Ditpolairud Polda NTT Gelar Gerakan Pangan Murah, 2 Ton Beras Ludes Terjual di Desa Bolok, Kupang Barat

Rabu, 13 Agustus 2025 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ditpolairud Polda NTT gelar Gerakan Pangan Murah di Desa Bolok, Kupang Barat. Sebanyak 2 ton beras berkualitas habis terjual kepada 162 warga dengan harga terjangkau. (DOK. Tribratanewsntt)

Ditpolairud Polda NTT gelar Gerakan Pangan Murah di Desa Bolok, Kupang Barat. Sebanyak 2 ton beras berkualitas habis terjual kepada 162 warga dengan harga terjangkau. (DOK. Tribratanewsntt)

Metrosiar – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menjual beras berkualitas kepada masyarakat dengan harga terjangkau.

Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (12/8/25) di Simpang Mangga Tiga, RT 07/RW 04, Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.

Acara dipimpin langsung oleh Dirpolairud Polda NTT, Kombes Pol Irwan Deffi Nasution, S.I.K., M.H. bersama seluruh personel Ditpolairud yang ikut membantu penyaluran beras kepada warga.

Baca juga:  Penandatanganan MOU 1 Juta Rumah dari Qatar.

Sebanyak 2.000 kilogram beras yang disediakan ludes terjual kepada 162 orang pembeli hanya dalam waktu singkat.

Bentuk Kepedulian Polri untuk Warga

Kombes Pol Irwan Deffi Nasution mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam meringankan beban masyarakat, khususnya di tengah fluktuasi harga bahan pokok.

“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan hanya di bidang keamanan, tetapi juga dalam mendukung kesejahteraan,” ujarnya.

Baca juga:  Kapolsek Pasar Kemis Turun ke Masjid Jami, Ada Pesan Penting untuk Warga?

Antusias Warga Desa Bolok

Ditpolairud Polda NTT gelar Gerakan Pangan Murah di Desa Bolok, Kupang Barat. Sebanyak 2 ton beras berkualitas habis terjual kepada 162 warga dengan harga terjangkau.
Ditpolairud Polda NTT gelar Gerakan Pangan Murah di Desa Bolok, Kupang Barat. Sebanyak 2 ton beras berkualitas habis terjual kepada 162 warga dengan harga terjangkau. (DOK. Tribratanewsntt)

Masyarakat Desa Bolok menyambut gembira program ini. Dengan harga yang lebih murah dibanding pasaran, warga merasa sangat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah Polri ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga pangan di NTT, sekaligus mempererat hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat.*

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Tribrata News NTT

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan
40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!
Meter Air Buram dan Rusak Kini Bisa Diganti Gratis, Ini Caranya
Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”
Mengupas Rahasia Hidup Tenang, Komunitas RUBIK Hadirkan Kajian Bersama Ust Kiswoko Al Ghifari S.Pd
Situ Warung Rebo: Ramai Pengunjung, Warga Raup Peluang Usaha
Ditpolairud Polda NTT gelar Gerakan Pangan Murah di Desa Bolok, Kupang Barat. Sebanyak 2 ton beras berkualitas habis terjual kepada 162 warga dengan harga terjangkau.

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 06:05 WIB

Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan

Jumat, 24 April 2026 - 00:45 WIB

40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Kamis, 23 April 2026 - 22:44 WIB

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 April 2026 - 22:01 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!

Selasa, 21 April 2026 - 21:51 WIB

Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”

Berita Terbaru

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada Yohanes Ghae (tengah) didampingi jajaran perangkat daerah saat memberikan keterangan usai apel gabungan terkait penertiban aset dan kepatuhan pajak kendaraan dinas di halaman Kantor Bupati Ngada.

Nusantara

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 Apr 2026 - 22:44 WIB

“Jusuf Hamka (kanan) berbincang dengan Hary Tanoesoedibjo (kiri) dalam suasana persidangan, terkait putusan gugatan perdata yang berujung kewajiban ganti rugi sebesar Rp 531 miliar.”

Hukum

Gugatan Jusuf Hamka Dikabulkan, MNC Kena Rp531 Miliar!

Kamis, 23 Apr 2026 - 14:50 WIB