Terbongkar! Bos Sritex Ditangkap Tengah Malam Terkait Skandal Kredit Rp3,6 Triliun

Avatar photo

Jumat, 23 Mei 2025 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejagung menangkap Iwan Lukminto, bos PT Sritex terkait korupsi penyaluran kredit bank. (Instagram/halo.sritex)

Kejagung menangkap Iwan Lukminto, bos PT Sritex terkait korupsi penyaluran kredit bank. (Instagram/halo.sritex)

Metrosiar – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menangkap Komisaris Utama PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), Iwan Setiawan Lukminto, pada Selasa malam (20/5/25), di kediamannya yang berlokasi di Solo, Jawa Tengah.

Iwan ditangkap atas dugaan keterlibatan dalam tindak pidana korupsi terkait pemberian kredit bank kepada PT Sritex. Penangkapan dilakukan oleh penyidik dari jajaran Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

“Penyidik pada jajaran Jampidsus kemarin pada hari Selasa sekira pukul 24.00 WIB, pada malam hari telah melakukan pengamanan terhadap seseorang yang berinisial IS,” ungkap Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar, di Jakarta, Rabu (21/5/2025).

Baca juga:  PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Dukung Program Pembinaan Kemandirian Masyarakat ‎Di Lapas Kota Tangerang

Sejak Rabu pagi, Iwan telah berada di Kejaksaan Agung untuk menjalani pemeriksaan intensif sebagai saksi.

“Yang bersangkutan tadi pagi sudah sampai di Kejaksaan Agung setelah diterbangkan dari tepatnya diamankan di Jalan Enggano nomor 3 di Solo, hari ini yang bersangkutan sedang dilakukan pemeriksaan dalam status sebagai saksi secara intensif oleh penyidik,” jelas Harli.

Harli juga menyebutkan tim penyidik masih memerlukan waktu untuk menggali lebih lanjut mengenai status hukum Iwan. Ia menambahkan, Iwan terlibat dalam kasus pencairan kredit dari sejumlah bank swasta untuk PT Sritex.

“Nilainya hampir sekitar Rp3,6 T ya itu dari beberapa bank, tapi informasinya bahwa yang bersangkutan menerima pencairan kredit dari bank-bank swasta, tapi yang kita tangani ada 4 bank,” imbuhnya.

Baca juga:  Lebih dari Sekadar Penegak Hukum: Potret Kapolsek Mauk Kawal Pencarian Korban di Lontar

PT Sritex sendiri telah dinyatakan pailit sejak (21/10/24) dan resmi menghentikan operasional pada (1/3/25).

Sebelumnya, pada Januari 2025, tim kurator mengumumkan total utang perusahaan mencapai Rp29,8 triliun yang terdiri dari 1.654 kreditur, termasuk utang ke bank milik negara senilai Rp4,2 triliun.

Kasus ini juga sempat diselidiki oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri atas dugaan penyelewengan dalam penyaluran kredit, yang disebut telah merugikan sejumlah pihak hingga Rp19,9 triliun.(*)

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Setahun Lancar, Ujungnya Rp1,9 Miliar Raib? Korban Investasi Laporkan URN ke Polda Banten
Forbisda HIPMI Banten: Raka Aditya Sebut Pengusaha Muda Kini Jadi “Game Changer” di Tengah Ketidakpastian Global
Tegang! Prajurit Kodim 0510 Jalani Tes Penentu Kenaikan Pangkat
Kapolda Banten Buka Suara: “Kami Tidak Anti Kritik”
Polsek Pasar Kemis Datangi Rumah Duka Ibu Ani, Warga Tersentuh Kepedulian Polisi
TNI Bedah Rumah Warga Miskin di Kresek, Hasilnya Bikin Takjub
Jembatan Gantung vs Jembatan Rangka, Dua Akses Penghubung Warga Papi–Garutu di Enrekang
37 Ribu Obat Keras Ilegal Digerebek di Tangerang, Dua Bandar Diciduk
Berita ini 11 kali dibaca
Kejagung menangkap Komisaris Utama Sritex, Iwan Lukminto, di Solo atas dugaan korupsi terkait pencairan kredit bank senilai Rp3,6 triliun. Penangkapan dilakukan setelah Sritex dinyatakan pailit dan merugikan banyak pihak. Iwan kini diperiksa intensif sebagai saksi oleh penyidik Kejaksaan Agung di Jakarta.

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:15 WIB

Setahun Lancar, Ujungnya Rp1,9 Miliar Raib? Korban Investasi Laporkan URN ke Polda Banten

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:33 WIB

Forbisda HIPMI Banten: Raka Aditya Sebut Pengusaha Muda Kini Jadi “Game Changer” di Tengah Ketidakpastian Global

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:30 WIB

Tegang! Prajurit Kodim 0510 Jalani Tes Penentu Kenaikan Pangkat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:17 WIB

Kapolda Banten Buka Suara: “Kami Tidak Anti Kritik”

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:05 WIB

TNI Bedah Rumah Warga Miskin di Kresek, Hasilnya Bikin Takjub

Berita Terbaru

Wisatawan menikmati kopi hangat dan kuliner lokal dengan latar panorama pegunungan hijau di Enrekang, Sulawesi Selatan.

Wisata

Kode Alam di Balik Bukit Hijau Enrekang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:32 WIB

Kapolda Banten, Irjen Pol. Hengki (tengah), berfoto bersama perwakilan HMI usai audiensi di ruang kerja Kapolda Banten, Jumat (8/5/2026).

TNI POLRI

Kapolda Banten Buka Suara: “Kami Tidak Anti Kritik”

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:17 WIB