jun 2026 - 16:16 WIB