Metrosiar – Di bawah komando pelatih baru Patrick Kluivert, Timnas Indonesia tengah menjalani persiapan intensif menjelang lanjutan Grup C Round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Salah satu agenda utama dalam program persiapan ini adalah pemusatan latihan atau training center yang digelar di Bali.
Skuad Garuda, yang diperkuat oleh Jay Idzes dan rekan-rekannya, dijadwalkan akan menghadapi dua laga krusial. Pertama, menghadapi China pada 5 Juni 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Kemudian, mereka akan bertolak ke Jepang untuk laga tandang pada 10 Juni 2025.
Patrick Kluivert, pelatih asal Belanda yang kini menukangi Timnas Indonesia, telah memulai pemusatan latihan di Bali sejak Selasa, 27 Mei 2025. Ia pun menyampaikan kesan positif terhadap semangat dan performa para pemain dalam sesi latihan perdana.
“Sesi latihan pertama menakjubkan. Saya pikir perasaan para pemain juga bagus. Kami berlatih operan dan penguasaan suatu taktik dan suasana satu sama lain sangat positif,” ujar Kluivert kepada awak media usai TC di Bali, pada Selasa, 27 Mei 2025.
Laga melawan China di GBK menjadi momentum penting bagi Timnas Indonesia. Kedua tim saat ini tengah bersaing ketat di klasemen sementara Grup C. Indonesia berada di posisi ke-4 dengan koleksi 9 poin, sementara China menguntit di peringkat ke-6 dengan 6 poin, sejajar dengan Bahrain.
Hasil pertandingan melawan China akan sangat menentukan nasib skuad Garuda di ajang kualifikasi ini. Jika meraih kemenangan, peluang untuk melaju ke Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 akan terbuka lebar. Sebaliknya, kekalahan bisa mengakhiri perjalanan mereka di fase ketiga.
Kluivert mengatakan bahwa ia tengah membangun pemahaman taktik kepada para pemain mengenai pentingnya meraih kemenangan di laga ini.
“Tujuan utama saya adalah para pemain memahami apa yang sedang kita coba raih, yaitu mengalahkan lawan. Saya rasa hal terpentingnya adalah memiliki visi bermain melawan China,” tegasnya.
Dengan sisa waktu yang ada, Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan Patrick Kluivert terus mematangkan strategi dan meningkatkan kekompakan tim demi menjaga asa tampil di Piala Dunia 2026.(*)
Editor : Wodo Ndaya Coya









