Candi Borobudur Jadi Sorotan Publik karena Pemasangan Stairlift Sambut Kunjungan Presiden Macron, Istana Klarifikasi

Avatar photo

Selasa, 27 Mei 2025 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Candi Borobudur yang ada di Magelang, Jawa Tengah. (Instagram/borobudurpark)

Potret Candi Borobudur yang ada di Magelang, Jawa Tengah. (Instagram/borobudurpark)

Metrosiar – Belakangan ini, Candi Borobudur kembali mencuri perhatian publik dan ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.

Hal ini terjadi setelah beredar kabar bahwa situs warisan budaya yang berlokasi di Magelang, Jawa Tengah, tengah dipersiapkan untuk kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Salah satu persiapan yang mencuri perhatian adalah pemasangan stairlift atau alat bantu naik tangga di area candi.

Kabar ini menuai reaksi beragam dari warganet, termasuk kekhawatiran akan potensi kerusakan pada struktur bangunan bersejarah tersebut.

Penjelasan Istana Soal Keamanan Bangunan Candi Borobudur

Menanggapi kekhawatiran publik, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO), Hasan Nasbi, memberikan klarifikasi bahwa pemasangan stairlift dilakukan tanpa mengganggu keutuhan Candi Borobudur.

Baca juga:  Satgas Pangan Beberkan Alasan Stok Beras Premium Menipis di Ritel, Ungkap Faktor ini

Ia menegaskan, “Banyak yang kemudian menduga apakah ini merusak cagar budaya atau tidak, teman-teman, itu semua dibangun dengan pengawasan dari Kementerian Kebudayaan,” ujarnya saat memberikan keterangan di Kantor PCO, Jakarta Pusat, Senin (26/5/25).

Hasan menambahkan bahwa instalasi alat tersebut dirancang agar mudah dibongkar usai kunjungan kedua kepala negara selesai dilaksanakan.

“Tidak ada paku, tidak ada bor, jadi hanya ditaruh, didudukkan saja, jadi nanti kalau udah selesai itu bisa dibongkar dengan mudah,” imbuhnya.

Akses Khusus untuk Presiden Macron

Hasan Nasbi juga menjelaskan pemasangan stairlift ini merupakan langkah untuk memfasilitasi kunjungan Presiden Macron agar dapat menikmati keindahan Candi Borobudur secara menyeluruh.

“Ini lebih kepada kita mempersiapkan fasilitas yang memudahkan kunjungan Presiden Macron agar bisa menikmati keindahan dan kemegahan Borobudur secara keseluruhan, gitu,” tambahnya.

Baca juga:  PBNU Imbau Umat Islam Jaga Persatuan di Tengah Polemik Fuad Plered dan Guru Tua

Upaya ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan sekaligus menjamin kenyamanan tamu negara selama berada di Indonesia.

Pemerintah memastikan bahwa semua tindakan dilakukan dengan tetap memprioritaskan perlindungan terhadap situs bersejarah.

Rekayasa Lalu Lintas Dukung Kunjungan Kenegaraan

Selain di Candi Borobudur, pemerintah juga mulai melakukan rekayasa lalu lintas di beberapa ruas jalan protokol ibu kota sejak Selasa (27/5/25) hingga Kamis (29/5/25).

Langkah ini bertujuan untuk memperlancar mobilitas dalam rangkaian kegiatan kunjungan Presiden Emmanuel Macron.

Jalan-jalan yang terdampak penataan lalu lintas meliputi Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Gatot Subroto, Jalan Asia Afrika, dan Jalan Gerbang Pemuda.(*)

Editor : Wodo Ndaya Coya

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gema Shalawat Hari Bhayangkara ke-80 Mengangkasa, 7.000 Jemaah Padati Lapangan Lugjag Banyuwangi
RB–BDN All Out Dukung PSN Ngada! Pemkab Siapkan Langkah Strategis Antar Laskar Ngada Tembus Liga 3 Nasional
Pangdam Jaya Resmikan Jembatan Garuda Penghubung Warga Patrasana
Di Kampus STIPER Flores Bajawa, Nicolaus Noywuli: Badan Usaha Berlegalitas Jadi Kunci Lompatan Ekonomi Ngada
Berni Dhey Tegaskan Legalitas Jadi Senjata UMKM dan Investasi, Ngada Perkuat Fondasi Ekonomi Berdaya Saing
Potensi Ngada Siap Mendunia, Kemenkum NTT Genjot Legalitas Usaha demi Dongkrak Investasi dan Ekonomi Daerah
AHP Tantang Mahasiswa STIPER Jadi Bos Muda! Urus Badan Usaha Kini Makin Mudah, Legalitas Bukan Lagi Hambatan
Menggema di Kabupaten Tangerang Gelombang Dukungan Terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Berita ini 23 kali dibaca
Candi Borobudur di Magelang ramai dibicarakan setelah pemasangan stairlift untuk kunjungan Presiden Prabowo dan Presiden Macron. Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, memastikan instalasi ini aman dan tidak merusak cagar budaya karena diawasi langsung oleh Kementerian Kebudayaan. Stairlift dipasang tanpa paku atau bor, sehingga bisa dilepas dengan mudah setelah kunjungan selesai. Pemerintah juga melakukan rekayasa lalu lintas di jalan protokol Jakarta untuk mendukung kelancaran acara kenegaraan ini. Penyesuaian ini dilakukan agar protokol kenegaraan dapat berlangsung dengan lancar dan aman bagi semua pihak.

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:08 WIB

Gema Shalawat Hari Bhayangkara ke-80 Mengangkasa, 7.000 Jemaah Padati Lapangan Lugjag Banyuwangi

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:18 WIB

RB–BDN All Out Dukung PSN Ngada! Pemkab Siapkan Langkah Strategis Antar Laskar Ngada Tembus Liga 3 Nasional

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:36 WIB

Pangdam Jaya Resmikan Jembatan Garuda Penghubung Warga Patrasana

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:23 WIB

Di Kampus STIPER Flores Bajawa, Nicolaus Noywuli: Badan Usaha Berlegalitas Jadi Kunci Lompatan Ekonomi Ngada

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:49 WIB

Berni Dhey Tegaskan Legalitas Jadi Senjata UMKM dan Investasi, Ngada Perkuat Fondasi Ekonomi Berdaya Saing

Berita Terbaru

Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi, S.IP. M.Si.

TNI POLRI

Pangdam Jaya Resmikan Jembatan Garuda Penghubung Warga Patrasana

Selasa, 30 Jun 2026 - 21:36 WIB