Kordinator LBH Swastika Advokasi Nusantara Klarifikasi Pemberitaan Soal Kepala Desa Kemiri, Terkait Apa?

Avatar photo

Selasa, 6 Mei 2025 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kades Kemiri Suhud
Bersama Koordinator Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Swastika Advokasi Nusantara Kabupaten Tangerang, memberikan klarifikasi. (DOK. JAY)

Foto Kades Kemiri Suhud Bersama Koordinator Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Swastika Advokasi Nusantara Kabupaten Tangerang, memberikan klarifikasi. (DOK. JAY)

Metrosiar – Jay, Koordinator Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Swastika Advokasi Nusantara Kabupaten Tangerang, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang beredar di sejumlah media online dan media sosial mengenai kepala desa yang disebut sulit dikonfirmasi dan jarang berada di kantor, Selasa (6/5).

Dalam keterangannya kepada media, Jay menegaskan bahwa pemberitaan tersebut perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

“Kami melihat adanya informasi yang menyudutkan salah satu kepala desa, terutama terkait keberadaannya di kantor desa. Sebagai lembaga yang peduli terhadap keadilan dan objektivitas informasi, kami merasa perlu memberikan klarifikasi,” ujar Jay.

Baca juga:  PKK Desa Kemiri Gelar Senam Sehat Rutin, Wujudkan Warga Bugar dan Bahagia

Menurut Jay, pihaknya telah melakukan penelusuran dan komunikasi langsung dengan pihak desa terkait, dan ditemukan bahwa kepala desa tersebut menjalankan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab dan sering kali melakukan kegiatan lapangan sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.

“Memang tidak setiap saat kepala desa berada di kantor, namun itu bukan berarti mengabaikan tugas. Banyak kegiatan yang dilakukan langsung di lapangan demi merespons kebutuhan warga,” tambahnya.

Baca juga:  Tetap Tenang Tapi Tidak Lengah! FJK Imbau Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan

Jay juga mengimbau media untuk tetap menjaga etika jurnalistik dengan melakukan konfirmasi sebelum mempublikasikan berita yang bisa berdampak pada nama baik seseorang.

“Kami berharap semua pihak bisa lebih bijak dalam menyebarkan informasi, dan media menjalankan fungsinya secara profesional dan berimbang,” tutup Jay.(*)

Penulis : Jay Bastian

Editor : Ahmad

Sumber Berita: Jay Ketua Forsil Kemiri

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

545 Calon Jemaah Haji Jalani Tes Kebugaran dan Pemeriksaan Gratis
Kemenko Pangan Salurkan Rp1,2 Miliar, Korban Gempa Ngada Dapat Bantuan Tunai hingga Logistik
Naas! Minibus EB 1539 DI Terjun ke Jurang 50 Meter di Golewa Selatan, 2 Tewas
Deputi BNPB Cek Gudang Logistik Ngada: Stok Sangat Memadai, Jangan Lama Disimpan!
3,6 Km Irigasi Dibangun di Ngada, Wabup Dorong Sawah Petani Makin Produktif
147 CPNS Ngada Resmi Lulus, Bupati Ray: Jangan Terjebak Rutinitas, Hadir untuk Masyarakat
Polantas Genap 71 Tahun, Polres Ngada Teguhkan Semangat “Presisi, Mengabdi untuk Negeri”
Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif
Berita ini 47 kali dibaca
Menurut Jay, pihaknya telah melakukan penelusuran dan komunikasi langsung dengan pihak desa terkait, dan ditemukan bahwa kepala desa tersebut menjalankan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab dan sering kali melakukan kegiatan lapangan sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 12:07 WIB

545 Calon Jemaah Haji Jalani Tes Kebugaran dan Pemeriksaan Gratis

Kamis, 24 September 2026 - 20:45 WIB

Kemenko Pangan Salurkan Rp1,2 Miliar, Korban Gempa Ngada Dapat Bantuan Tunai hingga Logistik

Kamis, 24 September 2026 - 13:45 WIB

Naas! Minibus EB 1539 DI Terjun ke Jurang 50 Meter di Golewa Selatan, 2 Tewas

Rabu, 23 September 2026 - 14:15 WIB

Deputi BNPB Cek Gudang Logistik Ngada: Stok Sangat Memadai, Jangan Lama Disimpan!

Selasa, 22 September 2026 - 17:49 WIB

3,6 Km Irigasi Dibangun di Ngada, Wabup Dorong Sawah Petani Makin Produktif

Berita Terbaru

Bisnis & Investasi

Akses Keuangan 92,76%, Annisa Mahesa Bongkar Masalah yang Masih Mengintai!

Jumat, 25 Sep 2026 - 14:05 WIB