Trans Borneo Railway Makin Dekat Terwujud, Studi Kelayakan Rampung 2026

Avatar photo

Kamis, 14 Agustus 2025 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi – Menteri Perhubungan Malaysia, Anthony Loke Siew Fook, menyatakan studi kelayakan proyek Kereta Api Trans Borneo akan selesai pada kuartal ketiga 2026. (Unsplash/Johannes Plenio)

Foto ilustrasi – Menteri Perhubungan Malaysia, Anthony Loke Siew Fook, menyatakan studi kelayakan proyek Kereta Api Trans Borneo akan selesai pada kuartal ketiga 2026. (Unsplash/Johannes Plenio)

Metrosiar – Proyek ambisius Kereta Api Trans Borneo yang akan menghubungkan Sabah, Sarawak, Brunei, dan Kalimantan, Indonesia, kian mendekati realisasi.

Menteri Perhubungan Malaysia, Anthony Loke Siew Fook, mengungkapkan bahwa studi kelayakan proyek ini ditargetkan selesai pada kuartal ketiga 2026.

Dalam jawaban tertulis di parlemen kepada Vivian Wong Shir Yee (PH-Sandakan), Loke menyebut konsultan lokal telah ditunjuk untuk melaksanakan studi kelayakan selama 12 bulan. Studi yang dimulai (6/25)  itu akan membahas jalur Kereta Api Lintas Kalimantan di Sabah dan Sarawak.

Baca juga:  Durian Pelali Tak Habis-Habis, Ternyata Ini Penyebabnya!

“Studi ini akan mencakup analisis perbandingan detail dari sisi teknis, komersial, sosial-ekonomi, operasional, tata kelola, serta manfaat sosial.

Hasil utama dari konsultan akan berisi rekomendasi rencana strategis, jadwal implementasi, rencana aksi, dan timeline, sekaligus memastikan dukungan penuh semua pemangku kepentingan,” jelas Loke pada Kamis (14/8/25).

Pemerintah federal Malaysia telah mengalokasikan dana RM7 juta atau setara Rp26 miliar untuk mendanai studi ini sepenuhnya. Wakil Menteri Sabah III, Datuk Shahelmey Yahya, menegaskan studi tersebut masuk dalam Rencana Malaysia ke-12.

Baca juga:  Indonesia Raih Pendanaan USD 350 Juta dari Bank Dunia, Proyek LSDP siap Perkuat Pengelolaan Sampah Nasional di 30 Daerah

Usulan proyek kereta lintas negara ini pertama kali muncul pada 2015 oleh mantan Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak kepada Presiden Indonesia saat itu, Joko Widodo.

Jika terwujud, jalur kereta ini akan menjadi penghubung strategis pergerakan orang, barang, dan jasa di jantung Pulau Borneo, serta memperkuat konektivitas lintas negara di Asia Tenggara.*

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: theedgemalaysia.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sungguh Malang Trump Disoraki Saat Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026 ke Spanyol
Piala Dunia 2026 Jelang Perancis vs Inggris Perebutan Tempat ke 3
Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Ada 10 Fakta Menarik
Semi Final Piala Dunia 2026, Perancis Nilai Paling Tinggi, Argentina Paling Subur, Spanyol Paling Minim Kebobolan dan Inggris Dengan Supporter Yang Sangat Berisik.
Israel Ditantang Turki, Segini Teknologi Perangnya
Hamas Resmi Bubar ! Setelah 19 Tahun Kuasai Gaza
Kunjungan PM. Modi, India Akan Pasok Rudal BrahMos ke Indonesia
Piala Dunia 16 Besar, Mostaza Ziko, Wasit Telah Merampas Kemenangan Mesir
Berita ini 52 kali dibaca
Proyek Kereta Api Trans Borneo kian dekat, studi kelayakan rampung 2026, siap hubungkan Sabah, Sarawak, Brunei, dan Kalimantan.

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:35 WIB

Sungguh Malang Trump Disoraki Saat Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026 ke Spanyol

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:25 WIB

Piala Dunia 2026 Jelang Perancis vs Inggris Perebutan Tempat ke 3

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:29 WIB

Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Ada 10 Fakta Menarik

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:54 WIB

Semi Final Piala Dunia 2026, Perancis Nilai Paling Tinggi, Argentina Paling Subur, Spanyol Paling Minim Kebobolan dan Inggris Dengan Supporter Yang Sangat Berisik.

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:47 WIB

Israel Ditantang Turki, Segini Teknologi Perangnya

Berita Terbaru

Politik & Pemerintahan

Dedi Muhdi Bongkar Rencana Pungutan Ratusan Juta di SMAN 33

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:31 WIB