Cuaca Ekstrem, Kabupaten Bogor Berlakukan Status Tanggap Darurat Bencana Hingga 17 Maret

Avatar photo

Selasa, 4 Maret 2025 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bogor Tetapkan Tanggap Darurat Bencana Banjir hingga 17 Maret. (Ilustrasi/Pixabay)

Kabupaten Bogor Tetapkan Tanggap Darurat Bencana Banjir hingga 17 Maret. (Ilustrasi/Pixabay)

Metrosiar – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengeluarkan keputusan mengenai status keadaan darurat untuk bencana banjir, tanah longsor, dan angin kencang di wilayah Kabupaten Bogor.

Status ini berlaku selama 14 hari, mulai 3 hingga 17 Maret 2025.

Ketentuan tersebut tercantum dalam surat keputusan Bupati Bogor Nomor: 300.2/2/KEP-TD/BPBD.

Adapun penetapan ini didasarkan pada laporan serta evaluasi cepat yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor.

Daerah yang Terdampak Bencana

BPBD Kabupaten Bogor melaporkan bahwa bencana alam terjadi di sejumlah kecamatan, di antaranya Cibinong, Citeureup, Cigudeg, Jonggol, Bojonggede, Sukamakmur, Tenjolaya, Jasinga, Caringin, Cigombong, Ciomas, Cijeruk, Megamendung, Cisarua, Rumpin, Sukajaya, Dramaga, Ciawi, Cibungbulang, dan Parung Panjang.

Baca juga:  Dukungan PT HPI dan PT Indonesia Power, Warga Benyawakan Jaya Giat Lanjutkan Program Pelebaran Kuburan

Dampak dan Tindakan Penanganan

Bencana ini berpotensi menimbulkan korban jiwa, kerugian ekonomi, serta kerusakan infrastruktur dan sumber penghidupan masyarakat.

Rudy menekankan bahwa, “Penetapan Status Tanggap Darurat ini merupakan langkah penting untuk mempercepat penanganan bencana dan meminimalisir dampak yang lebih luas.”

Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen untuk mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia guna membantu masyarakat terdampak.

Kemungkinan Perpanjangan Masa Darurat

Masa keadaan darurat ini dapat diperpanjang jika diperlukan, bergantung pada kondisi di lapangan dan perkembangan dalam proses penanganan bencana.

Baca juga:  Menteri Hukum Supratman Dipaksa Turun oleh Massa Demo Revisi RUU TNI di Depan Gedung DPR

Pemerintah terus melakukan pemantauan untuk memastikan langkah-langkah mitigasi yang efektif.

Bencana di Wilayah Sekitar

Selain Kabupaten Bogor, banjir juga melanda beberapa daerah lain seperti DKJ Jakarta dan Bekasi.

Sejumlah pintu air di wilayah Bogor, Depok, dan Jakarta mengalami kenaikan status.

Bendung Katulampa mencapai status siaga 1 pada Senin pukul 21.30 WIB, sementara Pos Pantau Pesanggrahan berada pada status siaga 3 pada pukul 19.00 WIB.

Pos Pantau Depok juga naik ke status siaga 1 pada Selasa (4/3) pukul 00.30 WIB.(*)

Editor : Konrad Wodo

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rp24,8 Miliar untuk Gempa Ngada, Banpres Rp20 Miliar Jadi Suntikan Terbesar
99 Persen Bantuan Gempa Ngada Sudah Tersalur, BPBD Kejar Tuntas 100 Persen Pekan Ini
Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata
Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau
RDTR-KLHS Ngada Jangan Jadi Dokumen Mati, Ray Bena: Pembangunan Tak Boleh Korbankan Rakyat dan Lingkungan
Mendagri Pasang Target Percepatan Pemulihan Gempa Flores, Warga Diharapkan Natal di Rumah Sendiri
Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka
Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 21:29 WIB

Rp24,8 Miliar untuk Gempa Ngada, Banpres Rp20 Miliar Jadi Suntikan Terbesar

Kamis, 10 September 2026 - 20:56 WIB

99 Persen Bantuan Gempa Ngada Sudah Tersalur, BPBD Kejar Tuntas 100 Persen Pekan Ini

Rabu, 9 September 2026 - 20:35 WIB

Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata

Rabu, 9 September 2026 - 12:34 WIB

Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau

Rabu, 9 September 2026 - 11:15 WIB

Mendagri Pasang Target Percepatan Pemulihan Gempa Flores, Warga Diharapkan Natal di Rumah Sendiri

Berita Terbaru