Danantara Targetkan Groundbreaking Proyek WtE pada Kuartal II-2026

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Danantara bidik groundbreaking proyek WtE Kuartal II-2026. (Foto: Dok. Danantara)

Danantara bidik groundbreaking proyek WtE Kuartal II-2026. (Foto: Dok. Danantara)

Jakarta, Metrosiar – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menargetkan pelaksanaan peletakan batu pertama (groundbreaking) untuk proyek pengolahan sampah menjadi listrik atau Waste to Energy (WtE) akan dimulai pada Kuartal II-2026.

Target ini ditetapkan sejalan dengan bergulirnya tahapan seleksi mitra strategis yang kini memasuki fase krusial.

Berdasarkan laporan Addressing Future Waste Challenges, Danantara telah menyusun linimasa indikatif yang ketat, mulai dari seleksi Daftar Penyedia Terkualifikasi (DPT) hingga persiapan Engineering, Procurement, and Construction (EPC).

Linimasa Menuju Konstruksi

Danantara targetkan groundbreaking proyek WtE pada Kuartal II-2026. Simak linimasa dan kriteria ketat bagi 24 calon mitra terpilih.
Danantara bidik groundbreaking proyek WtE Kuartal II-2026. (Foto: Dok. Danantara)

Proses seleksi mitra berjalan secara maraton. Tahapan seleksi DPT dan permintaan proposal (Request for Proposal – RFP) dijadwalkan berlangsung pada rentang Oktober–Desember 2025.

Setelah tahap tersebut, proses akan berlanjut dengan jadwal sebagai berikut:

  • Januari 2026: Penyampaian proposal oleh calon mitra.
  • Januari–Februari 2026: Evaluasi proposal yang masuk.
  • Februari 2026: Negosiasi dan penunjukan resmi mitra pengembang.
  • Maret–Mei 2026: Penyelesaian aspek legal dan persiapan EPC.
Baca juga:  Alasan Prabowo Subianto Gelar Town Hall Meeting Danantara Secara Tertutup

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, groundbreaking akan dilaksanakan secara bertahap mulai Maret hingga Juni 2026.

Kriteria Ketat Bagi Calon Mitra

Danantara tidak main-main dalam memilih mitra. Standar tinggi ditetapkan baik dari sisi kemampuan teknis maupun kekuatan finansial untuk memastikan keberlanjutan proyek strategis ini.

  1. Kapabilitas Teknis Calon mitra diwajibkan memiliki rekam jejak yang terbukti (proven track record) dalam operasi dan pemeliharaan (O&M) pembangkit WtE. Syarat utamanya adalah pengalaman mengoperasikan fasilitas WtE dengan kapasitas minimal 1.000 ton per hari.
  2. Kapabilitas Finansial Dari sisi keuangan, Danantara mensyaratkan calon mitra memiliki kesehatan finansial yang prima, meliputi:
  • Aset: Minimal Rp2,5 triliun per tahun dalam tiga tahun terakhir.
  • Ekuitas: Sekurang-kurangnya Rp700 miliar.
  • Pendapatan: Akumulasi minimal Rp900 miliar dalam periode yang sama.
  • Rasio Utang: Struktur keuangan harus sehat dengan Debt to Equity Ratio (DER) maksimal 4 kali.
Baca juga:  PLTSa akan Dilelang akhir Tahun, PLN Siapkan Proyek di Berbagai Kota

Selain itu, peserta tender harus memiliki pengalaman dalam pembiayaan (financing capability) setidaknya pada satu proyek WtE sebelumnya.

24 Perusahaan Lolos Seleksi Awal

Hingga Oktober 2025, tercatat sebanyak 24 perusahaan telah dinyatakan lolos seleksi awal dan masuk sebagai peserta DPT.

Hanya perusahaan yang terdaftar dalam DPT inilah yang memiliki hak eksklusif untuk mengajukan RFP, khususnya untuk wilayah-wilayah yang dinilai paling siap untuk pengembangan proyek WtE.

Dengan saringan yang ketat ini, Danantara optimistis proyek WtE dapat segera terealisasi untuk menjawab tantangan pengelolaan sampah masa depan sekaligus mendukung transisi energi nasional.*

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: Siaran Pers Danantara

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu
Kapolri Turun ke Cikupa, Ungkap Fakta Penting soal Buruh dan Investasi
Ngada Dibidik Investor, Ketua DPRD Bongkar Potensi Besar yang Belum Tergarap
Ngada Mulai Dilirik! Dewi Cokorda Sentil Peluang Investasi Pariwisata
Optimalkan Layanan Jasa Perbankan, Pemkab Ngada dan Bank NTT Teken PKS
Harga Emas semakin Menguat dalam 1 bulan terakhir
Bukan Lagi Beban, ATKARBONIST: Emisi Karbon Kini Jadi Aset Strategis Perusahaan!
Lupakan Greenwashing! Atkarbonist-Sucofindo Tegaskan Data Kredibel Adalah ‘Mata Uang’ Baru di Pasar Karbon
Danantara menetapkan target besar untuk memulai konstruksi proyek pengolahan sampah menjadi listrik (Waste to Energy/WtE) pada kuartal II-2026. Setelah menyaring 24 perusahaan dalam Daftar Penyedia Terkualifikasi (DPT), proses kini memasuki tahap krusial mulai dari pengajuan proposal hingga negosiasi kontrak. Proyek ini diharapkan menjadi solusi konkret pengelolaan sampah nasional secara modern.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:46 WIB

Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu

Rabu, 15 April 2026 - 06:50 WIB

Kapolri Turun ke Cikupa, Ungkap Fakta Penting soal Buruh dan Investasi

Rabu, 15 April 2026 - 00:41 WIB

Ngada Dibidik Investor, Ketua DPRD Bongkar Potensi Besar yang Belum Tergarap

Selasa, 14 April 2026 - 21:14 WIB

Ngada Mulai Dilirik! Dewi Cokorda Sentil Peluang Investasi Pariwisata

Kamis, 9 April 2026 - 18:50 WIB

Optimalkan Layanan Jasa Perbankan, Pemkab Ngada dan Bank NTT Teken PKS

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi/Gemini

Hukum & Kriminal

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:28 WIB

Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang melalap area gudang, dengan kobaran api masih terlihat cukup besar di latar belakang.

Peristiwa & Bencana

Gudang Packaging di Sepatan Tangerang Dilalap Api, 8 Unit Damkar Dikerahkan!

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:07 WIB