Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei: Sejarah dan Tokoh-tokoh Inspiratif

Selasa, 20 Mei 2025 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari Kebangkitan Nasional diperingati setiap tanggal 20 Mei. (freepik.com)

Hari Kebangkitan Nasional diperingati setiap tanggal 20 Mei. (freepik.com)

Metrosiar – Setiap 20 Mei, Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) sebagai momentum bangkitnya semangat persatuan melawan penjajahan. Peringatan ini berawal dari berdirinya Budi Utomo (1908), organisasi modern pertama yang digagas pelajar STOVIA.

Di balik gerakan besar ini, terdapat tokoh-tokoh inspiratif yang menjadi penggerak perubahan. Siapa saja mereka? Berikut 7 pahlawan Kebangkitan Nasional yang wajib dikenang:

1. Dr. Wahidin Soedirohusodo – Pelopor Pendidikan untuk Rakyat

Asal Yogyakarta, Dr. Wahidin prihatin melihat anak muda cerdas tak bisa sekolah karena kemiskinan. Ia berkeliling Pulau Jawa menggalang dana beasiswa, menjadi inspirasi berdirinya Budi Utomo.

2. Dr. Soetomo – Pendiri Budi Utomo & Aktivis Politik

Baca juga:  Hari Kebangkitan Nasional 2025: Asta Cita sebagai Arah Strategis Menuju Indonesia Kuat dan Berkeadilan

Selain dokter, Dr. Soetomo aktif di Indonesische Studies Club (ISC) dan mendirikan Partai Indonesia Raya (Parindra, 1935). Ia memperjuangkan kemajuan bangsa lewat pendidikan dan politik.

3. Ernest Douwes Dekker – Jurnalis Pejuang Kemerdekaan

Meski berdarah Indo-Eropa, Douwes Dekker tegas mendukung Indonesia. Lewat tulisan kritis di koran, ia menentang penjajahan Belanda hingga diasingkan.

4. Dr. Cipto Mangunkusumo – Dokter Rakyat yang Vokal

Anggota Indische Partij ini dikenal sebagai “Dokter Rakyat” karena gigih membela kaum tertindas. Ia tak gentar meski terus ditekan pemerintah kolonial.

Baca juga:  Kemiri Kehilangan Sosok Membanggakan, Selamat Bertugas di Tempat Baru Pak Camat Hendarto

5. Ki Hajar Dewantara – Bapak Pendidikan Indonesia

Pendiri Taman Siswa ini memperjuangkan pendidikan inklusif. Semboyannya, “Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani”, masih dipakai hingga kini.

6. HOS Tjokroaminoto – Pemimpin Kharismatik Sarekat Islam

Guru dari Soekarno, Musso, dan Kartosuwiryo ini membangun kesadaran rakyat lewat ekonomi dan politik. Sarekat Islam di bawah kepemimpinannya menjadi organisasi massa terbesar.

Mengapa Hari Kebangkitan Nasional Penting?

Harkitnas 20 Mei mengingatkan kita pada perjuangan para tokoh yang mempersatukan bangsa melalui organisasi, pendidikan, dan politik. Semangat mereka harus terus hidup dalam membangun Indonesia maju.(*)

Editor : Konrad

Sumber Berita: Media Siber

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan
40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!
Meter Air Buram dan Rusak Kini Bisa Diganti Gratis, Ini Caranya
Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”
Mengupas Rahasia Hidup Tenang, Komunitas RUBIK Hadirkan Kajian Bersama Ust Kiswoko Al Ghifari S.Pd
Situ Warung Rebo: Ramai Pengunjung, Warga Raup Peluang Usaha
Setiap 20 Mei, Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang berawal dari berdirinya organisasi Budi Utomo (1908). Artikel ini mengupas 7 tokoh kunci di balik gerakan kebangkitan bangsa, seperti Dr. Wahidin Soedirohusodo (penggagas beasiswa pribumi), Dr. Soetomo (pendiri Budi Utomo), Ki Hajar Dewantara (Bapak Pendidikan), dan HOS Tjokroaminoto (pemimpin Sarekat Islam). Temukan juga peran Ernest Douwes Dekker (jurnalis pejuang) dan Dr. Cipto Mangunkusumo (dokter pemberani) dalam melawan penjajahan. Simak sejarah lengkapnya & bagaimana semangat persatuan mereka menginspirasi Indonesia hingga kini! #Harkitnas #SejarahIndonesia

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 06:05 WIB

Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan

Jumat, 24 April 2026 - 00:45 WIB

40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Kamis, 23 April 2026 - 22:44 WIB

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 April 2026 - 22:01 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!

Selasa, 21 April 2026 - 21:51 WIB

Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”

Berita Terbaru

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada Yohanes Ghae (tengah) didampingi jajaran perangkat daerah saat memberikan keterangan usai apel gabungan terkait penertiban aset dan kepatuhan pajak kendaraan dinas di halaman Kantor Bupati Ngada.

Nusantara

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 Apr 2026 - 22:44 WIB

“Jusuf Hamka (kanan) berbincang dengan Hary Tanoesoedibjo (kiri) dalam suasana persidangan, terkait putusan gugatan perdata yang berujung kewajiban ganti rugi sebesar Rp 531 miliar.”

Hukum

Gugatan Jusuf Hamka Dikabulkan, MNC Kena Rp531 Miliar!

Kamis, 23 Apr 2026 - 14:50 WIB