Majukan Sektor Pertanian, Dorong Swasembada Pangan, Wabup Ngada Launching Kegiatan OPLAH Non Rawa

Avatar photo

Selasa, 14 Oktober 2025 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Ngada, Bernadinus

Wakil Bupati Ngada, Bernadinus " Berni" Dhey Ngebu ketika memberikan sambutan saat melaunching kegiatan Optimasi Lahan Non Rawa (OPLAH Non Rawa) di Desa Loa, Kecamatan Soa. (Elfrat Frans Dhena).

Metrosiar.Ngada- Dalam rangka memajukan sektor pertanian dan mendorong terwujudnya swasembada pangan, Wakil Bupati Ngada, Bernadinus “Berni” Dhey Ngebu melaunching kegiatan Optimasi Lahan (OPLAH) Non Rawa bertempat di P3A Wirase, Desa Loa, Kecamatan Soa pada Selasa (14/10/25).

Kegiatan ini bertujuan untuk menindaklanjuti Asta Cita Presiden RI dan mewujudkan Swasembada Pangan Nasional.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan dan rombongan, Perwakilan Forkompimda Ngada, sejumlah Kepala OPD Lingkup Pemda Ngada, 33 Ketua Kelompok Tani selaku penerima manfaat, Camat Soa, para Kepala Desa se-Kecamatan Soa serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Berni Dhey menyampaikan bahwa, program ini merupakan upaya bersama dalam mendukung Visi besar Presiden RI untuk mewujudkan swasembada pangan, melalui peningkatan indeks pertanaman dan pemanfaatan lahan secara optimal.

Wakil Bupati Ngada, Berni Dhey melakukan peletakkan batu pertama pembangunan irigasi.

Program Asta Cita lanjut Berni Dhey, sejalan dengan program Panca Cita Pembangunan Kabupaten Ngada dalam mewujudkan swasembada pangan.

Baca juga:  Alarm Percepatan KDMP Dibunyikan! Wabup Ngada Minta Desa Tak Lagi Jalan di Tempat

Hal ini tergambar dalam misi pertama yaitu sebut Berni, mendorong percepatan peningkatan daya saing ekonomi daerah yang bertumpu pada sektor pertanian, agroindustri, koperasi dan pariwisata berbasis pedesaan yang inklusif dan berwawasan lingkungan.

Maka tutur dia, diperlukan upaya konkret untuk meningkatkan indeks pertanaman padi secara daerah dan nasional. Salah satunya melalui program Optimasi Lahan (OPLA) Non Rawa.

Lebih lanjut Berni Dhey menjelaskan, tahun ini, Kabupaten Ngada melaksanakan OPLA Non Rawa seluas 1.341 hektar, melibatkan 33 Kelompok Tani/P3A, di 5 Kecamatan.

Lima Kecamatan itu yakni, Soa, Bajawa, Bajawa Utara, Golewa Barat, dan Golewa Selatan, dengan dukungan anggaran sebesar Rp 6,1 miliar melalui skema Bantuan Pemerintah (BANPEM) dari APBN Tahun 2025, tandasnya.

 

Berni mengatakan, seluruh kegiatan ini dilaksanakan secara swakelola oleh kelompok tani, sebagai bentuk pemberdayaan dan peningkatan kapasitas petani dalam mengelola lahannya sendiri, dengan pendampingan teknis dari pemerintah.

Berni Dhey mengajak para petani, kelompok tani, para penyuluh, dan unsur pemerintah, untuk bersama-sama mengawal program ini secara serius dengan komitmen yang sama agar dapat berjalan efektif, efisien, dan memberikan hasil nyata.

Baca juga:  Ribuan Botol Miras Dimusnahkan di Polda Banten, Hasil Operasi Pekat Maung 2026 Mengejutkan

Hasil nyata itu ungkap mantan Ketua DPRD Ngada ini, yakni meningkatkan produksi pertanian dan memperkuat ketahanan pangan demi Tewujudnya Masyarakat Ngada yang unggul, mandiri, dan berbudaya berbasis pengelolaan sumber daya manusia berkualitas dan sumber daya alam berkelanjutan.

 

“Mari kita jadikan Launching Kegiatan Optimasi Lahan Non Rawa ini sebagai langkah awal menuju pertanian yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan,” ujar Berni Dhey.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Ngada ini juga memberikan apresiasi kepada Wakil Ketua Komis IV DPR RI atas perhatian, dukungan dan komitmennya dalam mendorong kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Ngada.

“Kehadiran dan dukungan bapak Ahmad Yohan sangat berarti bagi petani dan pembangunan pangan di Kabupaten Ngada, ucap Berni Dhey.

Ia berharap, momentum strategis ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memajukan sektor pertanian di Kabupaten Ngada.*

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerataan Pendidikan Bergerak Cepat! Wabup Berni Dhey Letakkan Batu Pertama TK Sta. Veronika Wolowio
Raymundus Bena Tuntaskan Penantian Puluhan Tahun! SMP Negeri Rawangkalo Resmi Berdiri, Pendidikan Kini Makin Dekat dengan Rakyat
Bukan Sekadar KKN! 254 Mahasiswa STKIP Citra Bakti Siap Mengabdi 3 Bulan di Nagekeo, Bawa Misi Ubah Perilaku Masyarakat Kelola Sampah
Longsor Sejak April, Jalan Were–Mataloko Kian Kritis: Proposal Sudah Masuk, Penanganan Belum Terlihat
Disambut Bak Pahlawan! Diaspora Ngada Maumere Kobarkan Spirit PSN Ngada U-17, Manajer: “Serang Duluan, Jangan Tunggu Lawan!”
Sikap Gibran Kemungkinan Disebut Perintah Jokowi Bukan Diatur Prabowo
Cara Cek Kena Tilang ETLE atau Tidak Tanpa ke Kantor Polisi, Bisa Dilakukan dalam Hitungan Menit
Kapolda Banten Beberkan Ancaman Baru, Pengamanan Objek Vital Kini Tak Bisa Lagi Cara Lama
Berita ini 91 kali dibaca
Hal ini tergambar dalam misi pertama yaitu sebut Berni, mendorong percepatan peningkatan daya saing ekonomi daerah yang bertumpu pada sektor pertanian, agroindustri, koperasi dan pariwisata berbasis pedesaan yang inklusif dan berwawasan lingkungan.

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:30 WIB

Pemerataan Pendidikan Bergerak Cepat! Wabup Berni Dhey Letakkan Batu Pertama TK Sta. Veronika Wolowio

Senin, 27 Juli 2026 - 20:10 WIB

Raymundus Bena Tuntaskan Penantian Puluhan Tahun! SMP Negeri Rawangkalo Resmi Berdiri, Pendidikan Kini Makin Dekat dengan Rakyat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:38 WIB

Bukan Sekadar KKN! 254 Mahasiswa STKIP Citra Bakti Siap Mengabdi 3 Bulan di Nagekeo, Bawa Misi Ubah Perilaku Masyarakat Kelola Sampah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:18 WIB

Longsor Sejak April, Jalan Were–Mataloko Kian Kritis: Proposal Sudah Masuk, Penanganan Belum Terlihat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:15 WIB

Disambut Bak Pahlawan! Diaspora Ngada Maumere Kobarkan Spirit PSN Ngada U-17, Manajer: “Serang Duluan, Jangan Tunggu Lawan!”

Berita Terbaru