Bajawa.Metrosiar- Semangat kaum muda Katolik menggema di Paroki Salvatoris Resurgentis Boba.
Temu Orang Muda Katolik (TOMKA) Kevikepan Bajawa resmi dibuka pada Kamis sore (21/5), menandai dimulainya perjumpaan akbar Orang Muda Katolik (OMK) dari berbagai paroki dan stasi se-Kevikepan Bajawa, Keuskupan Agung Ende.
Pembukaan diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin Vikaris Episkopal Kevikepan Bajawa. Dalam homilinya, beliau mengajak seluruh OMK untuk tidak hanya menjadi peserta kegiatan, tetapi tampil sebagai generasi muda yang berani menjadi saksi Kristus di tengah tantangan zaman.
“Tuhan memanggil dan menuntut keberanian kalian untuk menjadi terang dan garam dunia. Orang muda harus hadir membawa harapan, menjadi pelopor kebaikan, dan berani mengambil bagian dalam kehidupan Gereja maupun masyarakat,” tegasnya di hadapan ratusan peserta yang memadati area gereja.
Nuansa iman berpadu harmonis dengan kekayaan budaya lokal dalam seremoni pembukaan.
Para peserta disambut dengan upacara adat Ngada yang sarat makna, sebagai simbol penghormatan dan penerimaan terhadap para tamu yang datang dari berbagai wilayah. Iringan koor OMK Paroki Boba turut memperindah suasana, menciptakan momen yang khidmat sekaligus penuh sukacita.

Ketua Panitia TOMKA dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penting untuk mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat karakter dan iman kaum muda Katolik.
“Kami ingin TOMKA menjadi ruang perjumpaan yang membangun. OMK tidak cukup hanya aktif di gereja, tetapi juga harus berani hadir menjawab berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sejak hari pertama, antusiasme peserta sudah terlihat begitu tinggi. Berbagai agenda awal seperti registrasi, pengenalan kelompok, hingga dinamika kelompok berlangsung meriah dan penuh keakraban.
Tawa, semangat, dan kebersamaan langsung terasa, mencerminkan kuatnya ikatan persaudaraan di antara sesama OMK.
Dukungan penuh juga datang dari para pendamping, tokoh umat, dan pengurus gereja yang turut hadir dalam pembukaan. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata komitmen Gereja dalam membina dan mendampingi generasi muda sebagai penerus pelayanan dan pewarta iman di masa depan.
TOMKA Kevikepan Bajawa di Paroki Boba bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum penting untuk menyalakan kembali semangat pelayanan, memperdalam iman, dan memperkuat solidaritas antar kaum muda Katolik.
Dari Boba, harapan baru pun bertumbuh: lahirnya generasi OMK yang tangguh, beriman, dan siap menjadi agen perubahan bagi Gereja dan masyarakat.*








