Prospek Cuaca Umum Wilayah Indonesia Tanggal 26 – 27 Februari 2025

Avatar photo

Rabu, 26 Februari 2025 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIKLON TROPIS

SIKLON TROPIS "TC-BIANCA" masih terpantau di Samudera Hindia selatan Jawa (Dok. Pusat Meteorologi Publik BMKG)

Metrosiar – SIKLON TROPIS “TC-BIANCA” masih terpantau di Samudera Hindia selatan Jawa.

Sistem tersebut berpotensi menginduksi peningkatan kecepatan angin >25 knot (low level jet)* dan daerah konvergensi di Samudera Hindia selatan Jawa.

Sirkulasi siklonik terpantau di Samudera Hindia barat Sumatera Barat, dan Laut Arafura selatan Maluku Tenggara Barat yang membentuk daerah perlambatan angin (konvergensi) yang memanjang di wilayah tersebut.

Daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) lain terpantau memanjang di Selat Malaka, dari Riau hingga Sumatera Utara, Kalimantan Barat hingga Pesisir barat Kalimantan Barat, Pesisir timur Kalimantan Utara hingga Kalimantan Barat, Pesisir Kalimantan Selatan hingga Selat Makassar, Perairan utara Sulawesi Tengah, di Laut Banda, Laut Timor, dan di Samudera Pasifik utara Papua.

Daerah pertemuan angin (konfluensi) terpantau di Samudera Hindia selatan Jawa, Laut Jawa, Laut Sulawesi, Laut Banda, dan Laut Arafura.

Peningkatan kecepatan angin hingga mencapai >25 knot terpantau di Samudera Pasifik timur Filipina, Laut Sulu, dan Laut China Selatan.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah siklon tropis/sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut

Baca juga:  Edit Video Keren Langsung dari HP? Gampang Banget, Ini Tipsnya!

Potensi Hujan Skala Lokal

Labilitas Lokal Kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal terdapat di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua Selatan.

Potensi Dampak Hujan Lebat Tanggal 26 Februari 2025

( Kategori ,WASPADA )
✓- Aceh,
✓- Sumatera Utara,
✓- Sumatera Barat,
✓- Kep. Riau,
✓- Jambi,
✓- Bengkulu,
✓- Lampung,
✓- Banten,
✓- D.I Yogyakarta,
✓- Bali,
✓- Nusa Tenggara Barat,
✓- Kalimantan Barat,
✓- Kalimantan Timur,
✓- Kalimantan Tengah,
✓- Kalimantan Selatan,
✓- Sulawesi Utara,
✓- Gorontalo,
✓- Sulawesi Tengah,
✓- Sulawesi Tenggara,
✓- Maluku Utara,
✓- Papua Pegunungan,
✓- Papua Tengah,
✓- Papua.
.
( Kategori SIAGA )
✓- Riau,
✓- Sumatera Selatan,
✓- Kep. Bangka Belitung,
✓- Jawa Barat,
✓- Jawa Tengah,
✓- Jawa Timur,
✓- Nusa Tenggara Timur,
✓- Sulawesi Barat,
✓- Maluku,
✓- Papua Selatan
.
( Kategori AWAS )
– NIHIL.
.

Baca juga:  Sampah Jadi Uang! Warga RW 12 Kutabumi Siap Jalankan Program Bank Sampah

Tanggal 27 Februari 2025

( Kategori WASPADA )
✓- Aceh,
✓- Sumatera Utara,
✓- Sumatera Barat,
✓- Riau,
✓- Jambi,
✓- Kep. Bangka Belitung,
✓- Bengkulu,
✓- Banten,
✓D.K Jakarta-
✓ D.I Yogyakarta,
✓- Bali,
✓- Nusa Tenggara Barat,
✓- Nusa Tenggara Timur,
– ✓Kalimantan Barat,
✓- Kalimantan Timur,
,✓- Kalimantan Tengah,
✓- Kalimantan Utara,
✓- Kalimantan Selatan,
✓- Sulawesi Utara,
✓- Sulawesi Tengah,
✓- Sulawesi Barat,
✓- Sulawesi Tenggara,
✓- Maluku Utara,
✓- Maluku,
✓- Papua Tengah,
✓- Papua,
✓- Papua Selatan.
.
( Kategori SIAGA )
✓- Sumatera Selatan,
✓- Lampung,
✓- Jawa Barat,
✓- Jawa Timur,
✓- Sulawesi Selatan,
✓- Papua Pegunungan
.
( Kategori AWAS )
– ✓Jawa Tengah.

Himbauan :

Tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi CUACA EKSTREM serta mengantisipasi kemungkinan dampak yang dapat ditimbulkannya. (*)

Sumber Berita: Pusat Meteorologi Publik BMKG

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Israel Ditantang Turki, Segini Teknologi Perangnya
Kunjungan PM. Modi, India Akan Pasok Rudal BrahMos ke Indonesia
Uang Rusak Masih Banyak Beredar, Warga Kesulitan Bertransaksi
Jembatan Gantung vs Jembatan Rangka, Dua Akses Penghubung Warga Papi–Garutu di Enrekang
Resmi! Norman Ginting Duduki Kursi Puncak METI, Ini Fakta Pentingnya
IPMA Gelar Buka Bersama Pengelola Gedung se-Jabodetabek, Soroti Efisiensi Energi hingga Inovasi Teknologi Gedung
Pertama di Dunia! Mengenal Di-Space, Pusat Edukasi Kendaraan Listrik Milik BYD
315 e-Tilang Baru Turun ke Jalan, Korlantas Percepat Penegakan Hukum Digital
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:47 WIB

Israel Ditantang Turki, Segini Teknologi Perangnya

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:10 WIB

Kunjungan PM. Modi, India Akan Pasok Rudal BrahMos ke Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:33 WIB

Uang Rusak Masih Banyak Beredar, Warga Kesulitan Bertransaksi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:40 WIB

Jembatan Gantung vs Jembatan Rangka, Dua Akses Penghubung Warga Papi–Garutu di Enrekang

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:18 WIB

Resmi! Norman Ginting Duduki Kursi Puncak METI, Ini Fakta Pentingnya

Berita Terbaru

Menko Polkam Djamari Chaniago (tengah) memberikan keterangan kepada awak media usai menghadiri puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido, Bogor.

Hukum & Kriminal

3,37 Ton Narkoba Dimusnahkan, Pesan Menko Polkam Langsung Jadi Sorotan

Jumat, 24 Jul 2026 - 18:57 WIB