Prabowo Janji Berantas Kebocoran Anggaran Pendidikan

Avatar photo

Kamis, 11 September 2025 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keterangan pers setelah meninjau SRMA 10 Margaguna, Jakarta Selatan, pada Kamis 11 September 2025. (Dok. Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keterangan pers setelah meninjau SRMA 10 Margaguna, Jakarta Selatan, pada Kamis 11 September 2025. (Dok. Sekretariat Presiden)

Metrosiar – Presiden Prabowo Subianto kembali menyinggung persoalan kebocoran anggaran di sektor pendidikan meski pemerintah telah mengalokasikan investasi besar untuk mengejar ketertinggalan.

Hal itu ia sampaikan saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 di Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (11/9/25).

“Kita ingin mengejar ketertinggalan. Pemerintah sudah menggelontorkan dana besar untuk pendidikan, tetapi harus diakui belum sepenuhnya efisien karena masih terjadi kebocoran,” ujar Prabowo, dikutip dari Kompas.com.

Menurutnya, pemerintah kini berfokus pada upaya penghematan dan pengendalian anggaran agar dapat benar-benar meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Baca juga:  Penerimaan Mahasiswa Baru SNBP 2025, UNESA Surabaya Terima Pendaftar Terbanyak

“Sekarang kita all out, kita hemat, kita selamatkan sumber daya. Korupsi harus diberantas, sehingga dana yang ada bisa lebih banyak diinvestasikan ke pendidikan,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Prabowo mengungkapkan salah satu inovasi yang sedang dipersiapkan adalah distribusi televisi pintar (smart TV) ke sekolah-sekolah.

Teknologi ini akan mendukung pembelajaran jarak jauh (tele-education), terutama di wilayah terpencil yang kekurangan tenaga pengajar.

“Dengan tele-education, daerah-daerah terluar bisa tetap mendapat akses pembelajaran. Bahkan di Jawa, Sumatera, Kalimantan, hingga Sulawesi yang masih minim guru, program ini bisa sangat membantu,” jelasnya.

Baca juga:  Presiden Prabowo Tinjau Smelter PT Freeport Indonesia di Gresik

Ia menambahkan, konten pembelajaran yang tersedia nantinya bisa diakses 24 jam, termasuk melalui ponsel.

“Siswa bisa mengulang materi kapan saja, bahkan guru pun bisa mengakses dari handphone. Interaktif, dan teknologi membuat ini lebih mungkin,” ucap Prabowo.

Prabowo mengatakan, seluruh terobosan ini ditujukan untuk memastikan pendidikan di era pemerintahannya memberikan manfaat nyata bagi generasi mendatang.

“Kami berusaha sebaik mungkin agar anak-anak mendapat pendidikan terbaik, karena masa depan penuh dengan persaingan global yang ketat,” tuturnya.*

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bikin salut! Santri cilik ini tampil percaya diri di depan penguji
Tiga Kali Juara, Sekali Makna: RECIS Treble Winner, Baldus Daga Sebut Semua Karena Tuhan
Bukan Atlet Biasa! 5 Anak dari Satu Keluarga Borong Medali di Tangsel Open 2026
Kawal Ketat PIP, Fridus Muga Kumpulkan Kepsek: Data Harus Valid, Bantuan Tak Boleh Salah Sasaran
Hardiknas 2026 di Bajawa Utara, Antusiasme Peserta Bikin Kagum
Tampil Gemilang Saat Lomba Debat Tingkat SMA di Ngada, Mauren Dinobatkan Sebagai Best Speaker
Ngada Tancap Gas! Gebyar SMK 2026 Siapkan Generasi Unggul
Bukan Sekadar Lomba! Ini Pesan Tegas Romi Juji untuk Generasi Muda Ngada
Berita ini 14 kali dibaca
Sebagai langkah konkret, Prabowo mengungkapkan salah satu inovasi yang sedang dipersiapkan adalah distribusi televisi pintar (smart TV) ke sekolah-sekolah. Teknologi ini akan mendukung pembelajaran jarak jauh (tele-education), terutama di wilayah terpencil yang kekurangan tenaga pengajar. “Dengan tele-education, daerah-daerah terluar bisa tetap mendapat akses pembelajaran. Bahkan di Jawa, Sumatera, Kalimantan, hingga Sulawesi yang masih minim guru, program ini bisa sangat membantu,” jelasnya. Ia menambahkan, konten pembelajaran yang tersedia nantinya bisa diakses 24 jam, termasuk melalui ponsel. “Siswa bisa mengulang materi kapan saja, bahkan guru pun bisa mengakses dari handphone. Interaktif, dan teknologi membuat ini lebih mungkin,” ucap Prabowo. Prabowo menegaskan, seluruh terobosan ini ditujukan untuk memastikan pendidikan di era pemerintahannya memberikan manfaat nyata bagi generasi mendatang. “Kami berusaha sebaik mungkin agar anak-anak mendapat pendidikan terbaik, karena masa depan penuh dengan persaingan global yang ketat,” tuturnya.

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 13:20 WIB

Bikin salut! Santri cilik ini tampil percaya diri di depan penguji

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:22 WIB

Tiga Kali Juara, Sekali Makna: RECIS Treble Winner, Baldus Daga Sebut Semua Karena Tuhan

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:37 WIB

Bukan Atlet Biasa! 5 Anak dari Satu Keluarga Borong Medali di Tangsel Open 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:48 WIB

Kawal Ketat PIP, Fridus Muga Kumpulkan Kepsek: Data Harus Valid, Bantuan Tak Boleh Salah Sasaran

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:41 WIB

Hardiknas 2026 di Bajawa Utara, Antusiasme Peserta Bikin Kagum

Berita Terbaru

Bisnis & Investasi

Resmi! Norman Ginting Duduki Kursi Puncak METI, Ini Fakta Pentingnya

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:18 WIB

Warga binaan Rutan Bajawa mengikuti kegiatan sosialisasi dan pendataan perekaman KTP elektronik dengan tertib.

Politik & Pemerintahan

KTP-el Masuk Penjara! Dukcapil Ngada–Nagekeo Sapu Bersih Warga Binaan

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:31 WIB