Monitoring Proyek Penguatan Tebing Saluran Pembuangan oleh LBH Swastika Advokasi Nusantara di Kecamatan Kemiri

Avatar photo

Kamis, 1 Mei 2025 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tujuan dari kegiatan monitoring ini adalah untuk memastikan bahwa pelaksanaan proyek sesuai dengan spesifikasi teknis, menjaga transparansi anggaran.(Dok. Jay)

Tujuan dari kegiatan monitoring ini adalah untuk memastikan bahwa pelaksanaan proyek sesuai dengan spesifikasi teknis, menjaga transparansi anggaran.(Dok. Jay)

Metrosiar – Jay, selaku Koordinator LBH Swastika Advokasi Nusantara Kabupaten Tangerang, bersama tim dan sejumlah perwakilan media, melaksanakan kegiatan monitoring terhadap proyek penguatan tebing saluran pembuangan (cicuit) yang berlokasi di Kecamatan Kemiri.

Proyek ini memiliki nilai anggaran sebesar Rp486.799.246,00 yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2025.

Baca juga:  Viral Pungli Pulau Cangkir Disetop! Ini Langkah Tegas Aparat Kronjo
Proyek ini memiliki nilai anggaran sebesar Rp486.799.246,00 yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2025.
Proyek ini memiliki nilai anggaran sebesar Rp486.799.246,00 yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2025. (Dok. Jay)

Pelaksanaan pekerjaan fisik dilakukan oleh CV Ansori Kontruksi, dengan pengawasan dari Dinas Bina Marga Kabupaten Tangerang.

Tujuan dari kegiatan monitoring ini adalah untuk memastikan bahwa pelaksanaan proyek sesuai dengan spesifikasi teknis, menjaga transparansi anggaran, serta memberikan masukan terhadap kualitas pekerjaan guna menjamin keberlanjutan infrastruktur yang dibangun.

Baca juga:  Bupati Tangerang dan Kapolres Tinjau Pos Pam Ketupat Balaraja Barat, Pastikan Kesiapan Petugas di Lapangan

Dalam keterangannya, Jay menekankan pentingnya peran serta masyarakat dan lembaga pemantau dalam mengawal proses pembangunan.

Ia juga menyampaikan keprihatinannya atas minimnya pengawasan dari dinas terkait yang berpotensi membuka celah bagi praktik korupsi.(*)

Penulis : Jay Bastian

Editor : Ahmad

Sumber Berita: Jay Koordinator LBH Swastika Advokasi Nusantara Kabupaten Tangerang

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Kondusivitas Wilayah, Polresta Tangerang Bentuk Sabuk Kamtibmas Libatkan Buruh hingga Ojol
Partai Gelora Kota Tangerang Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Makan Gratis untuk Warga
Pengemudi Ojek Online dan Warga Sambut Antusias Program Makan Gratis dari Partai Gelora Kota Tangerang.
Pahlawan Nasional dari Papua yang Mengukuhkan Semangat Persatuan Indonesia
Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis
Kapolres Baru Langsung Diuji! GMNI Ngada Tantang Berantas Dugaan Rokok Ilegal: “Jangan Sampai Hukum Tumpul ke Pelanggar”
Efisiensi Anggaran Tak Halangi Mimpi Anak Ngada! Strategi RB-BDN Gaet 15 Kampus, 464 Calon Mahasiswa Siap Kuliah dengan Beasiswa Miliaran Rupiah
Omoda & Jaecoo Optimis raih target 4000 SPK di GIIAS 2026, antusiasme konsumen terus meningkat
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 00:49 WIB

Jaga Kondusivitas Wilayah, Polresta Tangerang Bentuk Sabuk Kamtibmas Libatkan Buruh hingga Ojol

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Partai Gelora Kota Tangerang Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Makan Gratis untuk Warga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:50 WIB

Pengemudi Ojek Online dan Warga Sambut Antusias Program Makan Gratis dari Partai Gelora Kota Tangerang.

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:57 WIB

Pahlawan Nasional dari Papua yang Mengukuhkan Semangat Persatuan Indonesia

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis

Berita Terbaru