Sumpah Integritas SIPSS 2026: Pesan Tegas Kapolda Banten yang Tak Bisa Ditawar

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Banten memimpin penandatanganan pakta integritas sebagai bentuk komitmen bersama mewujudkan seleksi SIPSS tahun anggaran 2026 yang bersih, transparan, dan berintegritas.

Kapolda Banten memimpin penandatanganan pakta integritas sebagai bentuk komitmen bersama mewujudkan seleksi SIPSS tahun anggaran 2026 yang bersih, transparan, dan berintegritas.

Serang, Metrosiar – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki memimpin langsung pembacaan dan pengambilan sumpah serta penandatanganan pakta integritas panitia, peserta, dan orang tua/wali penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) tahun anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Ditreskrimum Polda Banten, Kamis (22/01).

Acara tersebut dihadiri Irwasda Polda Banten Kombes Pol Iwan Sonjaya, para pejabat utama Polda Banten, panitia dan pengawas seleksi, peserta SIPSS TA 2026, serta orang tua dan wali. Momentum ini menjadi penegasan komitmen bersama untuk memastikan proses seleksi berjalan berintegritas, objektif, dan akuntabel, sekaligus menjunjung prinsip clear and clean.

Suasana pengambilan sumpah panitia, peserta, serta orang tua/wali penerimaan SIPSS tahun anggaran 2026 di Aula Ditreskrimum Polda Banten, disaksikan jajaran pejabat dan pengawas seleksi.

Dalam sambutannya, Kapolda Banten menekankan bahwa pakta integritas dan sumpah bukan sekadar seremonial, melainkan pernyataan moral dan tanggung jawab bersama agar seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai ketentuan dan bebas dari praktik penyimpangan. “Pakta integritas dan sumpah ini merupakan komitmen moral kita bersama agar seluruh tahapan seleksi SIPSS berjalan objektif, transparan, dan bebas dari penyimpangan,” tegas Kapolda Banten.

Baca juga:  Usai Ramadan, Tradisi Dzikir Rajeg Bangkit Lagi! Ini Sosok di Baliknya

Kapolda Banten juga mengingatkan panitia dan pengawas untuk senantiasa menjaga integritas, bekerja profesional, serta menjunjung prinsip betah (bersih, transparan, akuntabel, dan humanis). “Saya menekankan kepada seluruh panitia dan pengawas agar bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi prinsip betah dalam setiap tahapan seleksi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolda Banten menegaskan tidak ada pungutan biaya dalam proses penerimaan anggota Polri. “Saya tegaskan, proses penerimaan anggota Polri tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun. Tanamkan tekad dan keyakinan bahwa keberhasilan dapat diraih melalui kerja keras, disiplin, dan doa. Keberhasilan proses seleksi penerimaan anggota Polri bukan hanya menjadi tanggung jawab panitia atau pengawas semata, melainkan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan pengawasan kuat dan komitmen seluruh pihak,” tambahnya.

Baca juga:  Pemerintah Provinsi Banten Umumkan Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor untuk Masyarakat, Simak Syarat dan Ketentuannya

Di akhir kegiatan, Kapolda Banten berpesan kepada orang tua dan wali agar tidak mudah terpengaruh pihak yang menjanjikan kelulusan dengan cara tidak benar. “Saya berpesan kepada para orang tua dan wali agar tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan cara yang tidak benar. Berikan dukungan dan motivasi kepada putra-putri Bapak dan Ibu agar mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh, penuh kepercayaan diri, kerja keras, disiplin, dan doa. Saya berharap seleksi SIPSS tahun anggaran 2026 ini mampu melahirkan sumber daya manusia Polri yang unggul dan berintegritas,” pungkas Kapolda Banten.

Melalui kegiatan ini, Polda Banten berharap seleksi SIPSS tahun anggaran 2026 mampu melahirkan perwira Polri yang profesional, berwawasan akademik, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minggu Kasih Tigaraksa Bikin Heboh, Kehadiran Polisi Jadi Sorotan
Kartini Belum Usai! Srikandi Banten Siapkan Perayaan Spektakuler Penuh Kejutan
TNI Perketat Keamanan di Wilayah PT Freeport Indonesia Usai Gangguan KKB
Muscab PKB Tiga Daerah: Nama Lama Mendominasi, Siapa yang Akan Terpilih?
Sampah Jadi Uang! Warga RW 12 Kutabumi Siap Jalankan Program Bank Sampah
Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 21:09 WIB

Minggu Kasih Tigaraksa Bikin Heboh, Kehadiran Polisi Jadi Sorotan

Minggu, 26 April 2026 - 18:56 WIB

Kartini Belum Usai! Srikandi Banten Siapkan Perayaan Spektakuler Penuh Kejutan

Minggu, 26 April 2026 - 11:40 WIB

Muscab PKB Tiga Daerah: Nama Lama Mendominasi, Siapa yang Akan Terpilih?

Sabtu, 25 April 2026 - 19:54 WIB

Sampah Jadi Uang! Warga RW 12 Kutabumi Siap Jalankan Program Bank Sampah

Jumat, 24 April 2026 - 06:05 WIB

Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi/Gemini

Hukum & Kriminal

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:28 WIB

Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang melalap area gudang, dengan kobaran api masih terlihat cukup besar di latar belakang.

Peristiwa & Bencana

Gudang Packaging di Sepatan Tangerang Dilalap Api, 8 Unit Damkar Dikerahkan!

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:07 WIB