Rahayu Saraswati Mundur, Gerindra Resmi Nonaktifkan Keponakan Presiden Prabowo dari DPR

Avatar photo

Kamis, 11 September 2025 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rahayu Saraswati pernah menjabat sebagai Juru bicara TKN Prabowo–Gibran. (Dok. Humas Prabowo-Gibran)

Rahayu Saraswati pernah menjabat sebagai Juru bicara TKN Prabowo–Gibran. (Dok. Humas Prabowo-Gibran)

Metrosiar – Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPR, Bambang Haryadi, menyampaikan bahwa keponakan Presiden Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, telah resmi dinonaktifkan sebagai anggota DPR.

Penonaktifan dilakukan setelah Sara, sapaan Rahayu Saraswati, mengajukan pengunduran diri pada Rabu (10/9/25) malam, dilansir dari Kompas.com.

“Prinsipnya, untuk per hari ini, kita sudah sepakat untuk melakukan penonaktifan, setelah sekaligus kita mengkaji dan juga berkoordinasi dengan Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra,” ujar Bambang dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/9/25).

Bambang menegaskan Fraksi Gerindra menghormati keputusan mundur tersebut, meski tetap mengingatkan pentingnya menjaga prinsip demokrasi.

“Bagaimanapun, Sara mendapat mandat dari Daerah Pemilihan Jakarta III yang meliputi Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara. Di sana, kami mendapatkan suara sekitar 227 ribu. Dan sebagian adalah mandat yang diberikan masyarakat dari tiga wilayah tersebut kepada kader kami yang bernama Saraswati Rahayu,” kata Bambang.

Baca juga:  Gerindra Lepas 100 Bus Mudik Gratis 'Pulang Basamo 2025', 5.000 Pemudik Berangkat ke Sumatera Barat

“Nah untuk itu, untuk menindaklanjuti terkait apa yang sudah disampaikan beliau, kami fraksi akan menindaklanjuti sesuai dengan kaidah dan ketentuan undang-undang, karena beliau adalah anggota DPR, dan juga merupakan kader partai,” imbuhnya.

Kronologi Rahayu Saraswati Ajukan Pengunduran Diri

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menyatakan mundur sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Fraksi Partai Gerindra pada Rabu (10/9/25) malam.

Dalam keterangan video, ia menyampaikan permohonan maaf terkait pernyataan dalam siniar atau podcast pada (28/2/25).

“Podcast itu adalah on the record di Antara TV Indonesia dan berjudul Rahayu Saraswati kupas isu perempuan hingga kolaborasi ekonomi kreatif,” ujar Rahayu dalam keterangan videonya, Rabu (10/9/25) malam.

Siniar berdurasi 42 menit itu membahas isu perempuan hingga ekonomi kreatif. Namun, potongan video berdurasi dua menit dari siniar tersebut viral dan menuai kritik publik terkait topik kewirausahaan.

Baca juga:  Ambang Batas Nol Persen Picu Deadlock DPR? Mahfuz Sidik Ungkap Fakta Mengejutkan

“Dua menit lebih yang dijadikan beberapa kalimat oleh pihak-pihak yang ingin menyulutkan api amarah masyarakat,” ujar Rahayu.

Ia menegaskan tidak bermaksud meremehkan perjuangan masyarakat. Pernyataannya, kata dia, hanya untuk mendorong semangat entrepreneurship di era digital.

“Saya paham bahwa kata-kata saya telah menyakiti banyak pihak, terutama yang saat ini masih berjuang untuk menghidupi keluarganya, bahkan untuk masih bisa bertahan hidup. Kesalahan sepenuhnya ada di saya. Oleh sebab itu, melalui pesan ini, saya ucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ucapan dan kesalahan saya,” ujarnya.

“Dengan ini, saya menyatakan pengunduran diri saya sebagai anggota DPR RI kepada fraksi Partai Gerindra,” imbuh Rahayu.*

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Sumber Berita: https://Kompas.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka
Revisi UU Pemilu Disorot, Gelora Dorong Prosedur Lebih Sederhana
DPR Kaji Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola Aset Sitaan dan Rampasan Negara
13 Tindak Pidana Masuk RUU Perampasan Aset, Korupsi hingga Pertambangan Jadi Sasaran
Lurah Pakuhaji Pastikan Penyaluran Bansos Beras Lancar dan Tertib
Karhutla Kalteng Jadi Sorotan GMKI Palangka Raya Bukan Sekadar Api
Muktamar NU 2026, Harapan KH Marsudi Suhud Membawa Gagasan NU Mandiri, Cerdas, dan Merakyat
Berita ini 31 kali dibaca
Rahayu Saraswati resmi mundur dari DPR dan dinonaktifkan Fraksi Gerindra usai menuai kritik terkait pernyataannya di podcast.

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 15:21 WIB

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Minggu, 6 September 2026 - 09:57 WIB

PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka

Selasa, 1 September 2026 - 15:02 WIB

Revisi UU Pemilu Disorot, Gelora Dorong Prosedur Lebih Sederhana

Selasa, 1 September 2026 - 13:41 WIB

DPR Kaji Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola Aset Sitaan dan Rampasan Negara

Selasa, 1 September 2026 - 12:01 WIB

13 Tindak Pidana Masuk RUU Perampasan Aset, Korupsi hingga Pertambangan Jadi Sasaran

Berita Terbaru

Personel penyidik (kiri) bersama dua orang lainnya (tengah dan kanan) melakukan pemeriksaan terhadap barang temuan berupa jeriken dalam rangka proses penyelidikan.

Peristiwa & Bencana

Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:11 WIB

Sejumlah tokoh menghadiri pembukaan pameran seni “Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Para pengunjung tampak mengamati karya-karya yang dipamerkan.

Nusantara

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:07 WIB