Badan Pengelola Investasi Danantara Mulai Danai Proyek Strategis Nasional, Apa Saja?

Avatar photo

Sabtu, 8 Maret 2025 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPI Danantara mulai danai proyek strategis nasional, termasuk kilang minyak dan hilirisasi energi, dengan total investasi Rp 300 triliun. Potret ilustrasi kilang minyak yang dibiayai Danantara. (Istimewa)

BPI Danantara mulai danai proyek strategis nasional, termasuk kilang minyak dan hilirisasi energi, dengan total investasi Rp 300 triliun. Potret ilustrasi kilang minyak yang dibiayai Danantara. (Istimewa)

 

Metrosiar – Badan Pengelola Investasi Daya Aganata Nusantara (BPI Danantara) siap untuk mengawali perannya dalam membiayai proyek-proyek strategis nasional.

Presiden Prabowo Subianto, dalam peluncuran Danantara, menyatakan bahwa sovereign wealth fund ini akan berinvestasi dalam 20 Proyek Strategis Nasional (PSN).

Meskipun rincian lebih lanjut mengenai proyek tersebut belum diungkapkan secara lengkap, Presiden Prabowo menyampaikan total dana yang tersedia untuk investasi mencapai Rp 300 triliun, yang diperoleh dari hasil efisiensi Kementerian.

“Gelombang pertama investasi senilai 20 miliar dolar AS dalam sekitar 20 proyek strategis, akan difokuskan pada hilirisasi nikel, bauksit, tembaga, pembangunan pusat data kecerdasan buatan, kilang minyak, pabrik petrokimia, produksi pangan dan protein, akuakultur, serta energi terbarukan,” kata Prabowo.

Proyek Kilang Minyak dan Hilirisasi Energi

Pada Jumat, 7 Maret 2025, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan sebagian dana untuk pembangunan kilang minyak berkapasitas 500 ribu barel yang akan dibangun dekat Singapura, di wilayah Sumatera, akan dibiayai oleh Danantara.

Baca juga:  Belum Tukar Uang Baru Idulfitri 2025? BI kembali Buka Layanan Program Serambi 16 Maret, Catat Link Ini

Meskipun demikian, Bahlil belum mengungkapkan porsi pasti pendanaan tersebut.

Pembangunan kilang ini merupakan bagian dari 21 proyek hilirisasi tahap pertama yang mendapatkan alokasi dana investasi sebesar 40 miliar dolar AS atau sekitar Rp 657 triliun.

Proyek-proyek tersebut juga merupakan bagian dari target hilirisasi senilai 618 miliar dolar AS pada 2025.

Selain kilang minyak, beberapa proyek hilirisasi utama lainnya termasuk pembangunan fasilitas penyimpanan minyak di Pulau Nipah, Kepulauan Riau, dan pengembangan Dimethyl Ether (DME) sebagai substitusi impor LPG.

Fokus dan Tujuan Investasi Danantara

Danantara yang diluncurkan pada 24 Februari 2025, bertujuan untuk mengelola aset Negara dan meningkatkan kinerja investasi pemerintah.

Dengan total aset yang dikelola mencapai lebih dari 900 miliar dolar AS atau sekitar Rp 14.650 triliun, Danantara disebut-sebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 5 persen menjadi 8 persen.

Selain pembangunan kilang minyak, Danantara akan fokus pada proyek hilirisasi lainnya, termasuk pengembangan fasilitas penyimpanan minyak di Pulau Nipah.

Baca juga:  Harga Emas Cetak Rekor Lagi, Hari Ini rekor tertinggi di angka Rp.2.191.000, Didukung Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga AS

Seiring keterlibatan Danantara dalam proyek-proyek strategis ini, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengolahan minyak domestik dan mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor bahan bakar.

Optimalisasi Sumber Daya dan Peran BUMN dalam Danantara

Wakil Menteri BUMN, Dony Oskaria, yang juga menjabat sebagai Kepala Pelaksana Bidang Operasional Danantara, menjelaskan konsolidasi seluruh BUMN ke dalam Danantara bertujuan untuk mengoptimalkan sumber daya.

Dengan skema konsolidasi, potensi ekonomi dapat lebih maksimal dan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.

Dony menyebutkan, BUMN yang memiliki kontribusi besar seperti Bank Mandiri, yang sebelumnya memberikan dividen kepada Kementerian Keuangan, kini melalui Danantara, dividen tersebut akan dialokasikan untuk ekspansi bisnis dan investasi lainnya.

Skema ini diharapkan dapat meningkatkan kontribusi ekonomi dari BUMN yang sebelumnya belum memberikan keuntungan.

Sementara untuk penggabungan seluruh BUMN dalam Danantara direncanakan akan selesai pada akhir Maret atau awal April 2025.(*)

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Green SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast MeluncurGreen SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast Meluncur
Promo September Ceria Azka Motor hadir dengan DP motor Honda mulai Rp500 ribu dan pilihan tenor kredit menarik untuk wilayah Jabodetabek.
Bangun Industri Kosmetik Berkualitas, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Utamakan Kepercayaan dan Inovasi
Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis
Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven
Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
KUR Obor Mas Mengalir Lebih dari Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Bergabung Jadi Anggota, Sinergi dengan Koperasi Merah Putih Kian Menguat
Obor Mas Jangan Hanya Besar, Tapi Harus Terus Bertumbuh! Bupati Ngada Ajak Anggota Bersatu dan Berani Bermimpi Lebih Tinggi
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 12:01 WIB

Green SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast MeluncurGreen SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast Meluncur

Rabu, 2 September 2026 - 12:01 WIB

Promo September Ceria Azka Motor hadir dengan DP motor Honda mulai Rp500 ribu dan pilihan tenor kredit menarik untuk wilayah Jabodetabek.

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Bangun Industri Kosmetik Berkualitas, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Utamakan Kepercayaan dan Inovasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis

Senin, 15 Juni 2026 - 12:37 WIB

Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven

Berita Terbaru

Sosial Kemasyarakatan

38 Aksi Massa Warnai Jakarta Hari Ini, Ribuan Orang Diperkirakan Turun ke Jalan

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:25 WIB

Hukum & Kriminal

Fotografer Dijebak Lewat Job Pemotretan, Motor dan Kamera Dirampas

Rabu, 23 Sep 2026 - 17:51 WIB

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. (kanan) berdiskusi bersama Prof. Dr. H. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H. (kiri) dalam pembahasan Police Governance.

TNI POLRI

Wakapolri Bicara Transformasi Polri di Hadapan Jimly

Rabu, 23 Sep 2026 - 09:15 WIB