Aktivis Konservatif AS Charlie Kirk Tewas Ditembak saat Debat Publik di Utah Valley University

Avatar photo

Kamis, 11 September 2025 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis konservatif AS Charlie Kirk tewas ditembak di Utah saat debat publik, Trump hingga pejabat Rusia beri tanggapan keras. (Tangkapan layar video Global News)

Aktivis konservatif AS Charlie Kirk tewas ditembak di Utah saat debat publik, Trump hingga pejabat Rusia beri tanggapan keras. (Tangkapan layar video Global News)

Metrosiar – Aktivis konservatif Amerika Serikat, Charlie Kirk, meninggal dunia usai ditembak di bagian leher ketika menghadiri acara debat publik bertajuk “Prove Me Wrong” di Utah Valley University, Rabu (10/9/25) waktu setempat.

Insiden ini mengejutkan publik AS hingga memicu reaksi keras dari Presiden Donald Trump.

Kirk (31), yang juga menjabat sebagai direktur eksekutif organisasi nirlaba Turning Point USA, sempat dievakuasi dari lokasi oleh pihak keamanan sebelum akhirnya dinyatakan meninggal.

Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump meminta rakyat Amerika mendoakan Kirk.

Baca juga:  Sri Mulyani ungkap Kebijakan Ekonomi Presiden Trump Sebabkan 'War Game' Ekonomi Global, Indonesia?

“Kita semua harus berdoa untuk Charlie Kirk… Tuhan memberkati dia,” tulisnya.

Saksi mata menyebut tembakan dilepaskan dari atap sebuah gedung sekitar 200 yard dari lokasi acara, sekitar 20 menit setelah debat dimulai.

Polisi segera menangkap seorang tersangka di Orem, Utah, dan universitas setempat menutup kampus untuk sisa hari itu.

Gubernur Utah, Spencer Cox, menegaskan bahwa penembakan ini merupakan “pembunuhan politik”. Ia bahkan mengingatkan bahwa negara bagian Utah masih menerapkan hukuman mati.

Charlie Kirk dikenal luas sebagai pendiri Turning Point USA pada 2012. Organisasi tersebut berfokus pada gerakan mahasiswa yang mendorong nilai pasar bebas dan pemerintahan terbatas.

Baca juga:  Demo “No Kings” Guncang AS, Trump Balas dengan Video AI

Selama kiprahnya, Kirk aktif mengadakan debat dengan kalangan liberal, vokal mendukung Donald Trump di pemilu 2016 dan 2024, serta menjadi pengkritik kebijakan “woke” dan dukungan AS terhadap Ukraina.

Penasihat presiden Rusia, Kirill Dmitriev, melalui Telegram juga menanggapi insiden ini.

Ia menyebut serangan terhadap Kirk mencerminkan dalamnya polarisasi politik di AS, sekaligus memuji sikap Kirk yang mendorong dialog dengan Moskow.*

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Geger Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih, Ini Sosok Cole Tomas Allen, Sang Guru Terbaik yang Menjadi Pelaku
Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu
Awas! Share Video Serangan di Saudi Bisa Dipidana
Haji 2026 Tetap Jalan di Tengah Konflik Timur Tengah, Ini Jaminan Saudi
Sahabat Nabi Muhammad SAW Yang Diyakini Masih Hidup Hingga Saat Ini
Mahfuz Sidik: Jika Serangan AS–Israel Berlanjut, Iran Berpotensi Alami Genosida seperti Gaza
Timur Tengah di Ambang Ledakan Besar? Mahfuz Sidik Ungkap Lima Dampak Serius Jika Perang Berlarut
Iran Diserang, Timur Tengah Bergejolak: Mahfuz Beberkan Skenario Besar di Baliknya
Berita ini 25 kali dibaca
Charlie Kirk, aktivis konservatif sekaligus pendiri Turning Point USA, tewas ditembak di leher saat debat publik di Utah Valley University. Insiden ini memicu reaksi Presiden Donald Trump hingga Gubernur Spencer Cox yang menyebutnya sebagai pembunuhan politik. Polisi menahan tersangka dan kampus ditutup.

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 15:44 WIB

Geger Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih, Ini Sosok Cole Tomas Allen, Sang Guru Terbaik yang Menjadi Pelaku

Senin, 20 April 2026 - 07:46 WIB

Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu

Senin, 30 Maret 2026 - 13:00 WIB

Awas! Share Video Serangan di Saudi Bisa Dipidana

Senin, 30 Maret 2026 - 12:45 WIB

Haji 2026 Tetap Jalan di Tengah Konflik Timur Tengah, Ini Jaminan Saudi

Senin, 9 Maret 2026 - 14:13 WIB

Sahabat Nabi Muhammad SAW Yang Diyakini Masih Hidup Hingga Saat Ini

Berita Terbaru

Bisnis & Investasi

Resmi! Norman Ginting Duduki Kursi Puncak METI, Ini Fakta Pentingnya

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:18 WIB

Warga binaan Rutan Bajawa mengikuti kegiatan sosialisasi dan pendataan perekaman KTP elektronik dengan tertib.

Politik & Pemerintahan

KTP-el Masuk Penjara! Dukcapil Ngada–Nagekeo Sapu Bersih Warga Binaan

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:31 WIB