Jalan Bagus, Warga Desa Banyu Asih Rasakan Dampak Positif Pembangunan Infrastruktur

Avatar photo

Jumat, 23 Mei 2025 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Banyu Asih bersama warga setempat menyampaikan rasa syukur dan harapan atas pembangunan jalan yang kini telah dirasakan manfaatnya. (Dok. Ahmad/Metrosiar)

Kepala Desa Banyu Asih bersama warga setempat menyampaikan rasa syukur dan harapan atas pembangunan jalan yang kini telah dirasakan manfaatnya. (Dok. Ahmad/Metrosiar)

Metrosiar – Warga Desa Banyu Asih, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, kini merasakan manfaat besar dari pembangunan infrastruktur jalan yang telah selesai dilaksanakan, pada Jumat (23/05/2025).

‎Kondisi jalan yang sebelumnya rusak dan berlubang, kini telah berubah menjadi jalur yang mulus dan nyaman untuk dilalui.

Warga pun menyambut positif perubahan ini, karena dinilai sangat membantu aktivitas sehari-hari.

‎Dayat, yang juga merupakan warga asli setempat, menyampaikan apresiasinya terhadap proyek pembangunan ini. Dalam keterangannya, beliau mengungkapkan bahwa perbaikan jalan sangat penting untuk menunjang kelancaran mobilitas warga.

‎“Kondisi jalan sebelumnya memang rusak. Dengan adanya pembangunan ini, tentu saja sangat bermanfaat. Warga merasa senang karena akses transportasi menjadi lebih baik,” ujar Dayat saat di temui Wartawan Metrosiar.

‎Beliau juga menambahkan bahwa pembangunan jalan ini belum mencakup seluruh wilayah desa. Masih banyak titik lain yang memerlukan perhatian serupa agar pembangunan dapat merata.

‎“Harapan kami ke depan, pembangunan bisa dilanjutkan ke seluruh wilayah agar semua warga bisa merasakan manfaat yang sama,” ungkapnya.

‎Selama proses pembangunan, ia menegaskan bahwa tidak ada gangguan berarti yang dirasakan warga, dan informasi terkait proyek telah disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.

‎Senada dengan itu, warga lainnya, Ibu Rohmah, menyampaikan pengalaman serupa. Ia menyebutkan bahwa sebelumnya kondisi jalan sangat memprihatinkan, banyak lubang dan permukaan yang tidak rata.

Baca juga:  Camat Turun Tangan! Kisah Haru di Balik Rumah Roboh yang Bangkitkan Solidaritas Warga

“Alhamdulillah sekarang sudah bagus. Kalau bisa, semua jalan di desa ini dibenahi agar nyaman dilalui,” tuturnya.

‎Menurut Ibu Rohmah, pembangunan jalan ini sangat penting karena mempermudah akses transportasi warga.

Ia juga berharap ke depannya pembangunan dapat disertai dengan penataan lingkungan yang lebih baik agar desa terlihat lebih rapi dan asri.

Baca juga:  Video: Pelantikan Ketua Karang Taruna Kecamatan Pasar Kemis periode 2025–2030

“Bersih-bersih lingkungan juga penting, biar enak dilihat dan nyaman,” tambahnya.

‎Kepala Desa Banyu Asih Ahmad Hariri, saat di temui wartawan mengungkapkan, “Pembangunan infrastruktur seperti ini membuktikan bahwa perhatian pemerintah desa terhadap kebutuhan dasar masyarakat semakin nyata”. Ucapnya.

Kades Ahmad Hariri menambahkan  “Sebelum melaksanakan kegiatan, Pemerintah Desa Banyu Asih mengajak seluruh masyarakat, melalui ketua RT, RW & BPD, Untuk ikut membantu dan mengawasi kegiatan tersebut dari segala aspek, agar tercipta kualitas dalam pembangunan”.tambahnya.

“Jalan yang baik bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut keselamatan, ekonomi, dan kesejahteraan warga. Semoga pembangunan yang sudah ada ini menjadi awal dari pemerataan infrastruktur di seluruh Desa Banyu Asih,” tutupnya.(*)

Wawancara Warga Desa Banyu Asih Terkait Dampak Pembangunan Jalan Baru

Editor : Ahmad

Sumber Berita: metrosiar.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif
Uji Publik Data Gempa Golewa: 1.539 Rumah Diverifikasi, 953 Tak Masuk Kriteria
15.722 Guncangan Tercatat! Nagekeo Perpanjang Tanggap Darurat hingga 27 September
Camat Sepatan Timur Hadir di Sekolah, Siswa Diajak Cerdas Bermedia Digital
Data Kerusakan Gempa Riung Barat Diuji, Warga Minta Kriteria Penilaian Dibuka Terang
Tanggap Darurat Usai, Ngada Kebut Huntara dan Bangkitkan Ekonomi Warga Pascagempa
Tanggap Darurat Usai, Polres Ngada Tegaskan Pelayanan Warga Tak Boleh Berhenti
PAUD HI Ngada Diperkuat, Satu PAUD Disiapkan Jadi Percontohan Layanan Anak Terpadu
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 00:36 WIB

Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif

Sabtu, 19 September 2026 - 06:59 WIB

Uji Publik Data Gempa Golewa: 1.539 Rumah Diverifikasi, 953 Tak Masuk Kriteria

Jumat, 18 September 2026 - 11:51 WIB

15.722 Guncangan Tercatat! Nagekeo Perpanjang Tanggap Darurat hingga 27 September

Kamis, 17 September 2026 - 09:51 WIB

Camat Sepatan Timur Hadir di Sekolah, Siswa Diajak Cerdas Bermedia Digital

Kamis, 17 September 2026 - 06:39 WIB

Data Kerusakan Gempa Riung Barat Diuji, Warga Minta Kriteria Penilaian Dibuka Terang

Berita Terbaru

Internasional

Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, WNI Diminta Waspada

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:32 WIB

Hukum & Kriminal

Selasa, 22 Sep 2026 - 09:57 WIB

Peristiwa & Bencana

Galodo Terjang Arosuka, Kompleks Kantor Bupati Solok Ikut Terdampak

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:03 WIB

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid (ketiga dari kanan) bersama para pihak terkait menunjukkan kebersamaan usai tercapainya kesepakatan damai dalam penyelesaian persoalan di Kecamatan Rajeg.

Pemerintahan

Sempat Memanas, Perselisihan GKPI Rajeg Kini Berakhir Damai

Senin, 21 Sep 2026 - 23:17 WIB