Demo tagar BubarkanDPR, Mahasiswa Unindra Soroti Gagalnya DPR Penuhi Mandat Konstitusi

Avatar photo

Selasa, 26 Agustus 2025 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi tagar BubarkanDPR digelar mahasiswa Unindra di depan Gedung DPR RI, menuntut restrukturisasi legislatif dan penghapusan tunjangan. (X.com/@MasBRO_back)

Aksi tagar BubarkanDPR digelar mahasiswa Unindra di depan Gedung DPR RI, menuntut restrukturisasi legislatif dan penghapusan tunjangan. (X.com/@MasBRO_back)

Metrosiar – Ratusan mahasiswa dan pelajar menggelar aksi demonstrasi bertajuk tagar BubarkanDPR di depan Gedung DPR RI, Senin (25/8/25).

Massa aksi berasal dari Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) bersama sejumlah pelajar dari berbagai daerah.

Dalam pernyataan resmi yang dibacakan di lokasi, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unindra menilai DPR telah gagal menjalankan amanat konstitusi.

Mereka menuding berbagai kebijakan yang disahkan justru lebih banyak merugikan masyarakat.

“Di tengah penderitaan rakyat, DPR yang seharusnya menjadi wakil rakyat justru melahirkan regulasi yang jauh dari kepentingan publik, sementara undang-undang pro rakyat dibiarkan terbengkalai,” bunyi pernyataan BEM Unindra.

Massa menyoroti sejumlah regulasi kontroversial, antara lain UU TNI yang dianggap mengancam supremasi sipil, serta pembahasan RUU Polri, RUU Penyiaran, RUU KUHAP, hingga RUU Agraria.

Baca juga:  Mengawali Hari Ketiga Retret Pembekalan, Kepala Daerah Khidmat Jalani Ibadah

Sebaliknya, regulasi yang dinilai berpihak pada rakyat seperti RUU Perampasan Aset, RUU PPRT, maupun kebijakan pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis justru tak kunjung disahkan.

Selain isu legislasi, peserta aksi juga menolak upaya penulisan ulang sejarah, rencana pemberian gelar pahlawan bagi Soeharto, serta perjanjian dagang Indonesia–Amerika Serikat yang mereka nilai berisiko terhadap kedaulatan ekonomi nasional.

Tuntutan massa juga mencakup penghentian kriminalisasi dan intimidasi terhadap gerakan rakyat, serta pembebasan 11 warga Maba Sangadji yang masih ditahan hingga saat ini.

Baca juga:  Bareskrim Polri Bongkar Kasus Gas Oplosan di Jakarta, Kerugian Capai Rp16 Miliar

Lewat “Resolusi tagar BubarkanDPR”, mahasiswa menyampaikan dua tuntutan utama.

Pertama, MPR diminta melakukan amandemen untuk merestrukturisasi DPR agar kembali menjadi representasi rakyat.

Kedua, penghapusan tunjangan DPR sebagai bentuk perlawanan terhadap praktik pemborosan anggaran.

“Aksi ini menjadi penegasan bahwa rakyat tidak akan diam terhadap kebijakan yang merugikan. Suara penolakan akan terus disuarakan selama aspirasi diabaikan,” tegas mahasiswa dalam orasinya.

Hingga pukul 19.00 WIB, massa masih bertahan di depan Gerbang Pancasila, Gedung DPR RI.

Aksi sempat diwarnai ketegangan dengan aparat kepolisian yang membuat barisan demonstran terpecah menjadi dua kelompok.*

Editor : Nedu Wodo

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kalemdiklat Polri Beri Penghargaan kepada Kapolres Ngada, Dedikasi Tangani Pascagempa Flores Jadi Sorotan
Kemarau Panjang Buka Jejak Kampung yang Tenggelam di WGM
Prabowo Pilih Kepala BPGMN, Sosoknya Terungkap
Bukan Saat Pasien Kritis Baru Mencari Darah, PMI Ngada Gandeng Kampus STKIP Citra Bakti Bangun Kesiapsiagaan
Fotografer dan Penghulu Memanas Usai Akad, Gara-Gara Posisi Mempelai
Pascagempa Ngada, Riung Berbenah: Rumah Dipulihkan, Ekonomi Digerakkan, Harapan Dibangun
BSU Rp900 Ribu Siap Cair, Kapan Mulai Dicairkan?
35 Tahun Menanti, Indonesia Akhirnya Taklukkan Thailand dan Juara!
Berita ini 50 kali dibaca
Ratusan mahasiswa dan pelajar menggelar aksi tagar BubarkanDPR di depan Gedung DPR RI, Senin (25/8/2025). Mereka menilai DPR gagal memenuhi amanat konstitusi dengan melahirkan kebijakan yang merugikan masyarakat. Massa menuntut restrukturisasi DPR lewat amandemen MPR, penghapusan tunjangan dewan, serta menolak kriminalisasi gerakan rakyat.

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Kalemdiklat Polri Beri Penghargaan kepada Kapolres Ngada, Dedikasi Tangani Pascagempa Flores Jadi Sorotan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Kemarau Panjang Buka Jejak Kampung yang Tenggelam di WGM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Prabowo Pilih Kepala BPGMN, Sosoknya Terungkap

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Fotografer dan Penghulu Memanas Usai Akad, Gara-Gara Posisi Mempelai

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Pascagempa Ngada, Riung Berbenah: Rumah Dipulihkan, Ekonomi Digerakkan, Harapan Dibangun

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Jimly Dorong Pansus, Polemik Syarat Cawapres 2024 Kembali Memanas

Kamis, 15 Okt 2026 - 13:51 WIB

Nusantara

Kemarau Panjang Buka Jejak Kampung yang Tenggelam di WGM

Rabu, 14 Okt 2026 - 14:28 WIB

Nusantara

Prabowo Pilih Kepala BPGMN, Sosoknya Terungkap

Rabu, 14 Okt 2026 - 13:13 WIB