HEBOH: Terbakar Api Cemburu, Suami di Lebak didatangi Damkar Mediasi Kasus KDRT

Senin, 17 Februari 2025 - 00:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi petugas Damkar Lebak saat menengahi pasangan suami istri yang cekcok di tempat umum setelah mereka menerima laporan dugaan KDRT. (Freepik)

Foto ilustrasi petugas Damkar Lebak saat menengahi pasangan suami istri yang cekcok di tempat umum setelah mereka menerima laporan dugaan KDRT. (Freepik)

METROSIAR – Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kabupaten Lebak, Banten, terlibat dalam insiden yang tidak biasa. Mereka tidak diminta untuk memadamkan api, melainkan untuk menengahi perselisihan antara pasangan suami istri yang sedang cekcok.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu malam (15/2/2025), ketika markas Damkar Lebak di Rangkasbitung kedatangan seorang wanita yang mengaku menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suaminya.

Korban mengungkapkan ia dipukul di lokasi tempat dia berjualan di depan Gedung DPRD Lebak.

Baca juga:  STKIP CBN Gelar Syukuran NATARU Bersama Mahasiswa Penerima Beasiswa

“Ibu tersebut datang ke markas, minta tolong untuk dibantu karena sudah dipukul oleh suaminya sendiri,” kata Rian, petugas Damkar Lebak yang menerima laporan tersebut saat dikonfirmasi oleh wartawan, Minggu (16/2/2025).

Petugas Damkar yang sedang bertugas saat itu menyanggupi untuk menasihati suaminya agar tidak melakukan kekerasan lagi.

Setelah suaminya dibawa ke markas Damkar, terungkap kalau perselisihan tersebut disebabkan oleh cemburu.

Baca juga:  Ganjil Genap Diberlakukan di Tol Tangerang-Merak, Pemudik Diminta Sesuaikan Jadwal

“Suaminya yang dilaporkan memukul istrinya tersebut ternyata cemburu oleh istrinya yang dekat dengan lelaki lain sehingga terjadi keributan,” jelas Rian.

Di markas Damkar, keduanya lalu dimediasi oleh petugas, yang memberikan nasihat agar tindakan kekerasan tidak terulang.

“Anggota Damkar mencoba untuk menenangkan keduanya dan suami istri tersebut diimbau agar tidak membuat keributan di tempat umum dan menyelesaikan masalahnya di rumah,” ujar Rian.***

Sumber Berita: Pemberitaan Media Siber

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah
Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan
40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!
Meter Air Buram dan Rusak Kini Bisa Diganti Gratis, Ini Caranya
Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”
Mengupas Rahasia Hidup Tenang, Komunitas RUBIK Hadirkan Kajian Bersama Ust Kiswoko Al Ghifari S.Pd

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 23:26 WIB

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah

Jumat, 24 April 2026 - 06:05 WIB

Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan

Jumat, 24 April 2026 - 00:45 WIB

40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Kamis, 23 April 2026 - 22:44 WIB

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 April 2026 - 22:01 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!

Berita Terbaru

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada Yohanes Ghae (tengah) didampingi jajaran perangkat daerah saat memberikan keterangan usai apel gabungan terkait penertiban aset dan kepatuhan pajak kendaraan dinas di halaman Kantor Bupati Ngada.

Nusantara

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 Apr 2026 - 22:44 WIB