Camat Pasar Kemis Gerak Cepat Respons Keluhan Warga Akibat Hujan Deras

Avatar photo

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Pasar Kemis H. Nurhanudin meninjau lokasi genangan air pasca hujan deras yang terjadi Jumat, 29 Agustus 2025 malam. (Dok. Metrosiar)

Camat Pasar Kemis H. Nurhanudin meninjau lokasi genangan air pasca hujan deras yang terjadi Jumat, 29 Agustus 2025 malam. (Dok. Metrosiar)

Metrosiar – Camat Pasar Kemis gerak cepat turun ke lokasi yang tergenang air akibat hujan deras yang terjadi pada Jumat malam (29/8/25).

“Saya meninjau situasi dan kondisi genangan air yang berada di depan PT Bosung indonesia karena mendapat laporan dari masyarakat telah terjadi genangan air dengan ketinggian sekitar 30 sampai dengan 40 centimeter sehingga dengan ketinggian air tersebut mengganggu arus lalulintas khususnya kendaraan roda dua,” ujar Camat Pasar Kemis H. Nurhanudin.

“Hari ini kita berupaya melakukan penyedotan air yang dialirkan ke lahan kosong sehingga dapat menurunkan genangan air. Kegiatan ini kita berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Sumber Daya Air,” tambahnya.

Baca juga:  Lahan 1 Hektare Digarap! Polda Banten Tancap Gas Tanam Jagung

Lanjutnya, dengan adanya kegiatan ini, genangan air dapat lebih cepat surut. Hal ini penting, karena genangan air tersebut sangat mengganggu kelancaran arus transportasi kendaraan.

Menurut Camat, pada awal tahun ini pihaknya telah melakukan pemasangan U-ditch di lokasi. Namun, upaya tersebut belum sepenuhnya mampu menanggulangi masalah, mengingat keterbatasan anggaran sehingga volume panjang U-ditch belum sampai pada titik di mana air bisa mengalir dengan lancar.

“Kami sudah berkoordinasi, kemungkinan pembangunan lanjutan U-ditch akan dilaksanakan pada ABT dan anggaran murni tahun 2026. Kami juga melihat, di saluran Cimanceri banyak terdapat bangunan ilegal yang menghambat aliran air,” jelasnya.

Baca juga:  Ajang Puteri Indonesia Banten 2025 Bukan Sekadar Tentang Kecantikan, Ini Pesan Walkot Tangerang

Ke depan, karena saluran tersebut terhubung dengan saluran Cidurian yang menjadi kewenangan Balai Besar BWSC2, pihak kecamatan berharap agar dilakukan penertiban bangunan-bangunan ilegal tersebut serta normalisasi saluran sehingga fungsi pengendalian air dapat kembali optimal.

Dalam kesempatan itu, warga sekitar berharap dengan kehadiran Camat Pasar Kemis di lokasi genangan air, pemasangan U-ditch dapat segera dilanjutkan sehingga ke depan wilayah mereka terhindar dari genangan air. Demikian harapan warga.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hardiknas 2026 di Bajawa Utara, Antusiasme Peserta Bikin Kagum
Ngada Tancap Gas! Gebyar SMK 2026 Siapkan Generasi Unggul
Bukan Sekadar Lomba! Ini Pesan Tegas Romi Juji untuk Generasi Muda Ngada
KPU Ngada Gandeng Kampus, Strategi Baru Dongkrak Partisipasi Pemilih 2029
261 Bangunan di Pasar Kemis Disorot, SP2 Dilayangkan: Bongkar Mandiri atau Ditertibkan!
Gudang Packaging di Sepatan Tangerang Dilalap Api, 8 Unit Damkar Dikerahkan!
Muscab PKB Tiga Daerah: Nama Lama Mendominasi, Siapa yang Akan Terpilih?
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Berita ini 120 kali dibaca
Warga Pasar Kemis berharap pembangunan U-ditch segera dilanjutkan untuk mengatasi genangan air yang kerap mengganggu aktivitas. Kehadiran camat di lokasi memberi harapan agar wilayah mereka ke depan terbebas dari banjir dan transportasi kembali lancar.

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:41 WIB

Hardiknas 2026 di Bajawa Utara, Antusiasme Peserta Bikin Kagum

Kamis, 30 April 2026 - 10:17 WIB

Ngada Tancap Gas! Gebyar SMK 2026 Siapkan Generasi Unggul

Rabu, 29 April 2026 - 17:15 WIB

Bukan Sekadar Lomba! Ini Pesan Tegas Romi Juji untuk Generasi Muda Ngada

Rabu, 29 April 2026 - 17:00 WIB

KPU Ngada Gandeng Kampus, Strategi Baru Dongkrak Partisipasi Pemilih 2029

Selasa, 28 April 2026 - 20:49 WIB

261 Bangunan di Pasar Kemis Disorot, SP2 Dilayangkan: Bongkar Mandiri atau Ditertibkan!

Berita Terbaru