Bisa Terpisah Saat Haji 2025? Ini Solusi bagi Pasangan Suami Istri dan Keluarga

Avatar photo

Rabu, 28 Mei 2025 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi foto ibadah Haji - Kemenag tengah berusaha menyatukan pasangan jemaah calon haji yang terpisah. (Unsplash/Ömer F. Arslan)

Ilustrasi foto ibadah Haji - Kemenag tengah berusaha menyatukan pasangan jemaah calon haji yang terpisah. (Unsplash/Ömer F. Arslan)

Metrosiar – Salah satu isu yang menjadi sorotan dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025 adalah kemungkinan pasangan jemaah calon haji mengalami pemisahan selama di Tanah Suci.

Kasus ini melibatkan pasangan suami istri, lansia dan pendampingnya, serta anak dan orang tua yang berangkat bersama.

Permasalahan ini muncul karena pada musim haji 2025, Indonesia mulai menggunakan delapan Syarikah (perusahaan penyedia layanan haji) berbeda untuk melayani para jemaah.

Akibatnya, satu kelompok terbang (kloter) dapat dilayani oleh Syarikah yang berbeda, sehingga pasangan atau keluarga dalam satu rombongan bisa terpisah.

Guna mengatasi kondisi tersebut, pemerintah tengah mengupayakan solusi agar para pasangan yang terpisah dapat dipertemukan kembali, terutama menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Baca juga:  Kapal Induk Raksasa Terbesar di Dunia Akan Dimiliki Militer China

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi secara aktif melakukan koordinasi dengan sektor-sektor jemaah di Makkah untuk memfasilitasi proses penggabungan pasangan yang terpisah antar-Syarikah.

Harapannya, selama di Armuzna, pasangan jemaah yang terpisah bisa menempati tenda yang berdekatan, berada dalam satu maktab, atau setidaknya berada dalam area yang tidak terlalu berjauhan.

“Misalkan untuk suami istri, mereka bisa digabung kembali, tapi di tenda yang terpisah karena tenda perempuan dan laki-laki dipisah, seperti di hotel kan juga begitu,” ujar Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama RI, Hilman Latief di Makkah, dikutip dari laman resminya pada Rabu (28/5/2025).

Baca juga:  Syarikah Perketat Pengawasan Jemaah Haji Indonesia 2025, Ini Penyebabnya Menurut Kemenag

“Jemaah terpisah ini bisa bergabung kembali ketika Armuzna dalam artian berkegiatan bersama ketika di luar tenda,” imbuhnya.

Ia juga menjelaskan suami istri bisa keluar tenda bersama ketika cuaca mendukung atau saat hendak melakukan ritual lempar jumrah, mereka bisa berangkat bersamaan.

Upaya penggabungan ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi para jemaah, terutama yang sudah lanjut usia atau memerlukan pendampingan intensif selama menjalani rangkaian ibadah haji.(*)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sungguh Malang Trump Disoraki Saat Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026 ke Spanyol
Piala Dunia 2026 Jelang Perancis vs Inggris Perebutan Tempat ke 3
Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Ada 10 Fakta Menarik
Semi Final Piala Dunia 2026, Perancis Nilai Paling Tinggi, Argentina Paling Subur, Spanyol Paling Minim Kebobolan dan Inggris Dengan Supporter Yang Sangat Berisik.
Israel Ditantang Turki, Segini Teknologi Perangnya
Hamas Resmi Bubar ! Setelah 19 Tahun Kuasai Gaza
Kunjungan PM. Modi, India Akan Pasok Rudal BrahMos ke Indonesia
Piala Dunia 16 Besar, Mostaza Ziko, Wasit Telah Merampas Kemenangan Mesir
Berita ini 33 kali dibaca
Haji 2025 Pasangan jemaah bisa terpisah karena beda Syarikah Pemerintah upayakan penggabungan jelang puncak ibadah di Armuzna

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:35 WIB

Sungguh Malang Trump Disoraki Saat Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026 ke Spanyol

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:25 WIB

Piala Dunia 2026 Jelang Perancis vs Inggris Perebutan Tempat ke 3

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:29 WIB

Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Ada 10 Fakta Menarik

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:54 WIB

Semi Final Piala Dunia 2026, Perancis Nilai Paling Tinggi, Argentina Paling Subur, Spanyol Paling Minim Kebobolan dan Inggris Dengan Supporter Yang Sangat Berisik.

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:47 WIB

Israel Ditantang Turki, Segini Teknologi Perangnya

Berita Terbaru

TNI POLRI

Tiga Jenderal Bertemu, Ada Agenda Penting untuk Jakarta

Sabtu, 8 Agu 2026 - 08:51 WIB