Duuh King Abdi Main Salah, Promosi Toko Miras di Malang Berujung Panggilan Polisi

Avatar photo

Minggu, 20 Juli 2025 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi King Abdi memberikan keterangan kepada media usai memenuhi panggilan klarifikasi di Kantor Resmob Polresta Malang Kota, Jumat (18/7/2025). (Instagram/kingabdi_jajanmercon)

Foto ilustrasi King Abdi memberikan keterangan kepada media usai memenuhi panggilan klarifikasi di Kantor Resmob Polresta Malang Kota, Jumat (18/7/2025). (Instagram/kingabdi_jajanmercon)

Metrosiar – Influencer sekaligus chef ternama, King Abdi, akhirnya memenuhi panggilan penyidik setelah konten promosinya terhadap sebuah toko yang diduga menjual minuman keras (miras) di Kota Malang menjadi viral dan menuai sorotan publik.

Pada Jumat (18/7/25), King Abdi mendatangi Kantor Reserse Mobil (Resmob) Polresta Malang Kota guna memberikan klarifikasi terkait konten yang sempat menghebohkan masyarakat tersebut.

Usai menjalani pemeriksaan, King Abdi menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat Kota Malang, termasuk para tokoh agama dan pemerintah daerah setempat.

“Cuma bisa ngomong, aku minta maaf kepada semua lapisan masyarakat Kota Malang, terus kepada pemuka agama, kepada Pemerintah Kota Malang,” ujar King Abdi kepada awak media, Jumat (18/7).

Baca juga:  Pajak Ekonomi Digital Tembus Rp40 Triliun, Kripto Sumbang Rp1,55 Triliun hingga Juli 2025

Tak hanya kepada masyarakat, ia juga menyampaikan penyesalan mendalam kepada jajaran kepolisian atas kegaduhan yang ditimbulkan.

“Maaf kepada Resmob Kota Malang karena bikin gaduh. Ini murni bahwa saya kali ini lalai,” ucapnya menyesal.

Kepala Seksi Humas (Kasihumas) Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, membenarkan bahwa pemanggilan terhadap King Abdi dilakukan dalam rangka klarifikasi awal atas konten promosi yang bersangkutan.

“Yang bersangkutan melakukan pembuatan konten promosi launching salah satu toko penjual miras,” ungkap Ipda Yudi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa proses klarifikasi ini dilakukan untuk menelusuri adanya potensi pelanggaran hukum.

Baca juga:  Wartawan Asal Palu Ditemukan Tewas di Hotel Jakarta Barat, Keluarga Curiga Ada Kejanggalan

“Undangan tersebut adalah sebagai klarifikasi atas video yang beredar di media sosial,” jelasnya.

Ipda Yudi menegaskan bahwa saat ini pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan awal guna menentukan tindak lanjut dari kasus tersebut.

“Penyelidikan dulu, apakah ada pelanggaran hukum atau tidak,” katanya.

Ia menambahkan, apabila ditemukan unsur pelanggaran dalam operasional toko miras yang dimaksud, maka pihak kepolisian akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kalau memang ada suatu pelanggaran yang dilakukan oleh pemilik salah satu toko miras ini, pastinya nanti akan dilakukan penindakan tegas,” tandasnya.*

Editor : Konrad

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sentuh Hati Lansia di Desa Tarawali, Bhabinkamtibmas dan Dokkes Polres Ngada Turun Berbagi Sembako
Stadion Lebijaga Dilirik untuk PON 2028, KONI Pusat Soroti Fasilitas yang Masih Perlu Dibenahi
Wabup BDN Lepas 60 Atlet Pelajar Ngada ke POPDA VIII 2026, Targetkan Prestasi dan Nama Besar Daerah
Kalemdiklat Polri Beri Penghargaan kepada Kapolres Ngada, Dedikasi Tangani Pascagempa Flores Jadi Sorotan
Kemarau Panjang Buka Jejak Kampung yang Tenggelam di WGM
Prabowo Pilih Kepala BPGMN, Sosoknya Terungkap
Bukan Saat Pasien Kritis Baru Mencari Darah, PMI Ngada Gandeng Kampus STKIP Citra Bakti Bangun Kesiapsiagaan
Fotografer dan Penghulu Memanas Usai Akad, Gara-Gara Posisi Mempelai
Berita ini 22 kali dibaca
King Abdi memenuhi panggilan polisi di Polresta Malang Kota untuk klarifikasi terkait konten promosi toko miras yang viral. Ia sampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Sentuh Hati Lansia di Desa Tarawali, Bhabinkamtibmas dan Dokkes Polres Ngada Turun Berbagi Sembako

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:21 WIB

Stadion Lebijaga Dilirik untuk PON 2028, KONI Pusat Soroti Fasilitas yang Masih Perlu Dibenahi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Kalemdiklat Polri Beri Penghargaan kepada Kapolres Ngada, Dedikasi Tangani Pascagempa Flores Jadi Sorotan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kemarau Panjang Buka Jejak Kampung yang Tenggelam di WGM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Prabowo Pilih Kepala BPGMN, Sosoknya Terungkap

Berita Terbaru