Metrosiar – Apa jadinya jika nada bertemu dengan rupa? Jawabannya bisa Anda saksikan langsung dalam Pameran Seni Rupa “Nada Merupa” yang digelar di Bentara Budaya Jakarta mulai 19 hingga 28 September 2025.
Pameran unik ini menyatukan musik dan seni rupa dalam satu ruang kreatif, menghadirkan pengalaman artistik yang jarang ditemui.
Acara ini mempertemukan 17 musisi Indonesia lintas generasi yang ternyata juga menekuni dunia seni rupa.
Di antaranya adalah Sam Bimbo, Guruh Soekarno Putra, Susilo Bambang Yudhoyono, Sujiwo Tejo, Jimi Multhazam, hingga Jason Ranti.
Melalui karya-karya mereka, pengunjung diajak memahami bahwa musik dan rupa bukanlah dua dunia yang terpisah, melainkan saling melengkapi dan menyuarakan ekspresi kehidupan.
Tidak hanya menghadirkan lukisan dan karya grafis, pameran ini juga menampilkan koleksi instrumen musik yang telah dipersonalisasi oleh maestro seni rupa Indonesia.
Di antaranya, gitar milik Dewa Budjana yang dilukis oleh Srihadi Soedarsono, Jeihan, Nyoman Gunarsa, Astarir Rasjid, hingga Putu Sutawijaya.
Bahkan, sebuah piano milik Purwacaraka yang dihiasi karya John Martono turut menjadi daya tarik utama.

Menggugah Kesadaran Seni
Melalui pameran ini, publik diajak untuk melihat bahwa musik tidak hanya bisa didengar, dan seni rupa tidak hanya bisa dilihat—keduanya dapat melebur menjadi satu medium ekspresi yang hidup.
“Nada Merupa” mengingatkan kita bahwa seni adalah ruang perjumpaan, dialog, dan resonansi kreatif yang menyatukan berbagai latar belakang.
Jadwal Acara
• Pembukaan: Kamis, 18 September 2025, pukul 15.30 WIB
• Pameran berlangsung: 19 – 28 September 2025
• Waktu kunjungan: 10.00 – 18.00 WIB
• Lokasi: Bentara Budaya Jakarta, Jl. Palmerah Selatan No. 17
• Tiket: Gratis & terbuka untuk umum
Ajakan untuk Datang
Bagi pecinta seni, musik, maupun masyarakat umum, pameran ini menjadi kesempatan langka untuk menyaksikan karya para musisi sekaligus perupa dalam satu panggung kehidupan seni.
Jangan lewatkan pengalaman menyentuh hati dan pikiran ini—karena di “Nada Merupa”, nada bisa merupa, dan rupa bisa bersuara.*









