48 Ekor Kuda Ramaikan Final Pacuan Kuda Piala Bupati Ngada dalam 8 Nomor Lomba

Avatar photo

Sabtu, 6 September 2025 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

48 Ekor Kuda Ramaikan Final Pacuan Kuda Piala Bupati Ngada dalam 8 Nomor Lomba. (Foto: Elfrat Dhena)

48 Ekor Kuda Ramaikan Final Pacuan Kuda Piala Bupati Ngada dalam 8 Nomor Lomba. (Foto: Elfrat Dhena)

Metrosiar- Gelaran Pacuan Kuda bertajuk piala Bupati Ngada telah usai, setelah pada Jumat (5/9/25) panitia meyelenggarakan laga final di arena sirkuit Turewuda, Kecamatan Soa.

Sebanyak 48 ekor kuda pacu dari berbagai kelas turun gelanggang memperebutkan gelar juara yang dalam 8 nomor lomba.

Final kali ini sedikit spesial karena kuda-kuda terbaik berasal dari berbagai daerah yang dipisahkan berdasarkan kategori Lokal Flores dan Non Lokal.

Kehadiran kuda-kuda dari berbagai daerah tersebut, membuat atmosfer persaingan semakin ketat sekaligus memperkaya nuansa kebersamaan budaya Ngada.

Informasi yang diterima media, 48 ekor kuda yang berlaga di partai puncak itu, dibagi dalam beberapa kelas/kategori.

Mulai dari Kelas Lokal, Pemula 1 (P1), Pemula 2 ((P2), kelas E, kelas D, kelas C, kelas B, dan kelas A.

Amatan Metrosiar sejak pagi hari, ribuan penonton sudah memadati arena pacuan di Turewuda, Kecamatan Soa.

Suasana semarak terlihat dari tribune penonton yang penuh sesak.

Lebih dari itu, even ini merupakan pesta rakyat sekaligus wadah silaturahmi.
Final Pacuan Kuda 2025 bertajuk piala Bupati Ngada ini juga menjadi magnet wisata, menarik pengunjung dari berbagai daerah di Ngada bahkan provinsi NTT.

Baca juga:  Wakil Ketua DPRD Ngada Apresiasi Suksesnya Pacuan Kuda Bupati Cup 2025
Bupati Ngada, Raymundus Bena (bertopi) didampingi Pj. Sekda Ngada, Yohanes C. Watu Ngebu, ketika menyaksikan Final Pacuan Kuda Bupati Cup 2025 di Lapangan Turewuda, Kecamatan Soa, Jumat (5/9/25) (Foto: Elfrat Dhena)

 

Panitia pelaksana memastikan 48 kuda dari berbagai kelas akan tampil di final.

Mereka telah melewati babak penyisihan dan semifinal dengan persaingan ketat. Kini, hanya kuda-kuda terbaik yang berhak tampil di laga pamungkas.

Masing-masing race dipastikan menyajikan adu kecepatan yang menegangkan. Penonton akan disuguhi aksi joki-joki handal yang terkenal dengan gaya unik tanpa pelana.

Pacuan kuda di Ngada ini bukan sekadar olahraga, tetapi warisan budaya turun-temurun yang sudah lama dilestarikan.
Ribuan pasang mata menyaksikan dengan antusias siapa yang keluar sebagai jawara.

Berikut kuda-kuda yang berlaga di partai final diikuti hasil kejuaraannya;

Kelas Lokal: Gondes, Ana Milo, Bintang Flores, Wonga Eda, Hoga Leo, Hoga Seso. Di kelas ini, Ana Milo berhasil unggul atas kuda-kuda lain sebagai juara diikuti; Gondes dan Hoga Seso.

Kelas Pemula 1 (P1) : Hoga Lewa, Tuli Walo, Wala Club, Hoga Meli, Golden Mbay, Cikeas. Hoga Meli keluar sebagai juara disusul Cikeas dan Hoga Lewa diposisi kedua dan ketiga.

Baca juga:  Ketua PB (Pendekar Banten) Korcam Kemiri ucapkan terimakasih atas prestasi anggota

Kelas Pemula 2 (P2) : Amster, Bue Langa, Panglima Mbay, RB-BDN, Soga Wato, PM Dragon. Juara 1 diraih Bue Langa diikuti Amster dan Soga Wato.

Kelas E : BAMANSO, RADAMALA, MILO BAWA, SOLES, PUTRA Ngadha Mana, SR. Di kelas ini juara 1 menjadi milik Milo Bawa disusul Soles dan Putra Ngadha Mana.

Kelas D : By Pas, Pegasus, Jawa Lina, Gitar Tua, Hoga Rato, Watu Mite. Juara 1 Hoga Rato, juara 2 Watu Mite, dan By Pass di posisi ketiga.

Kelas C : Hoga Geru, Bue Stiper, S.W. Love, P. Mandiri, Murni Kasih, Soga Deru. Posisi 1 ada Murni Kasih disusul Hoga Geru dan Soga Deru.

Kelas B : Modhe May, Alegra, Ana Tey, Soga Rea, Mama Muda, Macho. Di kelas ini Alegra meraih juara 1 diikuti Mama Muda dan Soga Rea.

Kelas A : Bintang Seso, Ramones, Putri N. Banda, Ana Oki, Senja, Hoga Tegu. Di kelas ini kuda-kuda yang lain harus mengakui ketangguhan Bintang Seso, Ramones dan Ana Oki yang berhasil meraih podium 1, 2 dan 3.

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seru! Kids Coloring Competition Hadir di Pakons Prime Hotel, Total Hadiah Rp2 Juta
“Nothing” Hadir di Jakarta, Saat Kekosongan Justru Penuh Makna
Menelusuri Sejarah Stadion Benteng Tangerang, dari Ikon Sepak Bola hingga Bangkit sebagai Benteng Reborn
Andre Taulany dan Amanda Rigby resmi menikah dengan adat Jawa. Lima detail busana akad mereka menjadi sorotan publik
Stand UMKM Kodim 0510/Tigaraksa Diserbu Peserta Fun Walk dan Fun Run
Noah Siapkan Album Baru, Kerinduan Sahabat Noah Segera Terobati
Kodrat Kota Tangerang Satlat Kutabumi Ikut memeriahkan Malam Puncak Hut RI ke 81 dengan menampilkan aksi Seni Gerak Tarung Derajat
Markas Baru Ronaldinho di Italia: Stadio Bruno Benelli Siap Jadi Panggung Comeback R10
Berita ini 83 kali dibaca
Sebanyak 48 ekor kuda pacu dari berbagai kelas turun gelanggang memperebutkan gelar juara yang dalam 8 nomor lomba. Final kali ini sedikit spesial karena kuda-kuda terbaik berasal dari berbagai daerah yang dipisahkan berdasarkan kategori Lokal Flores dan Non Lokal. Kehadiran kuda-kuda dari berbagai daerah tersebut, membuat atmosfer persaingan semakin ketat sekaligus memperkaya nuansa kebersamaan budaya Ngada.

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 15:08 WIB

“Nothing” Hadir di Jakarta, Saat Kekosongan Justru Penuh Makna

Rabu, 23 September 2026 - 08:43 WIB

Menelusuri Sejarah Stadion Benteng Tangerang, dari Ikon Sepak Bola hingga Bangkit sebagai Benteng Reborn

Selasa, 22 September 2026 - 11:38 WIB

Andre Taulany dan Amanda Rigby resmi menikah dengan adat Jawa. Lima detail busana akad mereka menjadi sorotan publik

Senin, 21 September 2026 - 01:43 WIB

Stand UMKM Kodim 0510/Tigaraksa Diserbu Peserta Fun Walk dan Fun Run

Rabu, 9 September 2026 - 18:53 WIB

Noah Siapkan Album Baru, Kerinduan Sahabat Noah Segera Terobati

Berita Terbaru