Bajawa.Metrosiar- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Ngada menjadikan Musyawarah Daerah (Musda) XI, Jumat (26/6/2026), sebagai momentum strategis untuk memperkuat soliditas internal, menyatukan langkah seluruh kader, serta merumuskan strategi besar menghadapi berbagai agenda politik di masa mendatang.
Sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi Partai Golkar di tingkat kabupaten, Musda XI tidak hanya menjadi ajang memilih ketua DPD II periode berikutnya, tetapi juga menjadi wadah evaluasi kepengurusan, penyusunan program kerja lima tahun ke depan, serta penegasan arah perjuangan partai agar semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Musda dihadiri jajaran pengurus DPD I Partai Golkar Nusa Tenggara Timur, pengurus DPD II Golkar Ngada, organisasi pendiri dan yang didirikan, serta kader dari seluruh kecamatan di Kabupaten Ngada.
Kehadiran para kader dari berbagai wilayah mencerminkan kuatnya komitmen membangun kebersamaan dan memperkuat mesin partai hingga ke tingkat akar rumput.
Dalam sambutannya, Ketua DPD I Partai Golkar NTT, F.X. Alain Niti Susanto, menegaskan bahwa persatuan merupakan fondasi utama untuk memenangkan setiap perjuangan politik. Menurutnya, Musda harus menjadi ruang demokrasi yang sehat, sekaligus melahirkan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh elemen partai.
“Soliditas adalah modal utama Partai Golkar. Melalui Musda ini, kita harus melahirkan kepemimpinan yang mampu menyatukan seluruh kader dan membawa partai semakin dekat dengan masyarakat,” tegas Alain.
Ia juga mengingatkan seluruh kader agar menjaga semangat kebersamaan dan mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. Dengan demikian, Golkar Ngada diyakini akan semakin siap menghadapi dinamika politik yang terus berkembang.
Selain membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, forum Musda juga menghasilkan berbagai rekomendasi strategis guna memperkuat peran Partai Golkar dalam mendukung pembangunan daerah. Berbagai program yang dirancang diarahkan agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan elektabilitas partai.
Suasana Musda berlangsung tertib, demokratis, dan penuh nuansa kekeluargaan. Perbedaan pandangan disampaikan dalam semangat musyawarah, sementara tekad untuk menjaga persatuan menjadi benang merah yang mewarnai seluruh rangkaian sidang.
Musda XI akhirnya menjadi titik awal babak baru bagi Partai Golkar Kabupaten Ngada.
Dengan konsolidasi organisasi yang semakin kuat, kepemimpinan yang solid, serta strategi politik yang lebih terarah, Golkar optimistis mampu memperluas kepercayaan masyarakat dan meraih hasil terbaik pada setiap kontestasi politik yang akan datang.*









