IHSG Sempat Tembus 8.000, Mengapa Kembali Melemah di Sesi Pertama?

Jumat, 15 Agustus 2025 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia pada sesi pertama perdagangan 15 Agustus 2025. (Freepik)

Pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia pada sesi pertama perdagangan 15 Agustus 2025. (Freepik)

Metrosiar – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi pertama perdagangan Jumat (15/8/25), dengan penurunan tipis sebesar 0,06 persen ke posisi 7.926,4.

Pada awal perdagangan, IHSG sempat menorehkan momen penting ketika menembus level psikologis 8.000. Namun, penguatan tersebut hanya bertahan sebentar sebelum kembali melemah.

Lonjakan pagi hari itu terjadi bersamaan dengan pidato Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD di Kompleks Parlemen, Senayan.

Berdasarkan laporan Tim Analis Samuel Sekuritas Indonesia, tren pelemahan mulai terlihat setelah pembukaan.

“IHSG perlahan mengempis dan sempat turun ke zona merah menutup sesi pertama hari ini,” tulis Tim Analis Samuel Sekuritas Indonesia dalam keterangan tertulis, Jumat (15/8/25).

Di akhir sesi pertama, terdapat 246 saham yang menguat, 395 saham melemah, dan 202 stagnan.

Baca juga:  Jantung Ibu Kota Di masa Lampau, Ini dia Sejarah Kota Tua Jakarta

Nilai transaksi mencapai Rp 23,6 triliun dengan frekuensi 1,19 juta kali dan volume 329,6 juta lot.

Saham teknologi WIR Asia (WIRG) menjadi yang paling aktif diperdagangkan dengan 118.094 kali transaksi, diikuti IOTF sebanyak 52.449 kali dan IKAN sebanyak 31.318 kali.

Dari sisi volume, WIRG juga memimpin dengan 51,3 juta lot berpindah tangan, disusul GOTO sebesar 15,2 juta lot dan IOTF sebanyak 12,7 juta lot.

Secara sektoral, indeks teknologi (IDXTECHNO) mencatat kenaikan tertinggi sebesar 3,7 persen, diikuti sektor consumer cyclical (IDXCYCLIC) yang naik 0,2 persen dan sektor kesehatan (IDXHEALTH) naik 0,1 persen.

Sebaliknya, sektor infrastruktur menjadi yang paling tertekan dengan penurunan 1,7 persen, disusul industri (IDXINDUST) turun 0,7 persen dan industri dasar (IDXBASIC) melemah 0,6 persen.

Lima saham dengan kenaikan tertinggi di sesi pertama adalah KBLV yang naik 26,5 persen ke Rp 124 per saham, UANG naik 25 persen ke Rp 530, DPUM naik 24,5 persen ke Rp 66, MFIN naik 22 persen ke Rp 940, dan LIFE menguat 19,9 persen ke Rp 11.875 per saham.

Baca juga:  Kebijakan Dagang Trump Picu Lonjakan Harga Baterai dan Hambat Transisi Energi

Di sisi lain, penurunan terdalam dipimpin BRNA yang anjlok 10,6 persen ke Rp 840 per saham. LAPD dan BIMA masing-masing turun 10 persen ke Rp 81 dan Rp 45 per saham.

Selanjutnya, POLU dan DEFI sama-sama terkoreksi 9,6 persen, masing-masing ke Rp 5.850 dan Rp 890 per saham.

Meski IHSG masih bertahan di kisaran 7.900, pelaku pasar akan terus mencermati sentimen lanjutan dari pidato Presiden serta pergerakan saham unggulan untuk melihat arah perdagangan di sesi kedua.*

Editor : Wodo Ndaya Coya

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu
Kapolri Turun ke Cikupa, Ungkap Fakta Penting soal Buruh dan Investasi
Ngada Dibidik Investor, Ketua DPRD Bongkar Potensi Besar yang Belum Tergarap
Ngada Mulai Dilirik! Dewi Cokorda Sentil Peluang Investasi Pariwisata
Optimalkan Layanan Jasa Perbankan, Pemkab Ngada dan Bank NTT Teken PKS
Harga Emas semakin Menguat dalam 1 bulan terakhir
Bukan Lagi Beban, ATKARBONIST: Emisi Karbon Kini Jadi Aset Strategis Perusahaan!
Lupakan Greenwashing! Atkarbonist-Sucofindo Tegaskan Data Kredibel Adalah ‘Mata Uang’ Baru di Pasar Karbon
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tipis 0,06% ke level 7.926,4 pada sesi pertama perdagangan Jumat, 15 Agustus 2025, setelah sempat menyentuh level 8.000 di awal sesi sebelum kembali terkoreksi.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:46 WIB

Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu

Rabu, 15 April 2026 - 06:50 WIB

Kapolri Turun ke Cikupa, Ungkap Fakta Penting soal Buruh dan Investasi

Rabu, 15 April 2026 - 00:41 WIB

Ngada Dibidik Investor, Ketua DPRD Bongkar Potensi Besar yang Belum Tergarap

Selasa, 14 April 2026 - 21:14 WIB

Ngada Mulai Dilirik! Dewi Cokorda Sentil Peluang Investasi Pariwisata

Kamis, 9 April 2026 - 18:50 WIB

Optimalkan Layanan Jasa Perbankan, Pemkab Ngada dan Bank NTT Teken PKS

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi/Gemini

Hukum & Kriminal

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:28 WIB

Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang melalap area gudang, dengan kobaran api masih terlihat cukup besar di latar belakang.

Peristiwa & Bencana

Gudang Packaging di Sepatan Tangerang Dilalap Api, 8 Unit Damkar Dikerahkan!

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:07 WIB