Gempa Dahsyat Guncang Myanmar dan Thailand Menyebabkan 152 Tewas

Avatar photo

Sabtu, 29 Maret 2025 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Reruntuhan gedung akibat gempa (Dok. Istimewa)

Potret Reruntuhan gedung akibat gempa (Dok. Istimewa)

Metrosiar – Dua negara Asia Tenggara, Myanmar dan Thailand, diguncang gempa dahsyat berkekuatan magnitudo 7,7 pada Jumat, 28 Maret 2025. Bencana besar ini menewaskan sedikitnya 152 orang dan menghancurkan berbagai infrastruktur penting di kedua negara.

Di Myanmar, gempa memakan korban terbanyak dengan 144 orang meninggal dunia serta merusak ribuan bangunan, jalan, dan fasilitas umum. Sementara di Thailand, guncangan kuat membuat sebuah gedung pencakar langit yang tengah dibangun di dekat Pasar Jatujak, Bangkok, runtuh. Sedikitnya 8 orang tewas, dan 81 lainnya dilaporkan terjebak di bawah reruntuhan.

Baca juga:  Presiden Prabowo Dukung Papua Nugini Jadi Anggota ASEAN, Ini Alasannya

Belum sempat pulih dari gempa utama, wilayah terdampak kembali diguncang gempa susulan bermagnitudo 6,4, yang semakin memperparah kondisi di lapangan. Banyak gedung dan jembatan roboh, membuat proses evakuasi dan pencarian korban berjalan lambat dan penuh risiko.

Tim penyelamat masih berjuang keras mencari korban selamat di tengah reruntuhan, sementara alat berat dan pasokan bantuan mulai dikerahkan dari berbagai daerah.

Baca juga:  Aktor Senior Korea Selatan Choi Jung-woo Meninggal Dunia, Dikenang Lewat Peran Ikonisnya

Guncangan gempa ini juga dirasakan hingga ke beberapa negara tetangga, seperti China, Kamboja, Bangladesh, dan India, yang turut melaporkan getaran kuat selama beberapa detik.

Sebagai bentuk solidaritas internasional, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Uni Eropa (UE) telah menawarkan bantuan kemanusiaan untuk membantu korban di wilayah terdampak. Upaya penyelamatan dan pemulihan terus dilakukan, sementara ribuan warga kini berjuang memulihkan kehidupan di tengah kehancuran yang ditinggalkan gempa mematikan ini.

Sumber Berita: Kompas

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bentuk Penghormatan Terhadap Bendera Arab Saudi Pada Piala Dunia 2026
Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven
Pengamat Curigai Ada Upaya Destabilisasi Pasar Terkait Narasi Sell Indonesia Dari Singapore
Ditemukan di Dasar Samudra Atlantik Dunia Yang Hilang
Viral! Ribuan Jamaah Haji Jalan Kaki di Tengah Panas 42 Derajat
Viral! Kakek Jamaah Haji Asal Indonesia Hilang Misterius di Tanah Suci
Heboh! Pagi Hari di Makkah Berasa di Bogor, Jemaah Diingatkan Selalu Bawa Kartu Nusuk
Kacau di Terminal Ajyad! Jamaah Haji Saling Dorong demi Naik Bus Sholawat
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:50 WIB

Bentuk Penghormatan Terhadap Bendera Arab Saudi Pada Piala Dunia 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 12:37 WIB

Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:24 WIB

Pengamat Curigai Ada Upaya Destabilisasi Pasar Terkait Narasi Sell Indonesia Dari Singapore

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:16 WIB

Ditemukan di Dasar Samudra Atlantik Dunia Yang Hilang

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:19 WIB

Viral! Ribuan Jamaah Haji Jalan Kaki di Tengah Panas 42 Derajat

Berita Terbaru

Internasional

Bentuk Penghormatan Terhadap Bendera Arab Saudi Pada Piala Dunia 2026

Kamis, 18 Jun 2026 - 14:50 WIB