Warga Serbu Kantor Pemindai Retina di Bekasi Demi Uang, Wali Kota Pastikan Tidak Berizin

Avatar photo

Selasa, 6 Mei 2025 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto tangkap layar YouTube memperlihatkan warga berdatangan ke kantor pemindai retina di Kota Bekasi meski sudah ditutup. (Metrosiar)

Foto tangkap layar YouTube memperlihatkan warga berdatangan ke kantor pemindai retina di Kota Bekasi meski sudah ditutup. (Metrosiar)

Metrosiar – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, mengatakan tiga kantor layanan pemindai retina di wilayah Bekasi menjadi sasaran warga karena disebut-sebut memberikan uang setelah proses perekaman retina.

Tiga lokasi layanan tersebut berada di Jalan H. Juanda (Bekasi Timur), Jalan Raya Narogong (Rawalumbu), dan kawasan Harapan Indah.

“Ada tiga. Yaitu di Bekasi, Timur, Rawalumbu dan Harapan Indah,” ujar Tri saat ditemui di kantor Pemkot Bekasi pada Senin sore, 5 Mei 2025.

Tri menjelaskan berdasarkan pengecekan timnya, ketiga kantor tersebut tidak memiliki izin resmi dari Pemerintah Kota Bekasi.

Baca juga:  Buka Retret di Magelang, Mendagri Apresiasi Kepala Daerah yang Miliki Pandangan Tingkatkan PAD

Pemkot telah memverifikasi ke bagian perizinan dan menurunkan aparat Satpol PP ke lokasi. Saat ini, menurutnya, operasional ketiga kantor itu telah dihentikan sementara oleh Komdigi.

Meskipun layanan tersebut sudah dinyatakan tutup, masyarakat masih berdatangan ke lokasi. Salah satunya di Jalan Ir. H. Juanda, Bekasi Timur.

Seorang warga bernama Siti mengaku datang karena tertarik dengan program tersebut yang dikabarkan memberikan imbalan uang setelah perekaman retina.

“Statusnya sekarang lagi nyari kerja, karena lumayan sulit mencari kerja,” kata Siti di lokasi pada Selasa, 6 Mei 2025.

Ia mengatakan mengetahui informasi itu dari lingkungan sekitar dan tertarik karena disebut-sebut memberikan uang lebih dari Rp200 ribu.

Baca juga:  Potret Buram Kesejahteraan Guru di Tengah Program Makan Bergizi

“Saya tahu dari orang-orang, dan katanya (setelah merekam retina mata) dapat uang Rp200 ribuan lebih,” ujarnya.

Siti juga mengaku telah mendaftar melalui aplikasi dan dijadwalkan untuk rekam retina pada Selasa pukul 10.00 WIB.

Meski telah membaca berita bahwa kantor tersebut tutup, ia tetap datang karena penasaran.

“Saya udah isi data diri. Tapi di sini tutup sudah baca berita tadi pagi, tapi saya kesini karena penasaran saja,” ungkap Siti yang berasal dari Tambun.(*)

Editor : KF

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Kampus ke Pelosok Desa, 100 Mahasiswa STIPER Flores Bajawa Bergerak Lawan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda Banten Raih Tanda Kehormatan Samkarya Nugraha Sakanti dari Presiden RI.
BUMDes Sango Sadho Bongkar Laporan Keuangan di Hadapan Warga, Transparansi Jadi Energi Baru Kebangkitan Ekonomi Desa
Rayakan Milad ke-28, Rumah Zakat Salurkan Santunan untuk Anak Yatim di Tangerang
PERNYATAAN BERSAMA TIGA PILAR KELURAHAN KUTABUMI
Pelantikan Tim Pembina dan Pendamping Inovasi Remaja Pelopor Anti Narkoba RW 14 Kelurahan Kutabumi.
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Terus Kawal Pemadaman Kebakaran TPA Jatiwaringin Mauk
130.490 Pemilih Dipastikan Valid, KPU Ngada Perkuat Pondasi Demokrasi: Tak Ada Hak Pilih yang Boleh Hilang
Berita ini 27 kali dibaca
Tiga kantor layanan pemindai retina di Bekasi menjadi sorotan setelah ramai didatangi warga karena disebut-sebut memberikan uang usai perekaman. Lokasinya berada di Bekasi Timur, Rawalumbu, dan Harapan Indah. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyatakan ketiga kantor itu tidak memiliki izin resmi dan telah dibekukan sementara oleh Komdigi. Meski sudah ditutup, warga masih berdatangan karena informasi yang beredar menjanjikan uang ratusan ribu rupiah.

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:29 WIB

Dari Kampus ke Pelosok Desa, 100 Mahasiswa STIPER Flores Bajawa Bergerak Lawan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:40 WIB

HUT ke-80 Bhayangkara, Polda Banten Raih Tanda Kehormatan Samkarya Nugraha Sakanti dari Presiden RI.

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:04 WIB

BUMDes Sango Sadho Bongkar Laporan Keuangan di Hadapan Warga, Transparansi Jadi Energi Baru Kebangkitan Ekonomi Desa

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:53 WIB

Rayakan Milad ke-28, Rumah Zakat Salurkan Santunan untuk Anak Yatim di Tangerang

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:02 WIB

Pelantikan Tim Pembina dan Pendamping Inovasi Remaja Pelopor Anti Narkoba RW 14 Kelurahan Kutabumi.

Berita Terbaru