Fahri Hamzah: Nasionalisme Harus Hadir dalam Tindakan, Bukan Sekadar Slogan

Avatar photo

Kamis, 23 Oktober 2025 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anis Matta dan Fahri Hamzah. (Dok. Gelora)

Anis Matta dan Fahri Hamzah. (Dok. Gelora)

Metrosiar — Di tengah perubahan sosial dan teknologi yang kian cepat, pertanyaan tentang makna Wawasan Kebangsaan kembali mengemuka. Bagaimana masyarakat Indonesia memaknai nilai-nilai kebangsaan di era global yang serba digital dan terbuka?

 

Pertanyaan itulah yang akan menjadi topik utama dalam Forum Pengembangan Wawasan yang digelar oleh Pusat Pengembangan Wawasan DPP Partai Gelora Indonesia pada Jumat, 24 Oktober 2025. Acara ini menghadirkan Fahri Hamzah, Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, sebagai narasumber utama dalam diskusi bertema “Wawasan Kebangsaan”.

 

Diskusi ini akan disiarkan secara live streaming melalui kanal YouTube Partai Gelora Indonesia mulai pukul 19.30 hingga 21.00 WIB. Masyarakat dari seluruh penjuru Indonesia diundang untuk turut menyimak dan berdiskusi seputar tantangan serta aktualisasi nilai-nilai kebangsaan di masa kini.

 

Tantangan Kebangsaan di Era Disrupsi

Fahri Hamzah dikenal sebagai sosok yang kritis dan memiliki perhatian besar terhadap isu-isu kebangsaan. Dalam berbagai kesempatan, ia sering menekankan pentingnya memperkuat kesadaran nasional di tengah derasnya arus globalisasi.

Baca juga:  Rebut Simpati Kader Baru dan Jaga Soliditas, PKB Ngada Gelar Muskercab dan Pendidikan Kader Loyalis Pertama

 

Menurut Fahri, Wawasan Kebangsaan bukan sekadar hafalan tentang simbol dan sejarah bangsa, tetapi juga kesadaran kolektif untuk menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok. Di era digital yang penuh polarisasi, semangat kebangsaan perlu dihidupkan kembali dengan cara yang lebih relevan bagi generasi muda.

 

“Bangsa ini butuh pembaruan dalam cara memahami nasionalisme. Jangan sampai semangat kebangsaan hanya berhenti di kata-kata, tapi tidak hadir dalam tindakan,” ujarnya dalam beberapa kesempatan sebelumnya.

Menguatkan Identitas Nasional di Tengah Arus Global

Forum ini diharapkan dapat menjadi ruang refleksi bagi masyarakat untuk kembali memahami jati diri bangsa. Di tengah derasnya pengaruh budaya global dan pergeseran nilai sosial, pemahaman terhadap Wawasan Kebangsaan menjadi kunci agar Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai bangsa yang berdaulat dan berkarakter.

Baca juga:  Dunia Tak Menunggu, Mahfuz Sidik Ungkap Mengapa Anak Muda Harus Paham Geopolitik Sejak Dini

 

Partai Gelora Indonesia melalui berbagai forum diskusi publik terus berupaya mendorong literasi kebangsaan dan memperluas wawasan politik masyarakat. Program seperti Forum Pengembangan Wawasan ini menjadi bentuk nyata dari komitmen Partai Gelora untuk menghadirkan ruang dialog yang konstruktif, terbuka, dan inspiratif.

 

 

Ajak Masyarakat Ikut Berdiskusi

Bagi masyarakat yang ingin memperluas pemahaman tentang Wawasan Kebangsaan, acara ini dapat diikuti secara gratis melalui siaran langsung di kanal YouTube Partai Gelora Indonesia. Informasi dan pembaruan kegiatan juga dapat diakses melalui saluran resmi Partai Gelora Indonesia Provinsi Banten di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbAkUQkAu3aNgjoW0L11

 

Dengan semangat kebersamaan dan dialog terbuka, Partai Gelora Indonesia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya memahami, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

 

 

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anis Matta: “Partai Politik Kalau Hanya Ikut Arus, Kita Bukan Pemimpin!”
Anis Matta Yakin Gelora Tembus Senayan 2029, Ini Strateginya
Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
SPENSA Bajawa Gelar Festival Talenta Terbesar, Akademik, Olahraga dan Seni Bersatu dalam Satu Panggung
Kutabumi Bikin Optimistis, Bidik Juara Lomba Kelurahan 2026
Jalan Lebar Preman Menuju Kekuasaan
Kapolda Banten: Nilai Pancasila Harus Dibuktikan dengan Tindakan Nyata
Pigai Buka Fakta Aduan HAM: Polri Paling Banyak Dilaporkan, Pers Diminta Ambil Peran Besar
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 11:51 WIB

Anis Matta: “Partai Politik Kalau Hanya Ikut Arus, Kita Bukan Pemimpin!”

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:00 WIB

Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:16 WIB

SPENSA Bajawa Gelar Festival Talenta Terbesar, Akademik, Olahraga dan Seni Bersatu dalam Satu Panggung

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:30 WIB

Kutabumi Bikin Optimistis, Bidik Juara Lomba Kelurahan 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:16 WIB

Jalan Lebar Preman Menuju Kekuasaan

Berita Terbaru

Emas mulai naik di awal pekan, Investor mulai semangat lagi mengamankan emas sebagai Safe Haven sebelum harga emas semakin naik tinggi.

Bisnis & Investasi

Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven

Senin, 15 Jun 2026 - 12:37 WIB

Politik & Pemerintahan

Anis Matta: “Partai Politik Kalau Hanya Ikut Arus, Kita Bukan Pemimpin!”

Senin, 15 Jun 2026 - 11:51 WIB

Jajaran pengurus pusat dan daerah Laskar Merah Putih berfoto bersama usai pelaksanaan Rapimnas 2026 di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Sabtu (13/6/2026).

Nusantara

Rapimnas LMP 2026 Bongkar Arah Baru Organisasi

Senin, 15 Jun 2026 - 10:15 WIB

Suasana penyampaian keterangan kepada awak media usai rapat paripurna DPRD DKI Jakarta terkait pengesahan Peraturan Daerah tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN), di Gedung DPRD DKI Jakarta.

Hukum & Kriminal

137 Wilayah Jakarta Rawan Narkoba, DPRD Sahkan Perda Baru!

Senin, 15 Jun 2026 - 07:14 WIB