Pendakian Gunung Bawakaraeng 2025 kini Lebih Nyaman dengan Fasilitas Ramah Lingkungan, ada Musala hingga Bank Sampah

Avatar photo

Jumat, 19 September 2025 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fasilitas Baru Gunung Bawakaraeng ada Musala, Toilet, dan Bank Sampah untuk Pendaki. (Dok. Kemenlh.go.id)

Fasilitas Baru Gunung Bawakaraeng ada Musala, Toilet, dan Bank Sampah untuk Pendaki. (Dok. Kemenlh.go.id)

Metrosiar – Gunung Bawakaraeng di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan kini hadir dengan wajah baru. Jalur pendakian yang terkenal dengan panorama indahnya telah dilengkapi berbagai fasilitas ramah lingkungan.

Fasilitas tersebut tersedia berkat hasil kolaborasi Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi Maluku (Pusdal LH SUMA) Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), pemerintah daerah, komunitas pencinta alam, serta masyarakat setempat.

Adapun fasilitas baru yang diresmikan meliputi musala, toilet, dan bank sampah. Peresmian dilakukan bersamaan dengan aksi bersih gunung sebagai bentuk nyata komitmen menjaga kebersihan kawasan pendakian.

“Pendakian ke Bawakaraeng sekarang terasa lebih nyaman. Kami para pendaki tidak lagi kesulitan mencari tempat ibadah atau fasilitas MCK yang layak. Fasilitas baru ini sangat membantu, apalagi saat perjalanan panjang menuju puncak,” ungkap Ahmad, pendaki asal Makassar.

Hal serupa dirasakan oleh Nurhayati, pedagang di sekitar basecamp.

“Dengan adanya bank sampah dan aksi bersih gunung, suasana jadi lebih tertib dan bersih. Para pendaki semakin sadar untuk tidak sembarangan membuang sampah. Ini juga membuat warung kami lebih nyaman dikunjungi,” ujarnya.

Baca juga:  Pati Stafsus Kasad Tinjau Program TMMD di Ngada

Azri Rasul menambahkan, pembangunan fasilitas ini tidak hanya memberi kenyamanan pendaki, tetapi juga mendukung upaya menjaga kelestarian alam Gunung Bawakaraeng.

“Kami ingin fasilitas ini tidak hanya bermanfaat bagi pendaki, tetapi juga masyarakat sekitar yang ikut menjaga kebersihan dan keindahan gunung,” katanya.

Perubahan besar ini berawal dari keprihatinan Menteri LH/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, yang beberapa waktu lalu mendaki Bawakaraeng dan menyaksikan langsung banyaknya sampah di jalur pendakian.

Dari pengalaman tersebut lahirlah gagasan menjadikan Bawakaraeng sebagai destinasi wisata alam yang nyaman, bersih, dan sehat.

KLH/BPLH segera merespons dengan membersihkan jalur pendakian serta menambah fasilitas dasar.

Musala dan toilet dihadirkan untuk kebutuhan ibadah dan kebersihan, sementara bank sampah menjadi solusi pengelolaan limbah.

Pusdal LH SUMA juga melakukan sosialisasi dengan membagikan buku tabungan, buku registrasi, hingga timbangan gantung agar pengelolaan bank sampah dapat mandiri dijalankan masyarakat.

Baca juga:  Pasar Sampay Disulap Jadi Bersih dalam Sehari, Sinergi TNI–Polri dan Warga Warunggunung Jadi Sorotan

Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, memberikan apresiasi tinggi atas upaya tersebut.

“Pendakian Gunung Bawakaraeng kini sudah lebih terkendali dari sisi kebersihannya. Ini berkat inisiatif dari Bapak Menteri LH dan KLH. Kami berharap semua pihak dapat terus menjaga fasilitas ini agar keberlanjutannya terjaga,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan menunjuk pengelola khusus untuk memastikan perawatan fasilitas dan bank sampah berjalan baik.

Kepala BBKSDA Sulsel menegaskan bahwa keberadaan fasilitas ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

Harapannya, pendakian Gunung Bawakaraeng tidak hanya menjadi perjalanan menaklukkan puncak, tetapi juga sarana belajar menjaga alam demi warisan generasi mendatang.

Kini, Gunung Bawakaraeng tidak hanya dikenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga menjadi contoh sukses sinergi antar pihak dalam menciptakan perubahan positif.

Dengan jalur pendakian yang lebih bersih dan fasilitas lebih lengkap, pengalaman mendaki pun semakin nyaman, sehat, dan bermakna.*

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Sumber Berita: kemenlh.go.id

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN UIP Nusra II Buktikan PLTP Mataloko Tak Hanya Soal Listrik, Air Bersih Kini Mengalir ke 5 Wilayah Golewa
MURNI KASIH Tutup Pemberangkatan 2026, 42 Anak Ngada Siap Menjemput Masa Depan di Bali
Peringatan Maulid Nabi di Kampung Pondok Lor Pakuhaji Berlangsung Meriah dan Khidmat
Ketua STIPER FB: Gempa Boleh Mengguncang, Semangat Mahasiswa Baru Tak Boleh Padam
PT PLN UIP Nusra II Hadirkan Akses Air Bersih untuk 5 Wilayah di Kecamatan Golewa
Bupati Raymundus Bena Bikin Mahasiswa STIPER FB Bersemangat, Janjikan Beasiswa untuk IPK Terbaik
Kryptosino’s Contribution to Charitable Gaming Initiatives
Pascagempa Ngada, STIPER FB Hadirkan Pejabat BNPB RI: Mahasiswa Diajak Jadi Generasi Sadar Bencana
Berita ini 45 kali dibaca
Gunung Bawakaraeng di Kabupaten Gowa kini lebih nyaman untuk pendakian berkat fasilitas baru berupa musola, toilet, dan bank sampah. Kolaborasi KLH, pemerintah, dan masyarakat ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan pendaki, tetapi juga menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan gunung.

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 21:33 WIB

PLN UIP Nusra II Buktikan PLTP Mataloko Tak Hanya Soal Listrik, Air Bersih Kini Mengalir ke 5 Wilayah Golewa

Kamis, 3 September 2026 - 17:44 WIB

MURNI KASIH Tutup Pemberangkatan 2026, 42 Anak Ngada Siap Menjemput Masa Depan di Bali

Kamis, 3 September 2026 - 09:10 WIB

Peringatan Maulid Nabi di Kampung Pondok Lor Pakuhaji Berlangsung Meriah dan Khidmat

Rabu, 2 September 2026 - 21:53 WIB

Ketua STIPER FB: Gempa Boleh Mengguncang, Semangat Mahasiswa Baru Tak Boleh Padam

Rabu, 2 September 2026 - 20:34 WIB

PT PLN UIP Nusra II Hadirkan Akses Air Bersih untuk 5 Wilayah di Kecamatan Golewa

Berita Terbaru