Viral Staf Kim Jong Un Bersihkan Kursi dan Meja Usai Bertemu Putin di Beijing, Protokol Ketat Jadi Alasan

Avatar photo

Kamis, 4 September 2025 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Kim Jong Un bersihkan kursi dan meja usai bertemu Putin di Beijing, protokol ketat cegah pencurian DNA jadi sorotan dunia.
(Tangkapan layar X @runews)

Staf Kim Jong Un bersihkan kursi dan meja usai bertemu Putin di Beijing, protokol ketat cegah pencurian DNA jadi sorotan dunia. (Tangkapan layar X @runews)

Metrosiar – Publik internasional menyoroti momen setelah pertemuan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Beijing, ketika staf Kim terlihat sibuk membersihkan kursi dan meja yang digunakan.

Video tersebut pertama kali diunggah jurnalis Kremlin, Alexander Yunashev, melalui Telegram.

Dalam rekaman, dua staf Korea Utara tampak mengelap sandaran dan lengan kursi, meja kecil di samping Kim, serta segera membawa pergi gelas minumnya.

Kain lap yang dipakai kemudian dimasukkan ke plastik transparan.

“Usai negosiasi, staf Kim dengan hati-hati menghapus semua jejak kehadirannya,” tulis Yunashev, dikutip Reuters, Kamis (4/9/25).

Rekaman itu diunggah ulang akun X @runews dan langsung viral, ditonton lebih dari 621 ribu kali serta mendapat ribuan tanda suka.

Bukan Pertama Terjadi

Langkah serupa sudah sering dilakukan dalam pertemuan internasional Kim.

Pada 2018, jelang pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, pengawal menyemprot kursi dan meja lebih dulu.

Ketika KTT dengan Donald Trump di Hanoi pada 2019, kamar hotel Kim dibersihkan berjam-jam hingga kasurnya diganti.

Baca juga:  Pesawat Tempur Korea Selatan Tidak Sengaja Bom Rumah Saat Latihan Bersama AS, Puluhan Terluka

Pada pertemuan dengan Putin tahun 2023, kursi Kim juga disemprot disinfektan serta diperiksa memakai detektor logam.

Media Jepang Nikkei melaporkan, Kim bahkan membawa toilet pribadi dalam perjalanan luar negeri demi menjaga kerahasiaan.

Tujuan Keamanan Ekstrem

Pakar Korea Utara dari Stimson Center, Michael Madden, menjelaskan protokol ketat ini untuk mencegah intelijen asing memperoleh sampel DNA Kim dari benda atau limbah yang ditinggalkan.

“Mulai dari puntung rokok hingga rambut bisa dipakai mengungkap kondisi medis Kim,” jelasnya.

Meski dianggap ekstrem, langkah tersebut diyakini penting untuk melindungi rahasia kesehatan pemimpin Korea Utara yang dianggap informasi vital negara.

Konteks Pertemuan Beijing

Pertemuan Kim dengan Putin di Beijing berlangsung bertepatan dengan parade militer besar di China.

Dalam pertemuan tersebut, Kim menyatakan dukungan penuh terhadap Rusia sekaligus mempertegas kemitraan strategis antara kedua negara.

Riwayat Protokol Serupa Sebelumnya

Langkah serupa telah dilakukan pada beberapa pertemuan internasional sebelumnya:

  • 2018: Sebelum bertemu Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, pengawal Kim menyemprot dan mengelap kursi serta meja yang akan digunakan.
  • 2019: Setelah KTT dengan Presiden AS Donald Trump di Hanoi, staf membersihkan kamar hotel selama berjam-jam, bahkan mengeluarkan kasur yang digunakan Kim.
  • 2023: Dalam pertemuan dengan Putin sebelumnya, kursi Kim disemprot disinfektan dan diperiksa dengan detektor logam oleh staf keamanannya.
Baca juga:  Mengenang Kim Sae-ron yang Telah Berpulang, Lihat Kembali 8 Drakor Populer yang Dibintanginya

Media Jepang Nikkei juga melaporkan Kim selalu membawa toilet pribadi dalam perjalanannya ke luar negeri untuk alasan keamanan biologis.

Ringkasan Berita

  • Peristiwa: Staf Kim Jong Un mengelap kursi dan meja setelah pertemuan dengan Putin di Beijing
  • Tujuan: Mencegah intelijen asing mengumpulkan sampel DNA atau informasi kesehatan Kim
  • Protokol Terdahulu: Terjadi juga di pertemuan dengan Moon Jae-in (2018), Trump (2019), dan Putin (2023)
  • Tambahan: Kim membawa toilet pribadi di kereta untuk menjaga limbah tubuh tetap rahasia
  • Makna Diplomatik: Mencerminkan paranoia dan strategi keamanan biologis dalam hubungan dengan Rusia dan China*

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: Reuters

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral! Ribuan Jamaah Haji Jalan Kaki di Tengah Panas 42 Derajat
Viral! Kakek Jamaah Haji Asal Indonesia Hilang Misterius di Tanah Suci
Heboh! Pagi Hari di Makkah Berasa di Bogor, Jemaah Diingatkan Selalu Bawa Kartu Nusuk
Kacau di Terminal Ajyad! Jamaah Haji Saling Dorong demi Naik Bus Sholawat
Geger Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih, Ini Sosok Cole Tomas Allen, Sang Guru Terbaik yang Menjadi Pelaku
Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu
Awas! Share Video Serangan di Saudi Bisa Dipidana
Haji 2026 Tetap Jalan di Tengah Konflik Timur Tengah, Ini Jaminan Saudi
Berita ini 12 kali dibaca
Pertemuan Kim Jong Un dengan Vladimir Putin di Beijing berlangsung di sela agenda parade militer besar yang digelar China. Keduanya membahas kerja sama strategis, dengan Kim menyatakan dukungan penuh kepada Rusia dalam menghadapi tekanan internasional.

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:19 WIB

Viral! Ribuan Jamaah Haji Jalan Kaki di Tengah Panas 42 Derajat

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:35 WIB

Viral! Kakek Jamaah Haji Asal Indonesia Hilang Misterius di Tanah Suci

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:05 WIB

Heboh! Pagi Hari di Makkah Berasa di Bogor, Jemaah Diingatkan Selalu Bawa Kartu Nusuk

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:26 WIB

Kacau di Terminal Ajyad! Jamaah Haji Saling Dorong demi Naik Bus Sholawat

Minggu, 26 April 2026 - 15:44 WIB

Geger Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih, Ini Sosok Cole Tomas Allen, Sang Guru Terbaik yang Menjadi Pelaku

Berita Terbaru

Sosial Kemasyarakatan

Damkar Unit Mauk dan RedKar Evakuasi Sarang Tawon di SD 3 Kemiri Tangerang

Senin, 25 Mei 2026 - 21:14 WIB