Menteri P2MI Abdul Kadir Karding Sidak BP3MI Jawa Tengah, Soroti Lambannya Verifikasi Dokumen

Avatar photo

Minggu, 7 September 2025 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri P2MI Abdul Kadir Karding sidak BP3MI Jateng, soroti lambannya verifikasi dokumen dan minta pemangkasan birokrasi layanan. (Foto: Dok. bp2mi.go.id)

Menteri P2MI Abdul Kadir Karding sidak BP3MI Jateng, soroti lambannya verifikasi dokumen dan minta pemangkasan birokrasi layanan. (Foto: Dok. bp2mi.go.id)

Metrosiar – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Tengah pada Sabtu (6/9/25).

Dalam kunjungan tersebut, Karding menekankan pentingnya pemangkasan birokrasi layanan yang dianggap tidak relevan, agar proses penempatan pekerja migran lebih cepat dan efisien.

Saat berdialog dengan petugas verifikator, ia menyoroti panjangnya waktu proses verifikasi dokumen, khususnya untuk program Specified Skilled Worker (SSW).

“Aslinya verifikator itu butuh berapa lama? Katanya 10 menit. Kok masih banyak keluhan verifikasi lama ya?” ujar Menteri Karding.

Baca juga:  Antusias Pembekalan Puteri Indonesia Banten 2025, Ratna Jumila Jadi Narasumber

Menurutnya, hambatan pelayanan kerap muncul karena adanya mekanisme berulang yang sebenarnya bisa dipangkas melalui integrasi data dengan Dinas Tenaga Kerja.

“Sebegitu daftar di kita, datanya harus langsung masuk ke Dinas, terlapor. Jadi tidak perlu pekerja migran bolak-balik. Kalau perlu dibalik. Semua daftar di sini, lalu otomatis Dinas mendapat laporan data. Syaratnya, kita harus memberi data online ke Dinas,” tegasnya.

Baca juga:  Ada Pesan Besar di Balik Harkitnas 2026 Polresta Serkot, Apa Isinya?

Karding meminta agar pola integrasi tersebut segera dijalankan sehingga pelayanan bagi calon pekerja migran dapat lebih cepat, transparan, dan tanpa hambatan tambahan.

“Jangan sampai ada pelayanan yang justru menghambat. Semua bentuk layanan yang tidak perlu, harus kita potong. Intinya memudahkan, bukan mempersulit,” tegasnya lagi.

Sidak kali ini juga dijadikan ajang evaluasi internal agar BP3MI Jawa Tengah memperkuat sistem digital serta memangkas prosedur manual yang dinilai tidak efektif.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku
Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea
Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga
Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi
Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban
Pemda Ngada Lepas PSN Ngada ke Liga 3 Nusantara, 30 Slot Pemain Disiapkan untuk Berburu Prestasi
Sentuh Hati Lansia di Desa Tarawali, Bhabinkamtibmas dan Dokkes Polres Ngada Turun Berbagi Sembako
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:10 WIB

FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:20 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi

Berita Terbaru