Resmi Ditutup, Wabup: WNF Telah Menjadi Ruang Strategis Promosi

Avatar photo

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 23:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Ngada, Bernadinus

Wakil Bupati Ngada, Bernadinus "Berni" Dhey Ngebu (Foto: Elfrat Dhena)

Metrosiar  – Wolobobo Ngada Festival (WNF) 2025 resmi ditutup Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, pada Sabtu (9/8/25). Festival tahunan Pemerintah Kabupaten Ngada ini kembali menjadi ajang promosi potensi unggulan daerah.

Dalam sambutannya, Bernadinus Dhey atau yang akrab disapa Berni Dhey menegaskan bahwa WNF telah menjadi panggung strategis untuk mengenalkan produk unggulan Ngada.

“3 hari penyelenggaraan festival ini bukan hanya menjadi ruang selebrasi tetapi telah menjadi ruang strategis untuk mempromosikan produk unggulan Ngada yakni, kopi, tenun dan bambu serta warisan budaya lokal lainnya kepada publik yang lebih luas,” ujarnya.

Berni menambahkan, WNF kini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan identitas daerah dan bagian penting dari ekosistem ekonomi kreatif dan pariwisata berkelanjutan.

“Kita patut berbangga Wolobobo Ngada Festival bukan sekedar agenda tahunan, tetapi telah menjadi identitas daerah dan bagian penting dari ekosistem ekonomi kreatif dan pariwisata berkelanjutan Kabupaten Ngada,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui masih ada ruang perbaikan.

Baca juga:  Tanggap Darurat Usai, Ngada Kebut Huntara dan Bangkitkan Ekonomi Warga Pascagempa

“Penyelenggaraan festival ini belum sempurna. Setiap kegiatan besar tentu menyisakan ruang untuk evaluasi dan perbaikan,” tegasnya.

Ia meminta panitia membuka diri terhadap masukan, kritik, dan catatan konstruktif demi penyelenggaraan yang lebih baik.

Menurutnya, peningkatan kualitas kurasi acara, penguatan SDM kreatif, tata kelola event, dan promosi digital yang lebih masif tetap diperlukan. Festival ini, lanjutnya, harus memberi dampak nyata bagi UMKM, pelaku wisata, dan masyarakat.

“Dengan komitmen bersama yang kuat, Wolobobo Ngada Festival ini akan terus dikembangkan bukan sekedar agenda tahunan, tetapi sebagai identitas budaya, motor penggerak ekonomi kreatif, dan wajah baru pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Ngada,” ucapnya.

Berni pun mengajak semua pihak untuk menjaga keberlangsungan WNF.

“Mari kita terus merawat dan kembangkan Festival ini bersama-sama dengan semangat kolaborasi, kebersamaan dan inovasi,” pungkasnya.

Pesan untuk Generasi Muda

Kepada generasi muda, Berni berpesan agar tidak hanya menjadi penonton.

Baca juga:  Buka Turnamen Voli Putri Piala PKK Ngada, BDN: Wujud Dukungan Pemberdayaan Perempuan

“Di tangan kalian, nilai-nilai warisan leluhur kita seperti tenun, bambu, kopi, ritus adat, bahasa, dan seni budaya lokal, tidak hanya akan hidup tetapi akan berkembang dan relevan dalam zaman yang terus berubah,” tuturnya.

Ia mengingatkan agar budaya tidak dipandang kuno.

“Budaya adalah akar yang menguatkan identitas kita sekaligus sayap untuk terbang menjelajahi dunia,” ujarnya.

Manfaatkan Ruang Kreatif

Berni juga menyoroti kekuatan generasi muda di era digital. Ia mendorong mereka memanfaatkan Art Centre sebagai ruang kreatif yang menghidupkan tradisi dengan cara baru, mengubah potensi lokal menjadi karya global, serta menjadikan budaya sebagai sumber inspirasi.

“Jadilah generasi yang tidak hanya mewarisi, tetapi juga menghidupkan dan memperjuangkan kekayaan Ngada dengan cara sendiri. Ngada butuh kalian,” tegasnya.

“Mari terus berkarya, mencipta dan menjaga jati diri. Jangan hanya bangga menjadi orang Ngada. Tunjukkan bahwa menjadi orang Ngada adalah keunggulan,” tutup Berni Dhey.*

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seru! Kids Coloring Competition Hadir di Pakons Prime Hotel, Total Hadiah Rp2 Juta
“Nothing” Hadir di Jakarta, Saat Kekosongan Justru Penuh Makna
Viral! Kereta Nusantara Explorer Hadir dengan Kabin Hotel, Lounge Piano, dan Balkon VIP
Kode Alam di Balik Bukit Hijau Enrekang
Pantai Anyer Padat! Polisi Terapkan One Way, Orang Tua Diminta Siaga
Waterpark Annisa Jaya Bagi-Bagi THR, Jadi Destinasi Favorit Libur Lebaran 2026
Menyusuri Lereng Gunung Bunder Menikmati Pemandangan Kawah Ratu Yang Eksotis
Video: Kapolsek Kronjo, AKP I Nyoman Nariana, S.M., S.Pd. melakukan pemantauan di obyek wisata Pulau Cangkir
Berita ini 169 kali dibaca
Wabup Ngada Berni Dhey tutup Wolobobo Ngada Festival 2025, ajak generasi muda jadikan budaya sebagai identitas dan motor ekonomi kreatif.

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 15:18 WIB

Seru! Kids Coloring Competition Hadir di Pakons Prime Hotel, Total Hadiah Rp2 Juta

Kamis, 24 September 2026 - 15:08 WIB

“Nothing” Hadir di Jakarta, Saat Kekosongan Justru Penuh Makna

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:05 WIB

Viral! Kereta Nusantara Explorer Hadir dengan Kabin Hotel, Lounge Piano, dan Balkon VIP

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:32 WIB

Kode Alam di Balik Bukit Hijau Enrekang

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:24 WIB

Pantai Anyer Padat! Polisi Terapkan One Way, Orang Tua Diminta Siaga

Berita Terbaru

pengumuman kehilangan BPKB Motor.

Hukum & Kriminal

Pengumuman Kehilangan! 1 BPKB Motor Yamaha dan 2 BPKB Motor Honda Hilang

Kamis, 24 Sep 2026 - 14:15 WIB

Sosial Kemasyarakatan

38 Aksi Massa Warnai Jakarta Hari Ini, Ribuan Orang Diperkirakan Turun ke Jalan

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:25 WIB