Metrosiar– Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi menahbiskan Al Muzzammil Yusuf sebagai Presiden PKS periode 2025–2030. Figur senior yang telah malang melintang di dunia politik ini dipercaya menggantikan Ahmad Syaikhu, dalam Musyawarah I Majelis Syura PKS yang digelar pada 3–4 Juni 2025.
“Alhamdulillah, Musyawarah I Majelis Syura berjalan dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Proses pemilihan ini menjadi cerminan kuatnya semangat kolektif dan demokratis dalam tubuh PKS,” ujar Juru Bicara PKS, Muhammad Kholid, Rabu (4/6).
Dari Tanjung Karang ke Puncak PKS
Lahir di Tanjung Karang pada 6 Juni 1965, Al Muzzammil Yusuf meniti perjalanan intelektualnya sejak di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI), jurusan Ilmu Politik. Ia kemudian melanjutkan S2 dan S3 dalam bidang Ilmu Komunikasi Politik di Universitas Sahid.
Tak hanya di dalam negeri, Muzzammil juga memperluas cakrawala ke mancanegara. Ia pernah menempuh studi hubungan internasional di Centre for Advanced Studies (CAS), Islamabad, Pakistan. Selain itu, ia mengikuti program bahasa Inggris di Sydney, Australia dan pendidikan Bahasa Arab di Kairo, Mesir — memperkaya perspektif globalnya.
Karier Politik yang Konsisten dan Berjenjang
Nama Muzzammil mulai mencuat di panggung nasional sejak terpilih sebagai anggota DPR RI pada 2004. Ia kemudian terus dipercaya rakyat hingga empat periode berturut-turut, hingga 2024. Sepanjang kariernya di Senayan, ia pernah menjabat sebagai:
-
Wakil Ketua Komisi III DPR RI (2005–2007 & 2012–2014)
-
Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI (2007–2009)
-
Wakil Ketua Komisi II DPR RI (2015–2017)
-
Wakil Ketua Fraksi PKS MPR RI (2014–2019 & 2019–2024)
-
Anggota Tim Sosialisasi Empat Pilar MPR RI sejak 2004
Deklarator, Wakil Presiden, Hingga Presiden PKS
Tak banyak yang tahu, Muzzammil Yusuf adalah salah satu deklarator utama berdirinya PKS pada awal 2000-an. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Presiden PKS (2002–2004), serta dipercaya sebagai Ketua Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan DPP PKS untuk periode 2020–2025.
Aktivis, Humanis, dan Pecinta Bola
Selain kiprah politik, Muzzammil dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Ia sempat menjadi Koordinator Kaukus Parlemen untuk Palestina (2007–2014), menunjukkan komitmen kuatnya terhadap isu-isu kemanusiaan dan peran global Indonesia.
Di balik penampilannya yang serius, Muzzammil juga memiliki sisi personal yang unik. Ia pernah menjadi striker tim sepak bola U-16 DKI Jakarta dan tampil dalam laga eksibisi di Kyoto, Jepang tahun 1981 — menunjukkan keseimbangan antara kerja politik dan semangat sportivitas.
Tak hanya itu, ia juga rutin menjadi pembicara dalam seminar keagamaan, keluarga, pemuda, dan pendidikan politik. Gaya komunikasinya yang lugas dan merakyat menjadikannya sosok yang mudah diterima berbagai kalangan.
Menuju PKS 2030
Dengan rekam jejak panjang, kepemimpinan yang teruji, serta komitmen terhadap nilai-nilai keumatan dan kebangsaan, Al Muzzammil Yusuf dinilai sebagai sosok ideal untuk memimpin PKS lima tahun ke depan. Tantangan besar menanti, namun publik dan kader partai optimis bahwa di bawah nahkodanya, PKS akan terus tumbuh menjadi kekuatan politik yang signifikan di tanah air.









