Resmi Arab Saudi Larang Anak-anak Ikut Ibadah Haji 2025

Avatar photo

Selasa, 18 Februari 2025 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Suasana Ibadah Haji di Tanah Suci. (Freepik)

Potret Suasana Ibadah Haji di Tanah Suci. (Freepik)

Metrosiar – Arab Saudi resmi melarang anak-anak untuk mengikuti ibadah haji pada tahun 2025.

Keputusan ini diumumkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Saudi yang menyatakan kebijakan ini diambil demi keselamatan akibat tingginya kepadatan jemaah selama ibadah haji.

Menurut kementerian setempat, kebijakan ini bertujuan untuk melindungi anak-anak dari risiko yang dapat terjadi akibat kerumunan besar di lokasi ibadah haji.

“Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan anak-anak serta mengurangi potensi bahaya selama haji,” ujar Kementerian Haji dan Umrah Saudi, Jumat 14 Februari 2025.

Peningkatan Keselamatan Jemaah

Selain melarang anak-anak mengikuti haji, pemerintah Arab Saudi juga memperkenalkan sejumlah aturan baru untuk meningkatkan keselamatan jemaah.

Beberapa kebijakan yang diterapkan termasuk kampanye kesadaran keselamatan, penggunaan teknologi canggih untuk memudahkan pergerakan jemaah di lokasi suci, dan modernisasi infrastruktur seperti tenda perkemahan dan jalur pejalan kaki.

“Kami berkomitmen untuk menyediakan lingkungan yang lebih aman bagi seluruh jemaah, terutama dengan menerapkan teknologi terbaru dalam pengelolaan pergerakan jemaah,” kata perwakilan kementerian dalam siaran pers.

Baca juga:  Kapolda Banten Irjen Pol Hengki Pimpin Apel Besar Bhabinkamtibmas 2025, Tekankan Profesionalisme dan Transformasi Digital Polri

Prioritas untuk Jemaah Haji Pertama

Arab Saudi juga mengumumkan prioritas untuk ibadah haji 2025 akan diberikan kepada jemaah yang pertama kali menunaikan ibadah ini.

Musim haji tahun ini diperkirakan akan berlangsung pada 4-6 Juni 2025.

Sebagai langkah tambahan untuk mengurangi kepadatan, pemerintah Arab Saudi telah merevisi kebijakan visa.

Mulai 1 Februari 2025, warga dari 14 negara, termasuk Indonesia, hanya diperbolehkan mengajukan visa satu kali masuk (single-entry visa).

Negara-negara yang terdampak kebijakan ini antara lain Aljazair, Bangladesh, Mesir, Ethiopia, India, Irak, Yordania, Maroko, Nigeria, Pakistan, Sudan, Tunisia, dan Yaman. Visa tersebut memiliki masa tinggal maksimal 30 hari.

“Kami telah mengidentifikasi bahwa penggunaan visa multiple-entry sering disalahgunakan untuk menunaikan ibadah haji tanpa registrasi resmi, yang menyebabkan berbagai tantangan logistik,” jelas juru bicara kementerian.

Baca juga:  Kisah Tragis Eks Pemain Sirkus: Dugaan Eksploitasi di Oriental Circus Indonesia, Kemenkum HAM Turun Tangan

Pembatasan Visa dan Pemberian Prioritas Pendaftaran

Selain pembatasan visa haji, pemerintah juga menangguhkan penerbitan visa sekali masuk untuk tujuan wisata, bisnis, dan keluarga bagi warga dari negara-negara tersebut selama satu tahun.

Langkah-langkah ini diambil untuk mengurangi risiko bagi jemaah muda dan memastikan ibadah haji dapat berlangsung lebih aman dan tertib.

Prioritas pendaftaran juga diberikan kepada mereka yang belum pernah menunaikan ibadah haji sebelumnya, untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi umat Islam menunaikan kewajiban tersebut setidaknya sekali dalam hidup.

“Ibadah haji adalah kewajiban yang cukup dilakukan sekali dalam seumur hidup, dan kami ingin memastikan sebanyak mungkin umat Islam memiliki kesempatan untuk menunaikannya,” ujar perwakilan kementerian.

Dengan kebijakan-kebijakan tersebut, Arab Saudi berharap haji 2025 dapat terlaksana dengan lebih lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh jemaah.***

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Terlibat Korupsi MBG Beredar 20 Nama Petinggi
Tanda Tanda Keruntuhan Israel Ungkap Wamenlu RI
Cara Polisi Puloampel Jaga Kamtibmas Ini Bikin Warga Makin Dekat
Terbongkar! WN Rusia Bawa 7,8 Kg Hashish ke Bali, Akhirnya Tertangkap
170 Paket Sembako Dibagikan, Aksi Sosial Polda Banten di Karian Curi Perhatian
Ribuan Tenaga Bersatu di Jalur Ekstrem, Ini Pesan Kapolda Banten!
Jembatan Vital di Ciomas Disulap, Aksi Ditsamapta Polda Banten Jadi Sorotan
Jalan Lebar Preman Menuju Kekuasaan
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:35 WIB

Diduga Terlibat Korupsi MBG Beredar 20 Nama Petinggi

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:38 WIB

Tanda Tanda Keruntuhan Israel Ungkap Wamenlu RI

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:03 WIB

Cara Polisi Puloampel Jaga Kamtibmas Ini Bikin Warga Makin Dekat

Senin, 8 Juni 2026 - 22:12 WIB

170 Paket Sembako Dibagikan, Aksi Sosial Polda Banten di Karian Curi Perhatian

Senin, 8 Juni 2026 - 21:04 WIB

Ribuan Tenaga Bersatu di Jalur Ekstrem, Ini Pesan Kapolda Banten!

Berita Terbaru

Foto : Mantan Wakil Ketua BGN Sony Sonjaya

Hukum & Kriminal

Diduga Terlibat Korupsi MBG Beredar 20 Nama Petinggi

Rabu, 10 Jun 2026 - 13:35 WIB

Foto : Wamenlu RI Anis Matta

Nusantara

Tanda Tanda Keruntuhan Israel Ungkap Wamenlu RI

Rabu, 10 Jun 2026 - 11:38 WIB

Foto : Victor Lai

Olahraga

Menyenangkan Bertanding di Istora

Rabu, 10 Jun 2026 - 10:48 WIB