Toleransi Beragama Terlihat di Salat Idulfitri 1446 H di Masjid Agung Jami Kota Malang

Avatar photo

Kamis, 3 April 2025 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan jemaah salat Idul Fitri di Masjid Agung Jami, Kota Malang, dengan sebagian jemaah melaksanakan salat di halaman Gereja Kayutangan sebagai bentuk toleransi antarumat beragama. (Foto: Ilustrasi)

Ribuan jemaah salat Idul Fitri di Masjid Agung Jami, Kota Malang, dengan sebagian jemaah melaksanakan salat di halaman Gereja Kayutangan sebagai bentuk toleransi antarumat beragama. (Foto: Ilustrasi)

Metrosiar – Ribuan jemaah mengikuti salat Idulfitri 1446 H di Masjid Agung Jami, Kota Malang, Jawa Timur.

Jumlah jemaah yang hadir sangat banyak, bahkan meluber hingga ke halaman depan Gereja Hati Kudus atau yang dikenal dengan Gereja Kayutangan.

Sejak pagi, Senin (31/3/2025), pengurus Gereja, baik romo maupun suster, terlihat berdiri di depan pagar Gereja yang terletak sekitar 300 meter dari Masjid Agung Jami.

Mereka dengan ramah menyambut umat Muslim yang ingin melaksanakan salat dengan mengizinkan mereka masuk ke halaman Gereja.

Selain menyediakan tempat, para pemuda-pemudi Gereja juga mempersiapkan alas agar umat Muslim yang salat di halaman parkir Gereja Kayutangan merasa lebih nyaman.

Baca juga:  VIRAL Pengendara BMW di Malang dengan Nopol Nyeleneh Diamankan Polisi

Seperti dikutip Metrosiar.com dari Detik.com, pada Kamis (3/4/2025) Romo Teguh mengatakan, “Ini adalah kegiatan yang kami lakukan setiap tahun. Paroki kami berusaha untuk mengingatkan semua umat, baik Katolik maupun Kristen lainnya, akan pentingnya toleransi antarumat beragama di Indonesia.”

Teguh menambahkan bahwa Gereja telah melakukan persiapan khusus untuk momen salat Id kali ini, seperti menyediakan alas dari banner bekas yang diperoleh dari toko percetakan.

Semua tindakan tersebut dilakukan untuk memperkuat nilai toleransi yang selama ini terjaga dengan baik.

Baca juga:  Dukung Produktivitas Keluarga Pekerja, PLN IP UBP Lontar Dan BKKBN Provinsi Banten Sepakati PKS Pelaksanaan Program TAMASYA

Sebagai bentuk dukungan dan penghormatan terhadap umat Muslim yang melaksanakan salat Id, beberapa Gereja memutuskan untuk menunda ibadah yang biasanya dilakukan pada pagi hari.

“Ibadah Katolik di Rumah Sakit Panti Waluyo, Panti Nirmala, dan beberapa Gereja lainnya kami tunda. Yang seharusnya dilaksanakan pukul 05.30 WIB, kami majukan menjadi pukul 12.00 WIB siang,” ujar Romo Teguh.

Dalam pelaksanaan salat Id di Masjid Agung Jami, hadir pula sejumlah pejabat daerah Kota Malang, termasuk Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Wakil Wali Kota Malang Ali Mutohirin, serta jajaran Forkopimda Kota Malang.(*)

Editor : Wodo Ndaya Coya

Sumber Berita: Detik.com, Metrosiar.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

15.722 Guncangan Tercatat! Nagekeo Perpanjang Tanggap Darurat hingga 27 September
Camat Sepatan Timur Hadir di Sekolah, Siswa Diajak Cerdas Bermedia Digital
Data Kerusakan Gempa Riung Barat Diuji, Warga Minta Kriteria Penilaian Dibuka Terang
Tanggap Darurat Usai, Ngada Kebut Huntara dan Bangkitkan Ekonomi Warga Pascagempa
Tanggap Darurat Usai, Polres Ngada Tegaskan Pelayanan Warga Tak Boleh Berhenti
PAUD HI Ngada Diperkuat, Satu PAUD Disiapkan Jadi Percontohan Layanan Anak Terpadu
Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru
Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:51 WIB

15.722 Guncangan Tercatat! Nagekeo Perpanjang Tanggap Darurat hingga 27 September

Kamis, 17 September 2026 - 06:39 WIB

Data Kerusakan Gempa Riung Barat Diuji, Warga Minta Kriteria Penilaian Dibuka Terang

Rabu, 16 September 2026 - 07:22 WIB

Tanggap Darurat Usai, Ngada Kebut Huntara dan Bangkitkan Ekonomi Warga Pascagempa

Rabu, 16 September 2026 - 06:58 WIB

Tanggap Darurat Usai, Polres Ngada Tegaskan Pelayanan Warga Tak Boleh Berhenti

Selasa, 15 September 2026 - 05:56 WIB

PAUD HI Ngada Diperkuat, Satu PAUD Disiapkan Jadi Percontohan Layanan Anak Terpadu

Berita Terbaru

Peristiwa & Bencana

Ngetem di Depan Pasar, Kemacetan Leuwiliang Kian Parah

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:21 WIB

Keuangan & Perpajakan

Mahasiswa Global Institut Ajarkan QRIS dan Canva di Desa Gempol Sari

Kamis, 17 Sep 2026 - 13:51 WIB