Pengangkatan CASN 2024 Dilakukan Serentak pada 1 Oktober 2025, Ini Penjelasan Menteri Rini

Avatar photo

Sabtu, 8 Maret 2025 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah akan melaksanakan pengangkatan CPNS 2024 serentak pada 1 Oktober 2025 untuk menyelaraskan jadwal rekrutmen ASN secara nasional. Potret Menteri PANRB Rini Widyantini. (Dok.menpan)

Pemerintah akan melaksanakan pengangkatan CPNS 2024 serentak pada 1 Oktober 2025 untuk menyelaraskan jadwal rekrutmen ASN secara nasional. Potret Menteri PANRB Rini Widyantini. (Dok.menpan)

 

Metrosiar – Pemerintah, melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB), mengumumkan adanya penyesuaian dalam pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024.

Keputusan ini menetapkan pengangkatan CPNS akan dilaksanakan secara serentak pada 1 Oktober 2025.

Langkah ini bertujuan untuk menyelaraskan jadwal rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Indonesia, mengingat selama ini setiap instansi memiliki Tanggal Mulai Tugas (TMT) yang berbeda.

Keputusan tersebut telah disepakati oleh pemerintah dan Komisi II DPR RI dalam Rapat Dengar Pendapat yang berlangsung pada Rabu, 5 Maret 2025.

Menteri PANRB, Rini Widyantini, menyebut penyesuaian jadwal pengangkatan CASN 2024 mendukung tujuh agenda transformasi manajemen ASN.

“Transformasi rekrutmen dan jabatan ASN dirancang untuk menjawab kebutuhan organisasi yang lebih lincah dan kolaboratif,” ujar Rini.

Tujuh Agenda Transformasi ASN

Agenda transformasi ASN ini mencakup tujuh pokok kebijakan yang sesuai dengan UU ASN, yakni:

  1. Transformasi Rekrutmen dan Jabatan
  2. Kemudahan Mobilitas Talenta Nasional
  3. Percepatan Pengembangan Kompetensi
  4. Penataan Pegawai Non-ASN
  5. Reformasi Pengelolaan Kinerja dan Kesejahteraan ASN
  6. Digitalisasi Manajemen ASN
  7. Penguatan Budaya Kerja dan Citra Institusi.
Baca juga:  Pengamanan Super Ketat! Haul Syeikh Nawawi Al Bantani ke-133 Berlangsung Aman dan Khidmat

Rini menjelaskan kebijakan ini akan memberikan ruang bagi rekrutmen ASN yang lebih kolaboratif dan fleksibel.

Penataan TMT ini diharapkan dapat menyelaraskan pengangkatan ASN di seluruh instansi pemerintah dan mendukung program prioritas nasional.

Selain itu, sistem rekrutmen yang transparan dan akuntabel diharapkan menghasilkan ASN yang profesional dan berintegritas.

Pengangkatan PPPK Dimulai pada Maret 2026

Dalam kesempatan yang sama, Rini juga mengumumkan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tahun 2024 akan dimulai pada 1 Maret 2026.

Pengangkatan ini akan menggantikan status pegawai non-ASN atau tenaga honorer, yang sesuai dengan amanat UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.

Penataan pegawai non-ASN yang dimulai sejak tahun 2005 akan diselesaikan secara sistematis untuk memberikan kejelasan dan kepastian bagi tenaga honorer yang selama ini berkontribusi besar dalam pemerintahan.

Baca juga:  Strategi Unik Neon Membawa ‘Anora’ Meraih Kemenangan Oscar Kedua dalam Lima Tahun

Empat prinsip utama dalam penataan pegawai non-ASN ini adalah menghindari PHK massal, tidak mengurangi pendapatan pegawai, menghindari pembengkakan anggaran, serta menjamin kesesuaian dengan regulasi yang berlaku.

Formasi CASN 2024: Ribuan Posisi Tersedia

Seleksi CASN 2024 akan menawarkan total 248.970 formasi CPNS dan 1.017.111 formasi PPPK. Seleksi CPNS akan dimulai pada Agustus 2024, sementara PPPK tahap 1 pada September 2024 dan tahap 2 pada Januari 2025.

Pemerintah juga tengah menyusun roadmap pengangkatan CASN serentak, sebagai pedoman bagi instansi pemerintah dan peserta seleksi yang telah dinyatakan lulus.

Rini menambahkan meskipun penyesuaian jadwal ini memerlukan waktu, hal ini dilakukan dengan cermat dan hati-hati, demi menyelaraskan pengangkatan ASN di seluruh Indonesia secara efisien dan efektif.(*)

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Sumber Berita: menpan.go.id

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Banten Andra Soni Setujui Pembahasan 4 Raperda Inisiatif DPRD
Presiden Prabowo Masih Teratas Elektabilitasnya Dibanding Tokoh Lain, Versi Survey IPO
Kalahkan BPBD 2-0, Brata FC Polresta Tangerang Melaju ke Semi Final POR Pegawai 2026
Festival Komodo Riung 2026: Dari Watulajar, Komodo Djaga, Pariwisata Dikobarkan, Ekonomi Masyarakat Digerakkan
Dedi Muhdi Bongkar Rencana Pungutan Ratusan Juta di SMAN 33
33 Alsintan Mengguyur Ngada: Traktor hingga Rice Transplanter, Jejak Aspirasi Ahmad Yohan Kembali Terbukti
Melawan Lupa, Loka Tua Mata Api Diluncurkan untuk Menghidupkan Kembali Sabda Leluhur Ngada
Jalan Santai HUT RI ke-81 di Pasar Kemis Meriah, Hadiah Kulkas hingga Sepeda Gunung Dibagikan
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:46 WIB

Gubernur Banten Andra Soni Setujui Pembahasan 4 Raperda Inisiatif DPRD

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Presiden Prabowo Masih Teratas Elektabilitasnya Dibanding Tokoh Lain, Versi Survey IPO

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Kalahkan BPBD 2-0, Brata FC Polresta Tangerang Melaju ke Semi Final POR Pegawai 2026

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:30 WIB

Festival Komodo Riung 2026: Dari Watulajar, Komodo Djaga, Pariwisata Dikobarkan, Ekonomi Masyarakat Digerakkan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:31 WIB

Dedi Muhdi Bongkar Rencana Pungutan Ratusan Juta di SMAN 33

Berita Terbaru

Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan pandangannya mengenai empat Raperda inisiatif DPRD Provinsi Banten dalam Rapat Paripurna di Serang, Selasa (11/08/2026).

Politik & Pemerintahan

Gubernur Banten Andra Soni Setujui Pembahasan 4 Raperda Inisiatif DPRD

Rabu, 12 Agu 2026 - 14:46 WIB

Politik & Pemerintahan

Dedi Muhdi Bongkar Rencana Pungutan Ratusan Juta di SMAN 33

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:31 WIB