Avatar photo

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

Foto Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

Kabupaten Tangerang, Metrosiar – Ketiadaan pasukan militer di tingkat kabupaten hingga banyaknya begal dan kriminalitas di pelbagai tempat turut menjadi alasan pemerintah membentuk 750 batalyon baru sampai 2029 baru.

“Saya ingin sedikit menyinggung, apa manfaat batalyon infanteri teritorial pembangunan. Apa yang kita lihat sebelum ada batalyon teritorial pembangunan. Tadinya di kabupaten tidak ada pasukan. Apa yang terjadi? Begal kriminal itu yang besar sekali,” ujar Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, dalam rapat Komisi I DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

 Sjafrie menjelaskan, setelah TNI menempatkan batalyon dan membangun pangkalan di daerah yang diambilnya sebagai contoh itu, begal dan kriminal seketika hilang di atas 50 persen dari daerah itu. Sebab, kata dia, tugas batalyon teritorial pembangunan termasuk melakukan patroli keliling dengan kendaraan yang disiapkan oleh industri pertahanan.

Baca juga:  Pesan Tegas Pangdam Jaya di Tigaraksa: Jangan Halalkan Segala Cara!

“Membangun sistem keamanan lingkungan, siskamling, yang tadinya itu menurun kemudian hidup kembali. Ini yang yang berkaitan dengan kriminalitas,” jelasnya.

 Sjafrie mengungkit Indonesia yang memiliki 514 kabupaten/kota dengan 287 juta penduduk. Lalu, Indonesia juga berbatasan langsung dengan 11 negara. Sjafrie menekankan, pembentukan 750 batalyon bukan untuk mengantisipasi serangan dari negara yang berbatasan dengan RI.

“Kita ingin menjaga kedaulatan negara kita. Dan kita membangun kemampuan kita ini untuk mengawal ini semua. Akhirnya mereka bisa mengerti,” ucap Sjafrie.

 

Ikut memutar perekonomian di tingkat daerah

 

Sementara itu, Sjafrie mengatakan, anggaran untuk prajurit juga dirasakan masyarakat dengan kehadiran batalyon ini, khususnya bagi para UKM.

Menurut Sjafrie, gaji prajurit kini berputar di desa dan kecamatan, karena dibelanjakan di UKM-UKM yang ada. “Gaji yang paling kecil untuk seorang prajurit itu Rp 6 juta satu orang. Kalau dia 1.000 orang dalam 1 batalyon, dan dia belanjakan Rp 1 juta setiap bulan, berarti dia Rp 1 miliar di desa dan di kecamatan tempat mereka,” paparnya.

Baca juga:  Tiga Jenderal Bertemu, Ada Agenda Penting untuk Jakarta

“Saya lihat setiap saya datang ke batalyon-batalyon, banyak sekali bangunan namanya cafe-cafe, warung-warung yang muncul. Berarti UKM ini meningkat. Dan ini yang kita tingkatkan. Itu baru Rp 1 juta. Memang komandan batalyon-nya keras, tidak boleh lebih dari Rp 2 juta setiap bulan. Jadi kalau Rp 2 juta ya berarti Rp 2 miliar di kampung ataupun di kecamatan itu. Itu dampaknya di ekonomi,” imbuh Sjafrie.


Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Subuh Keliling Polsek Puloampel, Pesan Kamtibmas Disampaikan ke Warga
366 Personel Polda Bali Purna Bhakti, Kapolda Sampaikan Pesan Menyentuh
Tradisi Korps Kodim Tigaraksa: Sambut Prajurit Baru, Lepas yang Bertugas dan Purna Tugas
Dandim Tigaraksa Kopdar dengan Ojol, Sembako Dibagikan
Kapolda Banten Lepas 7 Personel ke Tanah Suci, Titip Doa untuk Banten
Hari Juang Polri ke-81, Kapolda Banten Serukan Semangat Perjuangan
Para Jenderal Dukung Sholawat Besuki, Agus Flores: “Hanya Allah yang Membalas”
Aksi Humanis, Bhabinkamtibmas Polsek Mauk Bagikan Sembako Door to Door di Kemiri
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 05:55 WIB

Subuh Keliling Polsek Puloampel, Pesan Kamtibmas Disampaikan ke Warga

Selasa, 1 September 2026 - 14:41 WIB

366 Personel Polda Bali Purna Bhakti, Kapolda Sampaikan Pesan Menyentuh

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:21 WIB

Tradisi Korps Kodim Tigaraksa: Sambut Prajurit Baru, Lepas yang Bertugas dan Purna Tugas

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Dandim Tigaraksa Kopdar dengan Ojol, Sembako Dibagikan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Kapolda Banten Lepas 7 Personel ke Tanah Suci, Titip Doa untuk Banten

Berita Terbaru

Keuangan & Perpajakan

Mahasiswa Global Institut Ajarkan QRIS dan Canva di Desa Gempol Sari

Kamis, 17 Sep 2026 - 13:51 WIB