Vaksin Herpes Zoster Berpotensi Kurangi Risiko Demensia, Studi Stanford Medicine Ungkap Fakta Baru

Avatar photo

Minggu, 13 April 2025 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manfaat Baru Vaksin Herpes Zoster disebut bisa Turunkan Risiko Demensia, Efek Terlihat Lebih Besar pada Wanita. (Ilustrasi/Freepik.com)

Manfaat Baru Vaksin Herpes Zoster disebut bisa Turunkan Risiko Demensia, Efek Terlihat Lebih Besar pada Wanita. (Ilustrasi/Freepik.com)

 

Metrosiar – Jumlah kasus demensia dan Alzheimer terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun, mendorong dunia medis untuk mencari solusi pencegahan yang lebih efektif.

Sebuah penelitian terbaru dari tim peneliti di Stanford Medicine, Amerika Serikat, menemukan bahwa vaksin herpes zoster yang selama ini dikenal untuk mencegah ruam akibat infeksi virus varicella-zoster atau cacar ular juga memiliki potensi untuk menurunkan risiko demensia.

Mengutip laporan dari Medical Daily pada Senin (7 April 2025), studi tersebut menunjukkan bahwa individu dewasa yang menerima vaksin herpes zoster memiliki kemungkinan 20 persen lebih rendah untuk mengalami demensia dalam periode tujuh tahun setelah vaksinasi.

Sebelumnya, sejumlah penelitian telah menyebutkan adanya kaitan antara vaksinasi herpes zoster dan penurunan risiko gangguan kognitif.

Baca juga:  Strategi Unik Neon Membawa ‘Anora’ Meraih Kemenangan Oscar Kedua dalam Lima Tahun

Tetapi masih ada kekhawatiran bahwa temuan tersebut mungkin dipengaruhi oleh faktor gaya hidup, mengingat orang yang memilih untuk divaksinasi umumnya lebih sadar akan kesehatan, termasuk dalam hal pola makan dan aktivitas fisik.

Untuk meminimalkan bias tersebut, para peneliti menggunakan data dari kebijakan vaksinasi berbasis usia yang diterapkan di Wales pada tahun 2013.

Saat itu, vaksin hanya diberikan kepada warga yang genap berusia 79 tahun pada 1 September, sedangkan mereka yang sudah berusia 80 tahun sebelum tanggal tersebut tidak memenuhi syarat.

Kedua kelompok ini memiliki karakteristik yang sangat mirip, baik dari segi kesehatan, pendidikan, maupun akses layanan medis, sehingga memungkinkan analisis yang lebih objektif terhadap dampak vaksin.

Baca juga:  Kelurahan Pakuhaji Dukung Program Bupati Tangerang "Clean Up Day 2025"

“Yang membuat studi ini luar biasa adalah karena secara alami terbentuk seperti uji coba terkontrol secara acak, dengan kelompok yang memenuhi syarat vaksinasi dan kelompok yang tidak,” jelas Dr. Pascal Geldsetzer, salah satu peneliti, dikutip dari ANTARA.

Hasilnya, efek perlindungan vaksin terhadap demensia tampak lebih kuat pada perempuan.

Para ilmuwan menduga hal ini berkaitan dengan perbedaan sistem kekebalan tubuh antara pria dan wanita, serta bagaimana demensia berkembang pada masing-masing gender.

“Ini adalah kali pertama kami bisa menyatakan dengan lebih yakin bahwa vaksin herpes zoster benar-benar berkontribusi pada penurunan risiko demensia. Jika hubungan ini memang bersifat kausal, maka ini adalah penemuan yang sangat signifikan,” tambah Dr. Geldsetzer.(*)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: Medical Daily

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Apresiasi Ibu Lulus ASI Eksklusif, Dinkes Kab. Tangerang Gelar Wisuda ASI 2026 demi Cegah Stunting
Bangun Industri Kosmetik Berkualitas, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Utamakan Kepercayaan dan Inovasi
Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis
Rumah Zakat Tangerang Salurkan 100 Paket Makan Fidyah dan Buka Layanan Kesehatan di Khitanan Massal PKK RW 05 Kutabaru
Pelayanan Puskesmas Kutabumi Diapresiasi Warga.
Nanik S. Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan Calon Penggantinya: “Adik Saya”
Sungguh Malang Trump Disoraki Saat Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026 ke Spanyol
Piala Dunia 2026 Jelang Perancis vs Inggris Perebutan Tempat ke 3
Berita ini 13 kali dibaca
Studi terbaru ungkap Vaksin herpes zoster turunkan risiko demensia hingga 20% dalam 7 tahun, efek perlindungan lebih kuat pada perempuan.

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:56 WIB

Apresiasi Ibu Lulus ASI Eksklusif, Dinkes Kab. Tangerang Gelar Wisuda ASI 2026 demi Cegah Stunting

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Bangun Industri Kosmetik Berkualitas, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Utamakan Kepercayaan dan Inovasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Rumah Zakat Tangerang Salurkan 100 Paket Makan Fidyah dan Buka Layanan Kesehatan di Khitanan Massal PKK RW 05 Kutabaru

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:30 WIB

Pelayanan Puskesmas Kutabumi Diapresiasi Warga.

Berita Terbaru

TNI POLRI

Tiga Jenderal Bertemu, Ada Agenda Penting untuk Jakarta

Sabtu, 8 Agu 2026 - 08:51 WIB