Metrosiar- Gubernur Nusa Tenggara Timur Melkiades “Melki” Laka Lena secara spontan menyebut Bupati Ngada Raymundus “Ray” Bena sebagai orang pertama yang melihat tanda-tanda langit bahwa dirinya akan menjadi Gubernur NTT.
“Yang saya hormati Bupati Kabupaten Ngada, orang yang pertama kali melihat tanda-tanda langit saya jadi Gubernur. Padahal saya mikir pun tidak, tapi beliau sudah mimpi duluan lihat saya pakai Garuda. Terima kasih pak Bupati, pak Ray Bena,” ungkap Melki Laka Lena disambut tepuk tangan peserta yang hadir.
Bukan hanya Bupati, Ketua DPRD Ngada Romilus Juji juga tak luput dari candaan Gubernur NTT.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar NTT ini menyebut Romi Juji sebagai anggota DPRD yang lolos karena “minum”.
“Kalau tadi pak Bupati bilang urusan minum itu harus ke pak Romi, memang logis. karena pak Romi ini jadi DPRD dan sekarang ketua DPRD karena minum itu. urus orang-orang yang urus moke ini. tapi itu benar. maju berkali-kali tidak fokus mana dia punya pemilih, waktu fokus urus moke akhirnya dia terpilih, ketua DPRD pula. Jadi hidup itu mesti fokus,” ucapnya saat kunjungan kerja di Ngada, Rabu (17/9/25).
Dalam kunjungannya kali ini, Gubernur NTT Melki Laka Lena berkesempatan melakukan tatap muka dengan Koordinator Pengawas (Korwas), Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Ketua Osis SMA/SMK, SLB se Kabupaten Ngada bertempat di SMAN 2 Bajawa.
Dihadapan para peserta yang hadir, Melki Laka Lena menyampaikan beberapa isu yang perlu menjadi catatan bersama khususnya dalam hal kualitas pendidikan di NTT.
Pantauan media, meski ditengah gerimis, siswa/siswi SMAN 2 dan segenap civitas akademika sangat antusias menerima kedatangan Gubernur NTT Melki Laka Lena, Bupati Ngada Raymundus Bena, Ketua DPRD Ngada Romilus Juji, Kepala Dinas Pendidikan NTT Ambrosius Kodo, beserta rombongan lainnya.
Gubernur NTT, Bupati Ngada dan rombongan tiba di SMAN 2 Bajawa pada pukul 14.15 wita dan disambut dengan sa ngaza dan tarian ja’i dari siswa/siswa SMAN 2 Bajawa.
Hadir pula, sejumlah pengawas, para guru dan tenaga kependidikan SMAN 2 Bajawa.
Acara tatap muka ini semakin menarik dengan adanya sejumlah pertanyaan dari perwakilan kepala sekolah dan juga ketua osis.
Editor : Frans Dhena
Sumber Berita: Metrosiar









