Aktif Kembangkan Potensi Budaya Lokal, Kabupaten Ngada Dipilih Jadi Tuan Rumah Festival Gayain 2025

Avatar photo

Rabu, 20 Agustus 2025 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Kebudayaan Kabupaten Ngada, Paschalia Moi. (Foto: portal.kabngada.co.id)

Kepala Bidang Kebudayaan Kabupaten Ngada, Paschalia Moi. (Foto: portal.kabngada.co.id)

Metrosiar – Kabupaten Ngada dipilih Kementerian Kebudayaan RI melalui Direktorat Film, Musik dan Seni untuk menjadi salah satu tuan rumah Festival Gayain tahun 2025.

Terpilihnya Kabupaten Ngada menjadi tuan rumah Festival Gerakan Kebudayaan Indonesia (Gayain) karena Pemerintah Pusat menilai Kabupaten Ngada selalu aktif dalam mengangkat dan mengembangkan potensi Budaya Lokal.

Selain itu Visi-Misi Bupati dan Wakil Bupati Ngada yang dituangkan dalam program pro rakyat yang fokus pada upaya pemajuan kebudayaan tiga etnis di Ngada.

Pernyataan ini disampaikan Kepala Bidang Kebudayaan Kabupaten Ngada, Paschalia Moi ketika dikonfirmasi, Rabu (20/8/25) di Bajawa.

Paschalia menjelaskan, Festival ini diinisiatif oleh 2 (dua) Direktorat yakni, Direktorat Film, Musik/Seni dan Seni Direktorat Bina Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat Kementerian Kebudayaan RI.

Meski belum dipastikan kapan akan dimulai, namun Pascahalia menyatakan festival ini bertepatan dengan peringatan Hari Komedi Indonesia.

“Belum dipastikan kapan waktu pembukaannya, tetapi dilaksanakan bertepatan dengan Hari Komedi Indonesia tanggal 27 September 2025. Apakah pembukaannya di tanggal itu, ataukah tanggal itu menjadi acara puncaknya,” kata Paschalia.

Ia mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah melakukan persiapan teknis melalui zoom dengan pihak penginisiatif.

Dalam rangka memperingati Hari Komedi Indonesia tanggal (27/9/25) ungkap Paschalia, “Festival Gayain ini juga direncanakan akan menghadirkan lomba komedi bertajuk Stand Up Comedy”.

Stand Up Comedy ini kata dia, mengusung tema “Keragaman Budaya Ngada” disampaikan dengan beragam dialek lokal, tentunya menggambarkan kekayaan bahasa dan daya kritis masyarakat.

Baca juga:  Cari Titik Temu Antara Modernisasi dan Tradisi Dibalik Dialog Budaya dalam FBN

Peserta lomba ini dibuka untuk usia 15 sampai 23 tahun. Ada juga lomba sketsa komedi mirip opera.

“Diperankan secara berkolompok dengan tema kebudayaan yang akan ditampilkan langsung saat festival,” tutur Paschalia menambahkan.

Festival akbar ini kata Paschalia, akan melibatkan ribuan peserta dari semua kalangan dengan menghadirkan berbagai pagelaran budaya, pameran UMKM, kompetisi seni/komedi, musik rakyat, penampilan band, workshop seniman hingga pesta pangan lokal yang melibatkan sekitar 50 desa dan panggung serta kreativitas lainnya.

Tahun ini, festival dirancang lebih eksklusif dengan menghadirkan panggung utama UCM.

Acara tersebut melibatkan masyarakat, mahasiswa, pelaku seni budaya, serta menghadirkan stan UMKM.

“Selain itu, festival juga mengidentifikasi kelompok UMKM prioritas dalam kota, seperti Dekranasda, Tekad, dan pelaku usaha lokal lainnya,” tandas Paschalia.

Wahana Peningkatan Kapasitas SDM Generasi Muda Ngada

Lebih lanjut kata Paschalia, lomba ini menjadi wahana peningkatan SDM generasi muda Ngada dengan fokus pada kompetisi film dengan tema” Desa Bercerita”.

Baca juga:  Jadikan Ngetop Bikin Event, Syaifullah Janjikan Ngada Jadi Tuan Rumah Festival GAYAIN Provinsi dan Nusantara

Tema ini mengutamakan Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK), pengetahuan tradisional serta kekhasan pangan daerah, ujar Paschalia sembari mengingatkan Panduan Teknis akan dipublikasikan segera, tuturnya.

Paschalia mengungkapkan, pra kegiatan sudah dimulai sejak pekan lalu yakni, penyiapan flyer lomba video pendek, fotografi dan lokakarya tata kelola festival.

Hidupkan Kembali Julukan Ngada Sebagai Kota Bunga

Paschalia mengatakan, festival ini direncanakan akan dibuka dengan Karnaval Budaya bertema Bunga dan Kampanye Pengurangan Sampah Plastik.

Hal ini ujarnya, mengajak masyarakat Ngada untuk menghidupkan kembali julukan Ngada sebgaia Kota Bunga. “ harapannya, Bajawa menjadi role model pengelolaan sampah plastik dengan kompetisi yang melibatkan sekolah, kampus dan masyarakat umum yang berusia 15 hingga 60 tahun,” ketus Paschalia.

Ajang Edukasi Budaya, Promosi Pariwisata dan Penguatan Ekraf Berbasis Kearifan Lokal

Program kegiatan ini ungkap Paschalia, di dukung juga oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XVI Nusa Tenggara Timur dan Pemerintah Kabupaten Ngada.

Ia berharap, Festival Gayain 2025 ini, nantinya bukan hanya sekedar sebagai ajang hiburan semata, namun lebih dari itu dijadikan sebagai moment edukasi budaya, promosi pariwisata, dan penguatan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal, imbuh Paschalia.*

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: portal.kabngada.co.id

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Logo HUT ke-81 RI Resmi diluncurkan, download disini!
Kapolda Banten Resmi Ganti Wakapolda, Deretan Pejabat Strategis Ikut Bergeser
Kutabumi Curi Perhatian! TP PKK Kabupaten Tangerang Soroti Semangat Kebersamaan Warga
LMP Banten Resmi Punya Pangda Baru, Tiga Jabatan Strategis Sekaligus Dilantik
Pemerataan Pendidikan Bergerak Cepat! Wabup Berni Dhey Letakkan Batu Pertama TK Sta. Veronika Wolowio
Raymundus Bena Tuntaskan Penantian Puluhan Tahun! SMP Negeri Rawangkalo Resmi Berdiri, Pendidikan Kini Makin Dekat dengan Rakyat
Bukan Sekadar KKN! 254 Mahasiswa STKIP Citra Bakti Siap Mengabdi 3 Bulan di Nagekeo, Bawa Misi Ubah Perilaku Masyarakat Kelola Sampah
Longsor Sejak April, Jalan Were–Mataloko Kian Kritis: Proposal Sudah Masuk, Penanganan Belum Terlihat
Berita ini 43 kali dibaca
Kabupaten Ngada dipilih Kementerian Kebudayaan RI melalui Direktorat Film, Musik dan Seni untuk menjadi salah satu tuan rumah Festival Gayain tahun 2025. Terpilihnya Kabupaten Ngada menjadi tuan rumah Festival Gerakan Kebudayaan Indonesia (Gayain) karena Pemerintah Pusat menilai Kabupaten Ngada selalu aktif dalam mengangkat dan mengembangkan potensi Budaya Lokal. Selain itu Visi-Misi Bupati dan Wakil Bupati Ngada yang dituangkan dalam program pro rakyat yang fokus pada upaya pemajuan kebudayaan tiga etnis di Ngada.

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:41 WIB

Logo HUT ke-81 RI Resmi diluncurkan, download disini!

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:22 WIB

Kapolda Banten Resmi Ganti Wakapolda, Deretan Pejabat Strategis Ikut Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:34 WIB

Kutabumi Curi Perhatian! TP PKK Kabupaten Tangerang Soroti Semangat Kebersamaan Warga

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:47 WIB

LMP Banten Resmi Punya Pangda Baru, Tiga Jabatan Strategis Sekaligus Dilantik

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:30 WIB

Pemerataan Pendidikan Bergerak Cepat! Wabup Berni Dhey Letakkan Batu Pertama TK Sta. Veronika Wolowio

Berita Terbaru

Pemerintah secara resmi meluncurkan logo dan identitas visual peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 29 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres)

Politik & Pemerintahan

Logo HUT ke-81 RI Resmi diluncurkan, download disini!

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:41 WIB

Penyerahan SK oleh Rudi Ongky G selaku Ketua Markas Daerah Provinsi Banten kepada Panji Kuswanto selaku Ketua Markas Cabang Kabupaten Lebak yang baru

Sosial Kemasyarakatan

LMP Banten Resmi Punya Pangda Baru, Tiga Jabatan Strategis Sekaligus Dilantik

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:47 WIB