Layanan Daerah Kerja Madinah untuk Jemaah Calon Haji Indonesia Gelombang I Selesai

Avatar photo

Selasa, 27 Mei 2025 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi jemaah haji di Makkah – distribusi kartu Nusuk telah mencapai 95 persen. (Unsplash/Haidan)

Foto ilustrasi jemaah haji di Makkah – distribusi kartu Nusuk telah mencapai 95 persen. (Unsplash/Haidan)

Metrosiar – Layanan Daerah Kerja (Daker) Madinah bagi jemaah calon haji Indonesia yang diberangkatkan ke Makkah dari Madinah gelombang I telah resmi selesai pada (25/5/25).

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 185.075 jemaah calon haji asal Indonesia telah tiba di Tanah Suci untuk melanjutkan rangkaian ibadah haji mereka.

Dari total jemaah tersebut, pemerintah Indonesia mengeklaim 95 persen jemaah sudah menerima kartu Nusuk.

Kartu Nusuk ini sangat penting karena berisi identitas lengkap jemaah, termasuk informasi lokasi hotel tempat mereka menginap selama di Makkah.

Selain itu, kartu ini memberikan kemudahan akses ke berbagai lokasi ibadah haji serta jaminan pelayanan dari Syarikah.

Baca juga:  Dukung Program Ekoteologi, Kemenag Pekanbaru Luncurkan Gerakan 1 Juta Pohon Matoa

Konsul Haji pada KJRI Jeddah, Nasrullah Jasam, menjelaskan, “Catatan dari Arab Saudi, ada 176.437 dari 185.075 jemaah haji Indonesia yang sudah tiba di Tanah Suci, baik reguler maupun khusus, sudah menerima kartu Nusuk,” dikutip dari laman resmi pemerintah pada Selasa (27/5/25).

Menurut Nasrullah, distribusi kartu Nusuk menunjukkan perkembangan yang positif.

“Dibanding satu hari yang lalu, secara prosentase, ada kenaikan 1 persen dari rata-rata sebanyak 94 persen menjadi 95 persen jemaah haji calon Indonesia di Tanah Suci yang sudah menerima kartu Nusuk,” tambahnya.

Baca juga:  Trump Tangguhkan Tarif Timbal Balik 90 Hari, Naikkan Tarif Impor China Jadi 125%

Pemerintah terus mendorong agar jemaah yang baru tiba di Arab Saudi dapat segera mendapatkan kartu ini.

Nasrullah menegaskan, “Sisa 5 persen dimungkinkan jemaah yang baru tiba, kita dorong agar mereka bisa segera mendapatkan kartu Nusuk.”

Saat ini, seluruh pelayanan haji dari pemerintah Indonesia telah terpusat di Makkah.

Para jemaah yang sudah tiba sedang mempersiapkan diri untuk menjalankan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Sementara itu, kedatangan jemaah calon haji Indonesia masih berlangsung dan diperkirakan akan terus berlangsung hingga (31/5/25).(*)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?
MDIS Tegaskan Gibran Lulusan Singapura, Tapi Putusan MK Bikin Polemik Makin Panas
Hari Hak untuk Tahu: Perjalanan Panjang Menuju Keterbukaan Informasi
Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, WNI Diminta Waspada
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
Markas Baru Ronaldinho di Italia: Stadio Bruno Benelli Siap Jadi Panggung Comeback R10
Ronaldinho Comeback di Usia 46 Tahun, Bidik Gol ke-300 Bersama Ravenna FC
Sungguh Malang Trump Disoraki Saat Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026 ke Spanyol
Berita ini 20 kali dibaca
Layanan Daker Madinah bagi jemaah haji Indonesia gelombang I resmi berakhir pada 25 Mei 2025. Sebanyak 185.075 jemaah telah tiba di Makkah, dengan 95 persen di antaranya sudah menerima kartu Nusuk yang penting untuk akses lokasi ibadah dan layanan haji. Distribusi kartu terus ditingkatkan bagi jemaah yang baru tiba. Pelayanan kini terpusat di Makkah, jelang puncak ibadah di Armuzna.

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

MDIS Tegaskan Gibran Lulusan Singapura, Tapi Putusan MK Bikin Polemik Makin Panas

Senin, 28 September 2026 - 09:59 WIB

Hari Hak untuk Tahu: Perjalanan Panjang Menuju Keterbukaan Informasi

Selasa, 22 September 2026 - 10:32 WIB

Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, WNI Diminta Waspada

Minggu, 6 September 2026 - 15:21 WIB

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan

Senin, 26 Okt 2026 - 11:31 WIB

Pemerintahan

Mantan Panglima TNI Widodo AS Dimakamkan, Sejumlah Tokoh Hadir

Senin, 26 Okt 2026 - 11:16 WIB

Hukum & Kriminal

BYD Tabrak Beruntun, Ojol Terlindas di Panglima Polim

Senin, 26 Okt 2026 - 11:01 WIB

Hukum & Kriminal

54 Ton Batu Hitam Diduga Disamarkan sebagai Kemiri, 5 Orang Ditangkap

Sabtu, 24 Okt 2026 - 18:28 WIB