Ceramah di Masjib Salman ITB, Anies Baswedan Bicara Pentingnya Pemikiran Kritis dalam Demokrasi

Avatar photo

Minggu, 9 Maret 2025 - 00:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anies Baswedan beri ceramah di ITB, serukan mahasiswa untuk terlibat aktif dalam demokrasi dan pentingnya berpikir kritis untuk masa depan bangsa. (TL YouTube Masjib Salman ITB)

Anies Baswedan beri ceramah di ITB, serukan mahasiswa untuk terlibat aktif dalam demokrasi dan pentingnya berpikir kritis untuk masa depan bangsa. (TL YouTube Masjib Salman ITB)

 

Metrosiar – Anies Baswedan hadir sebagai pengisi ceramah di Masjid Salman ITB, Jalan Ganesha, Kota Bandung, pada Sabtu (8/3/2025).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini memberikan ceramah mengenai ilmu dan pentingnya berpikir kritis sebagai alat untuk menjaga demokrasi di hadapan ratusan warga dan mahasiswa ITB yang telah mengikuti salat tarawih berjamaah.

Dalam ceramahnya, Anies berbagi pengalamannya mengenai pernyataan mahasiswa yang cenderung apatis terhadap demokrasi.

Ia menyebutkan banyak generasi muda yang merasa tidak peduli dengan siapa pemimpin mereka, karena mereka merasa perubahan tersebut tidak berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari mereka.

“Rasanya tidak ya. Ganti pemimpin Uang Kuliah Tunggal (UKT) naik, kemudian kalau kita mengeluh soal kemacetan, ini bukan soal kendaraan, tapi kebijakan sistem transportasi dan kebijakan adalah keputusan politik,” ungkap Anies.

Baca juga:  Ultimatum Menkeu Purbaya pada BGN soal Serapan MBG, Salah Satu Program Prioritas Presiden Prabowo

Anies juga mengajak generasi muda untuk lebih terlibat dalam proses demokrasi. Ia menegaskan esensi demokrasi terletak pada keterlibatan rakyat dalam pengambilan keputusan.

“Demokrasi itu diurus oleh kita semua, rakyat yang menentukan arah demokrasi, terlibat dalam pengambilan keputusan,” tambahnya.

Walaupun mayoritas mahasiswa ITB adalah mahasiswa teknik, Anies mengingatkan agar mereka tidak menyerahkan urusan politik hanya kepada mahasiswa jurusan sosial, politik, dan hukum saja.

“Kenapa, karena dalam praktiknya semua harus memiliki kemampuan mempertanyakan, menguji dan mencari bukti tentang apa yang menjadi dasar kebijakan,” ujarnya.

Baca juga:  Keakraban Lyodra dan Davina: Persahabatan yang Menginspirasi

Anies juga menyinggung soal alumnus ITB yang meskipun berlatar belakang sebagai insinyur, namun terlibat aktif dalam politik Indonesia.

“Termasuk menjadi Gubernur di Jakarta ada yang mau hijrah tidak jadi. Soalnya, ya, di Jakarta bisanya perlu yang Ansor, Muhajirin belum tentu diterima,” katanya.

Hal itu merujuk pada pengalaman beberapa alumnus ITB yang terjun ke dunia politik, seperti Ridwan Kamil, yang meskipun alumni ITB dan mantan Gubernur Jawa Barat, akhirnya gagal dalam Pilkada Jakarta lalu, setelah kalah dari lawannya, Pramono Anung.(*)

Editor : Kun

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suasana Santai Tapi Serius! Pendamping Desa Enrekang Fokus Bahas Dana Desa 2026
Bangli di Pasar Kemis Dibongkar, Jalan dan Saluran Air Akhirnya Dinormalisasi
Resmi! Norman Ginting Duduki Kursi Puncak METI, Ini Fakta Pentingnya
KTP-el Masuk Penjara! Dukcapil Ngada–Nagekeo Sapu Bersih Warga Binaan
“Siaga! Debit Sungai Mata Allo Naik Drastis Dalam Hitungan Jam”
Ulang Tahun ke-57 Kapolri, Polda Banten Sampaikan Doa dan Harapan Ini
Pesta Gol! Makmur Jaya Jr Tampil Menggila di Belajen Cup 1
Tiga Kali Juara, Sekali Makna: RECIS Treble Winner, Baldus Daga Sebut Semua Karena Tuhan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:08 WIB

Suasana Santai Tapi Serius! Pendamping Desa Enrekang Fokus Bahas Dana Desa 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:56 WIB

Bangli di Pasar Kemis Dibongkar, Jalan dan Saluran Air Akhirnya Dinormalisasi

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:18 WIB

Resmi! Norman Ginting Duduki Kursi Puncak METI, Ini Fakta Pentingnya

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:31 WIB

KTP-el Masuk Penjara! Dukcapil Ngada–Nagekeo Sapu Bersih Warga Binaan

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:00 WIB

“Siaga! Debit Sungai Mata Allo Naik Drastis Dalam Hitungan Jam”

Berita Terbaru

Suasana rapat koordinasi Tenaga Pendamping Profesional Desa Kabupaten Enrekang terkait evaluasi dan konsolidasi percepatan pencairan Dana Desa Tahun 2026 di Cafe Mr. Coffeid.

Politik & Pemerintahan

Suasana Santai Tapi Serius! Pendamping Desa Enrekang Fokus Bahas Dana Desa 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:08 WIB

Personel gabungan TNI, Satpol PP, dan instansi terkait bersiaga saat proses pembongkaran bangunan liar di kawasan Jalan Raya Puri Jaya, Pasar Kemis.

Politik & Pemerintahan

Bangli di Pasar Kemis Dibongkar, Jalan dan Saluran Air Akhirnya Dinormalisasi

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:56 WIB

Bisnis & Investasi

Resmi! Norman Ginting Duduki Kursi Puncak METI, Ini Fakta Pentingnya

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:18 WIB